
( POV : Author)
setelah sebelumnya berhasil melarikan diri dari pahlawan siegfied menggunakan Sihir teleportasi dan juga Sihir cahaya. Kini Zhade, Finnist dan kedua kaka beradik telah tiba disebuah Ruangan bawah tanah gedung.
" Dimana kita!? "
Kakak beradik Yang bingung dengan apa Yang mereka rasakan mulai bertanya-tanya dimana tempat mereka berada sekarang.
Zhade kemudian dengan tenang memberitahukan kepada mereka berdua bahwa saat ini mereka sedang berada di ruangan bawah tanah Kastil adipati Euforia.
Finnist yang cukup kelelahan dengan situasi Yang terjadi mukai duduk disebuah kursi Yang ada di ruangan bawah tanah tersebut.
Ia bahkan tidak bisa menyangka bahwa dirinya juga akan ikut terlibat kedalam sebuah skandal penculikan Yang dilakukan oleh zhade sebelumnya.
Zhade dengan santai kemudian mengatakan kepada finnist, bahwa mereka sudah terlanjur melakukan penculikan tersebut karena mereka memang bukanlah orang baik.
Kakak beradik tidak mengerti apa Yang dikatakan oleh zhade, mereka hanya mengangguk dan bersyukur karena mereka telah keluar dari tempat pelelangan budak di ibukota dengan selamat.
" Apakah anda sudah menyelesaikan Tugas pertama anda!? " kata seseorang wanita Yang masuk dari pintu.
Nampaknya mereka semua tidaklah sendiri di ruangan bawah tanah tersebut. seseorang wanita mulai memasuki pintu Yang ada di ruangan dan mulai menyapa mereka ketika mereka kembali.
" !!!!! "
semua orang mulai melirik ke arah wanita tersebut.
" Marsanda-san, Semuanya berjalan dengan baik........ dan yah, Saya membawakan anak-anak dari Suku anda disini "
_Zhade.
Zhade mulai menerangkan kepada wanita itu bahwa ia membawa kedua akan dari suku Yang sama kepada dirinya.
wanita itu ( Marsanda) mulai melirik ke arah kedua anak dibelakang finnist dan zhade. tetapi ketika kedua anak itu melihat marsanda mereka seperti merasa ketakutan.
marsanda Yang mengetahui hal itu kemudian langsung melepaskan sebuah cincin ditangannya, dan seketika warna rambutnya langsung berubah menjadi abu-abu sama seperti kedua anak tersebut.
" Maaf..... Ini mungkin pertemuan pertama kita sebagai sesama Suku Etneria Yang masih selamat........
Kalian pasti takut kepada saya karena saya hanyalah orang asing "
_Marsanda.
__ADS_1
Marsanda kemudian mulai membungkukkan dirinya kepada kedua anak itu, ia mengatakan permintaan maaf kepada kedua kakak beradik karena sudah membuat mereka takut kepada dirinya.
" !!!!!! "
Kakak beradik tidak bisa menghilangkan keterkejutan mereka setelah melihatnya.
Marsanda Yang selama ini menjadi Kepala pelayan di kediaman Euforia adalah seorang Suku Etneria yang selamat seperti kedua kakak beradik tersebut.
" Sukurlah, Kakak....... Ternyata pilihan kita tidak Salah " kata si adik.
" Benar...... kamu benar, Kita tidak sendirian lagi "
Kedua kakak beradik terlihat begitu senang setelah mengetahui bahwa mereka tidak sendirian sebagai Suku etneria Yang masih selamat.
Marsanda Yang mengetahui hal itu kemudian mulai mendekat, ia mulai memeluk kedua kakak beradik itu seakan mereka adalah keluarga baginya.
ini merupakan sebuah pertemuan yabg cukup mengharukan, karena sebagai sesama etneria Yang masih selamat mereka seperti melihat keluarga mereka .
...°°°°°°°...
( POV : Zhade )
" Baiklah........ Mari kita bicarakan mengenai Kontrak Yang akan disepakati oleh kedua belah pihak "
_Zhade.
Setelah menyelesaikan waktu untuk menerima keadaan, Pada akhirnya kakak beradik itu bisa sedikit mengerti mengenai situasi Yang terjadi.
