
( POV : Siegfied )
Ketika mereka melihat para prajurit Yang memasuki gedung teater dari dua Sisi, Siegfied dan Olivia mengikuti dengan cukup hati-hati dari arah belakang.
Siegfied dan Olivia kemudian mulai ikut masuk melalui sebuah pintu Yang tidak dimasuki oleh Para prajurit. entah bagaimana bisa ia menemukan pintu tersembunyi tersebut. tetapi siegfied sama sekali tidak peduli akan hal itu.
Saat berusaha untuk membuka pintu tersembunyi itu, Siegfied merasa sedikit kesulitan karena pintu itu terkunci dengan sangat rapat dan memiliki gagang Yang berkarat.
Siegfied Yang ingin tetapi masuk ke pintu itu kemudian meminta olivia untuk menjauh sebentar dari pintu. olivia mengerti akan hal itu, ia tahun bahwa siegfied mungkin akan menggunakan acara kekerasan untuk menghancurkan pintu.
Perlahan siegfied mulai merapalkan sebuah mantra, ia mempersiapkan pedang sihir miliknya untuk bersiap melakukan sebuah serangan terhadap pintu.
Mantra telah dirapalkan, pedang siegfied mengeluarkan aura api penyala seketika saat ia berhasil. merapalkan sebuah mantara.
Siegfied kemudian menyerang pintu itu dengan aura api miliknya, dan seketika saat terkena serangan, pintu itu menjadi hancur berkeping-keping akibat serangan dari siegfied.
Suara ledakan sempat terdengar di tempat itu, tetapi beruntungnya tidak ada satupun prajurit yang menyadari karena mereka masih berada di dalam Teater.
..." Tolong....... Tolong..... "...
Suara seorang gadis Yang meminta tolong semakin jelas terdengar dialam telinga siegfied. ia meyakini bahwa ini berarti Si pemilik suara berada di dalam ruangan Yang sama dengan pintu masuk yang dihancurkan.
" Ada apa, Siji-kun "
_Olivia.
Olivia Yang menyadari keanehan Siegfied mulai bertanya kepada dirinya apa Yang terjadi.
" Suara itu semakin dekat....... Olivia, Ayo kita Segera selamatkan ia "
_Siji.
Siegfied mulai menoleh, Ia mengatakan kepada olivia bahwa suara Yang didengar olehnya kini semakin dekat.
Siegfied meminta olivia untuk segera bersiap untuk menyelamatkan si pemilik suara, Olivia Yang awalnya cukup ragu karena melihat bagian lorong gelap diruangan mulai meneguhkan hatinya.
" Baiklah...... Siji-kun "
_Olivia.
Olivia akhirnya memutuskan untuk memberanikan diri, di dalam hatinya ia berusaha sebaik mungkin agar bisa membantu Siegfied dan juga si Pemilik suara yang didengarnya tersebut.
perlahan mereka mulai menginjakkan kaki, Olivia dan Siegfied mulai memasuki ruangan gelap itu untuk segera menemui si pemilik suara.
Mereka terus berjalan menelusuri lorong tersebut untuk menemukan si pemilik suara. dikarenakan lorong itu cukup gelap Siegfied mulai mengeluarkan sihir apinya untuk penerangan ruangan.
meskipun ia tahun bahwa gedung teater cukup besar, tetapi ia tidak bisa menduga bahwa ruangan terbengkalai dari gedung teater lebih besar dari Yang ia perkirakan.
Aroma gelap mulai tercium dari gedung teater terbengkalai tersebut, Aromanya sangat tidak tertahankan seakan aroma Buah busuk dan Lembab bercampur menjadi satu.
" !!!!!! "
__ADS_1
Siegfied masih terus mencari keberadaan si pemilik sumber suara. semakin dekat ia dengan si pemilik maka resonansi Yang ia terima menjadi semakin kuat dan membuatnya menjadi sakit kepala.
" Siji-kun, apakah kamu tidak apa-apa!? "
_Olivia.
Olivia Yang khawatir bertanya kepada Siegfied.
" Tidak, Tidak apa-apa...... Kita sudah semakin dekat dengan sumber suara "
_Siji.
Siegfied mengatakan kepada olivia bahwa ia baik-baik saja meskipun mengalami sedikit sakit kepala, ia juga menambahkan bahwa semakin sakit kepala Yang ia alami maka semakin dekat mereka dengan sumber suara.
Olivia mengerti akan hal itu, ia tidak akan bertanya lagi kepada siegfied karena ingin memprioritaskan keinginannya.
