Si Buttler Bertopeng? Tidak, Kau Salah!

Si Buttler Bertopeng? Tidak, Kau Salah!
Vol. 1 Ch. 16.1 : Awal mula hubungan Nona dan Buttler bertopeng.


__ADS_3

" Miss Irians, Lihat..... Saya bisa melakukannya seperti Yang Zid-kun lakukan "


_Millane.


Berhasil menunggangi seekor kuda, nona mulai mengatakan kepada Dame Irians bahwa ia telah behasil melakukannya.


" Itu bagus nona Millane, Anda belajar dengan baik "


_Irians.


" Anda benar-benar Hebat, Nona "


_Zhade.


Saya dan Dame irians Yang melihat keberhasilan nona dalam pelajaran menunggangi kuda mulai memberikan sebuah pujian kepada dirinya.


Setelah sebelumnya dibuat cukup shock karena mengetahui bahwa saya bisa menunggangi kuda dengan lancar, nona mulai belajar dengan cukup giat untuk bisa semakin dekat dengan kuda.


jika sebelumnya Kuda memberontak pada perintah dari nona untuk berpacu dengan cepat, kali ini kuda mendengarkannya dengan baik.


Nona akhirnya berhasil berpacu dengan cepat menggunakan kuda. kemampuannya dalam mengatur keseimbangan saat kuda berlari juga semakin baik setiap harinya, dan semua ini berekat usaha nona untuk bisa dekat dengan kuda.


Setelah nona selesai untuk melakukan pacuan pertamanya bersama dengan kuda hitam, ia kemudian mulai berhenti dan turun dari pelana kuda untuk segera beristirahat di tanah.


dame irians seperti biasa membantunya untuk turun dari pelana kuda tersebut. saat ia berhasil menapakan kaki ke tanah ia terlihat cukup kelelahan karena sesi pelajaran.


bagi seorang anak seusia, tentu saja itu sangat melelahkan. jika mengingat semua pembelajaran Yang telah ia lalui hingga ia bisa menunggangi kuda sampai sejauh ini maka itu adalah hal Yang wajar.


Setelah ia selesai beristirahat sejenak, nona kemudian mulai kembali berdiri untuk mendengarkan kembali perkataan dari dame irians kepada dirinya.


" Setelah semua Yang saya ajarkan kepada nona telah berhasil hingga sejauh ini, maka ini artinya bahwa pembelajaran saya telah berakhir "


_Dame Irians.


Dame irians kemudian mulai berkata kepada nona. karena saat ini sesi pelajaran dalam penunggangan kuda telah benar-benar berkahir, maka ini adalah saatnya untuk menyelesaikna semua ini.


dame irians mengingatkan kepada nona bahwa ia telah menyelesaikan semua sesi pelajaran dalam penunggangan kuda dengan baik.


" Hum....... " mengangguk.


" Terima kasih banyak atas semua bimbingan anda, Miss irians..... saya tidak akan pernah melupakannya "


_Millane.


Nona millane kemudian menjawab perkataan dari dame irians Yang sudah mengajarinya. ia mengucapkan terima kasih kepada dame irians karena sudah memberikan bimbingan kepada dirinya hingga sejauh ini.


tetapi berbeda dengan wajah dari nona millane, ia sepertinya akan merasakan sedikit sepi karena sesi pembelajaran telah berakhir.


" !!!! "


Dame irians sepertinya menyadari hal tersebut.


" Angkat kepada anda, nona...... "


_Dame irians.


Dame irians kemudian mulai meminta kepada nona untuk mengangkat kepalanya.


nona mengikuti apa Yang dikatakan oleh dame irians, ia kemudian mulai mengangkat kepalanya dan menatap ke arah dame irians Yang ada didepannya.


" Jika saya ingin mengatakan dengan jujur, awalnya saya tidak benar-benar mengira bahwa nona akan berhasil secepat ini.


Tetapi sebagai seorang guru, saya merasa senang saat nona mendengarkan pembelajaran saya dan berhasil dalam hal ini.


lagipula anda tidak perlu sedih karena saya adalah wakil kapten dalam Ksatria adipati ivoria, kita bisa bertemu kapanpun Yang nona inginkan "


_Dame irians.


Dame irians mulai mencairakn situasi.


Meskipun akan terasa sepi kedepannya karena pembelajaran telah berakhir, tetapi dame mengatakan bahwa Nona millane bisa bertemu dnegannya kapanpun Yang ia inginkan.


" Anda benar Miss Irians, jika begitu mohon bantuannya "


_Millane.


" Begitupun dengan saya, Lady "


_ Dame irians.


Dengan keberhasilan Yang telah dicapai oleh nona millane dalam pelajaran menunggangi kuda, maka dengan ini Sesi pembelajaran Yang diberikan oleh Dame Irians telah benar-benar berakhir.


