Si Cantik Yang Memiliki Kekuatan Z

Si Cantik Yang Memiliki Kekuatan Z
bab 3


__ADS_3

Bab 3


“Cih dasar cowok. Tapi tunggu kenapa dia menanyakan kekuatan Z?, ah gue baru inget kata ayah banyak orang orang tidak tahu keberadaan orang yang memiliki aura tubuh manusia. Biasanya orang yang memiliki atau merasakan aura manusia maka dia akan tahu jika ada seseorang yang mengunakan kekuatan sangat besar atau kecil dia bisa dapat merasakan kekuatan tersebut. Dan bisa jadi dia dapat dengan mudah merampas atau mudah mengetahui kekuatan seseorang yang memilki kekuatan tersebut. Kata ayah juga kalau seseorang yang memiliki aura tubuh manusia biasanya dia juga memiliki kekuatan Z. Jadi apa veno juga memiliki kekuatan z?, terus kenapa kekuatan z memiliki aura tubuh, kok ayah gak cerita ya bagian aura tubuh?”. Kata risya sambil berpikir keras.


“hah, gue rasa tuh cewek memiliki kekuatan z apa benar dia memiliki kekuatan z?, kalau jika benar berartiii… Haaahh bodoh lah gak peduli ini gue”. Gumam veno.


Bel masuk sekolah pun berbunyii…


“mari anak anak kita akan lanjut belajar tentang bagian bagian gerakan dalam bela diri karate, kalian boleh buka buku kalian ya, setelah itu saya ingin periksa siapa yang telah mencatatnya saya beri nilai tapi yang tidak menyatat harus membersihkan kelas ini dengan sendiri. Gak dibantu atau teman dekat siapapun itu ingat!!!”. Kata pak barus dengan tatapan tajam.


“ ngertii pak”. Kata Murid murid.


Setelah pelajaran selesai…


Risya langsung bergegas keluar membeli makanan, hari ini dia di pilih untuk berlatih bela diri karate. Karna pelajaran pak barus terlalu lama, risya merasakan kelaparan. Dan setelah selesai pelajaran pak barus, ada pemilihan latihan bela diri jadi Risya terpilih. Maka risya adalah satu-satunya cewek yang paling memiliki keberanian untuk belajar bela diri di SMA baza. Risya mencari kantin disekolah ternyata tutup sampai Risya mengelilingi lingkungan luar sekolah baza tapi sama sekali tidak ada warung yang masih buka.


“Ya ampun, aku kelaparan ini mana kantinnyaa sihh yaaampun aduh udh kruyuk kruyuk mulu lgi nih. Udh berasa gak makan selama 2 hari gimana ini padahal gue udah makan waktu istirahat. Sekarang kenapa laaparrr. Ahhh tidakk aku pengennn makanaann tolongggg?, apakah ada orang bantu gue cari makan!”.kata Risya sambil teriak.


“ kenapa ya tuh cewek, lapar aja masih minta tolong astaga, tapi lucu”. Kata laki laki yang berada disudut kantin melihat risya teriak.


“aduhhhh gue udah laperrr nihh ahh kalau tahu disekolah ini kantin nya ditutup jam 3 gue borong aja makanannya. Malah segala gue dipilih jadi latihan bela diri. Andai gue dengerin kata kata ayah mungkin gak kayak begini 😭”. Kata risya sambil menangis kelaparan.


Risya teringat ketika ayahnya memanggil putri kesayangan.


“risya kamu gak bawa makanan atau cemilan?”. Kata hanza kepada anaknya.


“tidak usah ayah aku kan bisa beli dikantin”.


“Iya tapi gimana pun juga kalau kamu ada latihan atau apa pun nanti sore kan bisa aja kantin tutup”.


“Tidak mungkin lah ayah udah ya ayah aku berangkat”. Sambil bersalam kepada hanza.


Risya menyesal mengingat ayahnya yang menyuruh Risya membawa makanan ke sekolah..


“Ahh sungguh menyesal menyesalllll”. kata risya dengan nada agak keras.


“hai!. Kau berisik sekali, kau kelaparan seperti orang gak pernah makan seminggu”. Kata laki laki itu.


“ bisakah kau bantu aku cari makanan?”. kata risya memohon.


“makanan ya heheh,”. Laki laki itu mengendong risya.


“Hei?. Apa yang kau lakukan?”. kata risya berontak.