Mereka terus menelusuri tiap ruangan Demi ruangan Yang ada di dalam teater.
Tidak ada apapun Yang terjadi di tiap ruangan.
sama seperti gedung terbengkalai pada umumnya, Tiap ruangan tersebut juga tidak memiliki penghuni.
Dengan instingnya dan juga resonansi otak Yang ia terima, siegfied menuju ke sebuah jalan Yang ia yakini bahwa jalan itu bisa mengarahkan mereka menuju ke Pemilik suara.
" ..... "
" Ini!? "
_Olivia.
Ketika melihat tempat itu, mereka tidak berfijir bahwa itu merupakan sebuah tangga menuju ke ruangan bagian bawah.
Aura Yang cukup menakutkan mulai terasa di tangan menuju ruangan bawah. perasaan merinding mulai dirasakan oleh Kedua orang itu ketika mereka melihat kegelapan dibalik ruangan bawah tersebut.
" !!!! "
" uhk "
Siegfied mulai bereaksi kembali, kini sakit kepala Yang ia rasakan lebih menyakitkan daripaa sebelumnya.
" Siji-kun!!! "
_Olivia.
Olivia nampak sangat khawatir. ketika ia melihat siegfied berusaha menahan rasa sakit akibat sakit kepala itu, Rasa kekhawatirannya mulai muncul.
" ........ "
Siegfied mulai kembali tenang, ia perlahan mulai menarik nafas untuk menghilangkan sedikit rasa sakit Yang ia rasakan.
" Dia sepertinya semakin dekat, Kita tidak punya banyak waktu lagi "
__ADS_1
_Siegfied.
" Aku mengerti....... Ayo Siji-kun "
_Olivia.
Dirasa sudah semakin dekat dengan pemilik suara, Siegfied dan Olivia mulai menuruni tangga untuk segera menemui si pemilik suara tersebut.
meskipun mereka harus cepat menyelamatkan orang tersebut, mereka dengan hati-hati mulai menuruni tangga untuk menuju ke ruangan bawah tanah.
Perlahan-lahan menembus didalam gelapnya ruangan bawah tanah, perlahan sebuah cahaya terlihat dari sebuah ruangan Yang ada di samping akhir dari tangga.
Ketika melihat hal itu, siegfied dan olivia mulai bergegas untuk segera turun. mereka tahun bahwa apa Yang mereka cari pasti ada di ruangan tersebut.
" ........ "
" !!!!!! "
" Huh.... apa!!!! "
Saat Keduanya tiba di ruangan itu, mereka semua dibuat terkejut dengan area sekeliling ruangan Yang nampak seperti sebuah kebun binatang Yang cukup kejam.
dengan lampu seadanya, Mereka menayksiakn sendiri bagaimana orang-orang terkurung di dalam jeruji besi.
terlihat juga ada banyak orang termasuk Ras non - Manusia Yang ada di dalam jeruji tersebut.
Pemandangan itu semakin menjadi -jadi ketika melihat kondisi orang -orang di dalan jeruji besi itu, terlihat bahwa mereka sangat kelaparan dan juga kondisi mereka Yang begitu memprihatinkan.
bau busuk area itu benar-benar hal mengerikan Yang pernah siegfied saksikan dalam hidupnya, sebuah praktik penjualan budak Yang ia saksikan sendiri tepat didepan matanya.
" !!!!!! " melihat sesuatu di depan.
" Kalian!!!!! Apa Yang kalian lakukan kepada kedua Anak Itu!!!!! "
_Siegfied.
Seketika siegfied menjadi sangat marah ketika melihat seseorang ada di hadapan dirinya.
terlihat ada kedua orang dengan jubah hitam dan juga menggunakan topeng misterius sedang membawa kedua anak Yang tengah dirantai oleh belengguh Besi.
Siegfied Yang melihat hal itu langsung bereaksi keras.
ia tanpa ragu langsung mengeluarkan pedang miliknya dan berlari ke arah ke dua orang tersebut.
" Tunggu!!!! Siji-Kun!!!! "
_Olivia.
olivia berteriak dan berusaha untuk menghentikan siegfied Yang sedang terbakar api kemaharan tersebut. tetapi ia tidak bisa menghentikannya sama sekali, dan siegfied masih terus mengarahkan senjata kepada kedua orang itu.
" Lepaskan mereka!!!!!! "
__ADS_1
_Siegfied.
Teriak siegfied dengan nada marah kepada kedua orang Yang ia lihat tersebut.