Marsanda telah sedikit memberitahukan kepada mereka berdua bahwa alasan utama kami membawa mereka adalah untuk sebuah pekerjaan Yang cukup mudah.
Sebagai ganti dari pekerjaan tersebut, kami akan memfasilitasi kebutuhan mereka dan juga rahasia mengenai identitas.
Awalnya si kakak tidak bisa menerima begitu saja sebuah pekerjaan Yang akan mereka lakukan tersebut, tetapi si adik meyakinkan kepada kakaknya bahwa jika mereka tidak menjalankan tugas maka mereka akan menyesal dikemudian hari.
Saya tidak tahu apa Yang terjadi, tetapi keyakinan dari si adik nampaknya jauh lebih bain dari si kakak Yang sedikit ragu untuk mengambil pekerjaan ini.
sebuah altar sihir bentuk dari sebuah perjanjian kini telah dimulai, memerlukan sedikit waktu bagi saya untuk menyiapkan segala keperluannya.
Sebuah altar sihir ini bukanlah perjanjiann sihir biasa, melainkan sebuah Kotrak Yang disebut sebagai kontrak darah pahlawan.
di dalam kontrak ini, memerlukan setidaknya darah seorang bergelar pahlawan untuk bisa memulainnya, dan saya beruntung bisa melakukan hal itu.
__ADS_1
" Tetapi sebelum kontrak disepakati, aku ingin agar kau memepati janji yang telah kau buat ini " kata si kaka dengan tegas.
Sebelum menandatangani kontrak perjanjian, si kakak mulai mengajukan sebuah pernyataan sebagai kesepakatan.
" Katakan saja, jika itu mudah untuk bisa di tepati maka aku akan menepatinya "
_Zhade.
saya mulai mengizinkan si kakak untuk mengajukan pernyataan tersebut.
" Ini bukanlah hal Yang sulit, Aku yakin anda juga bisa menepatinya kapanpun.
Aku tidak peduli kau ingin mempekerjakan kami seperti apa, tetapi aku hanya ingin agar anda menepati semua kontrak ini.
Pertama Tolong lindungi kami, Kedua jangan Khianati kami, keempat jangan gunakan kami sesuka hati anda, dan terakhir bebaskan kami setelah semua ini berakhir "
si kakak mulai memberikan sebuah syarat agar kontrak bisa disepakati.
bagi saya ini bukanlah hal Yang sulit untuk saya janjikan kepada mereka berdua, tetapi......
" Aku akan menepatinya seperti pengajuan Yang kalian inginkan..........
tetapi sebagai tambahan, Kalian tidak boleh mengatakan mengenai aktivitas kami, kalian juga dilarang mengatakan sesutu apapun tentang diriku kepada orang lain.
dan juga kalian harus melupakan semua kejadian keterkaitan dengan kami atau semua hal mengenai tugas Yang diberikan kepada kalian.
Jika Salah satu dari kalian melanggar sumpah ini, maka nyawa kalian adalah taruhannya.
Aku tidak akan ikut campur terlalu jauh mengenai apa Yang kalian berdua inginkan, tetapi selama kalian menjalankan tugas seperti Yang Saya perintahkan maka saya tidak akan mengkhianati kalian "
_Zhade.
" Sepakat "
" Sepakat "
kedua kakak beradik mulai meletakkan kedua tangan mereka tepat diatas altar sihir.
perlahan lingkaran sihir pada altar perjanjian mulai mengecil dan semakin mengecil.
sebuah tanda sihir juga mulai muncul dikedua tangan kakak beradik. sebuah tanda Yang merupakan lingkaran bintang Yang cukup terang mulai menyinari kedua tangan mereka.
__ADS_1
tanda perlahan mulai semakin meredup, kini tanda itu sudah menyatu dengan kulit kakak beradik Yang menandakan bahwa kesepatakan telah disetujui.
Ini adalah Awal Yang baik dalam untuk menjalankan rencana kami kedepannya. mencari sebanyak mungkin sekutu dan mengorek sebanyak mungkin informasi Yang bisa kami dapatkan untuk menghadapi Musuh.