" Saya ucapkan selamat kepada anda nona "

__ADS_1


_Zhade.


Saya mulai mengucapkan selamat atas keberhasilan. nona dalam pelajaran penunggang kuda.


" Terima kasih, Zid-kun dan juga...... Terima kasih ya, Silves "


_Millane.


" hiiiii hiii "


Sebagai bagian pembelajaran telah diselesaikan, Nona mulai mendekati kuda itu dan mengucapkan terima kasih kepada dirinya.


tidak lupa Ia juga memberikan nama kepada kuda itu karena sudah membantunya dalam belajar, nama kuda tersebut Adalah Silves.


Meskipun sangat aneh menamai kuda dengan nama Yang tidak sesuai dengan kuda tersebut karena ia adalah kuda hitam tetapi itu adalah pemberian dari nona, ia bebas menentukan nama tersebut selama kuda menyukai nama itu.


...°°°°°°°°...


Hari untuk pelajaran melelahkan kini telah berakhir dengan baik, kini adalah saatnya untuk beristirahat.


Malam di Kastil ivoria sedikit berbeda daripada malam sebelumnya, untuk pertama kalinya nona mulai makan di ruang makan untuk waktu Yang Lama.


Ini bukanlah hal Yang mengejutkan untuk dikatakan, tetapi apakah semua ini berekat Nona Yang berhasil dalam pelajaran penunggang kuda!?


di acara makan malam, karena koki terlalu banyak membuat jenis makanan. Nona tidak bisa memakan semua makanan Yang disajikan di meja.


Ia kemudian mememerintahkan kepada saya dan marsanda-san untuk makan bersama dengannya.


meskipun rasanya sedikit tidak sopa harus makan bersama dengan nona, tetapi karena ini adalah keinginan dari nona maka kami harus ikut bersama dengannya.


Dari acara makan ini, nampaknya sekarang saya sudah sedikit faham mengenai perihal mengapa nona tidak ingin makan diruang makan ini.


ia tidak ingin merasa kesepian lagi.


Saya sedikit merasakan bahwa atmofir diruang makan ini mungkin lebih hangat daripada sebelumnya. semua ini karena Meninggalnya Duke ivoria dan ketidak hadiran duchess dalam acara makan.


Nona merasa ditinggalkan. bagi seorang anak berusia 11 Tahun, perginya orang tua berdampak kepada psikologis seseorang.


tidak jarang dalam acara makan ini, nona mengungkapkan sedikit perasaannya bahwa ia sangat merindukan sebuah kehangatan keluarga.


Marsanda-san Yang dekat dengan nona mengatakan kepeduliannya kepada nona sebelumnya.


Mendengar perkataan dari Marsanda-san, nona sedikit merasa terobati. ia kemudian mengucapkan terima kasih kepada marsanda-san karena telah menemaninya hingga sejauh ini.


Setelah acara makan bersama telah selesai, Saya mulai menemani nona untuk menuju ke kamarnya.


Nona mengatakan kepada saya bahwa saya tidak perlu melakukan itu. Marsanda-san kemudian mulai menyela pembicaraan.


ia mengatakan bahwa " Seorang pelayan harus tetapi memenuhi tugasnya sebagai mana mestinya "


ketika mendengar perkataan dari marsanda itu, Nona tidak bisa menolaknya.


Akhirnya nona mengikuti apa Yang dikatakan oleh Marsanda-san tersebut. ia harus menerima pengawalan dari seorang Pelayan untuk dirinya.


" phak phak "


Berjalan-jalan di lorong untuk menuju ke kamar nona Yang berada di lantai dua.


Untuk ukuran kastil, Ruangan-ruangan di dalam area ini cukup luas dan juga megah. mungkin sangat merepotkan untuk membayangkannya, tetapi jarak Dari Ruang makan menuju ke kamar nona mungkin bisa disamakan dengan Jarak toko terdekat dari rumah.


Hal ini dikarenakan Kastil ini cukup megah untuk di tinggali oleh 2 Orang, masih ada banyak ruangan untuk menampung para staff dan beberapa ksatria penting.


" Ano~maaf jika ini tidak sopan, tetapi Zid-kun mengapa kamu selalu menggunakan topeng itu!? "


_Millane.


Nona Yang berjalan didepan saya mulai berbicara dan menanyakan kepada saya akan sesuatu. ia bertanya kepada diri saya perihal menenai saya Yang selalu menggunakan topeng diwajah saya.


" Saya tidak bisa memberitahukan alasan mengapa saya harus mengenakan topeng ini kepada nona "


_Zhade.


Saya menjawab perkataan dari nona. sebenarnya nona mungkin merasa sedikit risih mengenai diri saya Yang selalu menggunakan topeng diwajah.


tetapi dengan segala hormat, saya tidak ingin mengatakan alasan mengapa saya selalu menggunakan topeng ini untuk wajah.


" !!!! " mulai berhenti sejenak.


Nona berhenti sejenak ketika mendengar jawaban saya atas perkataannya.


apakah ia marah ataukan saya sudah lancang kepada dirinya, saya mulai berhenti juga untuk mendengarkan alasan.


Nona kemudian berbalik, ia mulai memandang saya dan menatap saya dengan tatapan bingung diwajahnya!?

__ADS_1


nona kemudian mulai mendekati saya, ia kemudian memegang topeng diwajah saya dan mulai melepaskannya.


saya tidak bisa melawan untuk hal ini, karena sebagai pelayan sementara saya harus tetap diam dengan apapun Yang akan dilakukan oleh nona.


" Huh!? " nampak cukup terkejut.


ketika ia melihat wajah saya, nona sepertinya merasa cukup terkejut dengan ini.


Saya tidak memiliki luka memalukan diwajah, tetapi nona terkejut dengan alasan lain.....


" Padahal Kamu memiliki Wajah Yang cukup Rupawan dan imut di balik topeng ini, tetapi mengapa kamu selalu menyembunyikannya "


_Millane.


Nona sekarang mulai merasa bingung dengan alasan diriku selalu menggunakan topeng tersebut. ia mengatakan bahwa ketika melihat wajah saya ia merasa cukup terpukau akan hal ini.


Saya sering melihat wajah saya sendiri dibalik cermin, sebenarnya saya sendiri tidak bisa benar-benar mengenali wajah saya karena tidak percaya dengan diri saya sendiri.


dengan rupa seperti Menyanarkan rambut menjadi hitam dan menyanarkan warna mata menjadi biru langit, nampaknya memberikan kesan berbeda terhadap seseorang.


Tetapi saya harus mengatakan ini dengan pasti.


" Saya hanya tidak percaya kepada diri saya sendiri, anda mengerti bahwa pada keadaan tertentu topeng bisa berguna untuk tugas itu.


Bukan karena saya tidak percaya diri, saya hanya tidak ingin menunjukan wajah saya kepada orang lain "


_Zhade.


" Tapi, Tapi....... Padahal Zid-kun cukup Imut, Tetapi sangat disayangkan kamu menyia-nyiakan wajahmu ini "


_Millane.


" He he he..... begitu ya "


_Zhade.


" tolong jangan tertawa, Itu sangat tidak adil "


_Millane.


dengan wajah sedikit tersipu, nona mengatakan kepada saya untuk tidak tertawa kepada dirinya. saya mulai kembali mengambil topeng saya dan memasangnya kembali diwajah saya.


Saya tidak ingin terus menerus membuat nona merasa tidak nyamab, Menggunakan topeng dan menutupi wajah jauh lebih baik untuk ini.


" Sebenarnya Tidak ada alasan khusus mengapa saya selalu menutupi wajah saya dan tidak ingin menunjukkannya kepada orang lain.


ini juga adalah perintah dari duchess, saya yakin bahwa nona pasti akan jauh lebih terganggu jika saya terus memperlihatkan wajah saya kepada nona.


dan juga, Ini bukanlah Penampilan asli saya "


_Zhade.


" Eh!? itu bukan penampilan asli Zid-kun!? lalu penampilan mu Yang sebenarnya itu seperti apa? "


_Millane.


" itu adalah rahasia, tetapi Jika saatnya tiba Saya mungkin akan menunjukkan penampilan asli saya kepada anda...... ini hanyalah topeng dibalik topeng "


_Zhade.


" Uh " mengerti.


Saya tidak berniat untuk terus membohongi nona, tetapi saya tetapi harus mengatakan bahwa penampilan Yang baru saja dilihat nona dari wajah saya hanyalah sebuah penyamaran.


saya mengungkapkan bahwa jika saatnya sudah tiba, saya akan memperlihatkan diri saya Yang sebenarnya kepada nona millane.


Nona mengerti akan hal itu, meskipun ada sedikit rasa kekecewaan Yang terpancar di dalam dirinya.


ini akan menjadi sebuah awal mula, awal mula dari hubungan seorang Nona dan juga seorang Buttler bertopeng.


Bersambung..............


...°°...


...°°...


...°°...


......°°......


...( Catatan ) ...


Penampilan Zhade ketika melepaskan Topeng.

__ADS_1


Mata Berwarna biru Langit Yang cerah, dan rambut berwarna hitam meskipun semuanya adalah sebuah penyamaran. Seperti wajah Zeshia, Zhade juga bisa dikatakan cukup Imut/Shota....... 😅


__ADS_2