“tentu saja membantumu mencari makanan”. kata laki laki tersebut.

__ADS_1


“ Udh gak usah aku udh mulai pelatihan bela diri, jadi lepaskan aku?”. kata risya sambil memukul pundak laki laki itu


“okeee aku lepaskan kau tapi ingat pelatihan bela diri harus memiliki tenaga yang cukup. Jika kau kelaparan seperti itu aku yakin kau akan pingsan di lapangan”. Meninggalkan risya di koridor sekolah.


“ Sok tahu aja lagi pula gue bakal kuat”. Gumam Risya


Disebuah lapangan...


“ kalian sudah berkumpul disini. Jadi apakah sudah siap untuk belajar latihan bela diri!?”. Kata pak barus si guru karate.


“ SUDAH PAK”. Penuh semangat.


“ baik kita akan belajar level 1 bela diri karate!, tapi sebelum kita mulai apa ada yang ingin kalian berpendapat atau bicarakan terlebih dahulu?”. Kata pak barus


“ pak level karate yang akan kita pelajari itu apa pak?”.


“ pertanyaan yang bagus. Level 1 ini kita akan belajar teknik dasarnya. Ada 3 macam teknik dasar yaitu yang pertama kihon, kata, kamite. Itu yang akan kita pelajari. Tentu kalian pasti sudah belajar bela diri karate inikan. Maka untuk itu yang sudah belajar teknik ini harus belajar dengan tenaga bukan biasa. Contoh saling bersaing. Mengerti tidak?”. Kata pak barus.


“ mengerti pak”. kata murid murid yang ikut berlatih.


“ada yang masih ingin bertanya?”. kata pak Barus.


“pak kenapa saya yang dipilih? kan saya perempuan harus masih belajar dalam bela diri karate biasa”. Kata risya dengan badan yang seidkit lemas.


“ kamu kelihatan kurang sehat. Bukannya tadi kamu baik baik saja kenapa jadi lemas?”. Pak barus penasaran dengan Risya.


“benar juga kamu kan perempuan belum sepenuhnya kuat dalam bersaing. Ya sudah kamu saya keluarkan”. kata pak Barus mengizinkan.


“Ahhh terima kasih pak”. risya langsung bergegas keluar dari lapangan.


Veno yang melihat risya dengan perasaan senang. Veno mengikut mengundurkan diri dari latihan karate.


“pak saya juga ingin keluar dari latihan ini karna saya takut untuk bersaing”. Kata veno merendahkan dirinya sendiri di depan pak barus.


“ artinya kamu laki laki yang lemah dong?”. Pak barus sengaja mengejek veno untuk memastikan bahwa veno tidak main main keluar dari latihan ini.


“ iya pak saya lemah makanya saya mau mengundurkan diri dan saya masih mempelajari jurus jurus itu pak dan saya belum berani buat bersaing sama yang lain". kata veno


“ya sudah kamu saya keluarkan tapi di pelajaran bela diri karate biasa kamu harus ikut!”.


“siap pak, terima kasih banyak, saya menjadi mencintai bapak karna bapak baik kepada saya”. kata veno sambil memuji pak Barus.


“ sudah sana”. Merasa jijik


Veno cepat cepat keluar dari lapangan dan mencari Risya yang barusan tadi keluar.

__ADS_1


“mana nih cewek cepet sekali hilangnya”. Veno mencari Risya disetiap jalanan trotoar sampai akhirnya veno menemukan Risya yang sedang makan disalah satu tempat warung makan srisa, veno menghampiri risya dan langsung duduk disampingnya.


“ loe makan gak ajak ajak gue?”. Kata veno mengambil salah satu makanan yang mau dimakan Risya.


“ ih apaan sih lu ambil makanan gue kan gue masih lapar, balikin?” kata risya dengan nada marah.


“ ya elah pelit banget, lagipula lu beli makanan juga banyak kan?” kata veno menunjukan makanan yang ada di tangan risya.


“ aduh lu tuh gak pengertian banget sih jadi cowok, udah tau gue lapar, balikin gak?” kata risya sambil mencomot makanan yang ditangan veno tapi gagal, veno tahu apa yang akan dilakukan Risya.


“ eits makanan yang sudah ada dimulut gak boleh dibalikin ngerti?!”.kata veno.


“ au ah gelap” kata risya kesal.


Veno melihat risya kesal karna perilaku veno, veno sengaja menjailin Risya karna bagi veno risya lumayan menarik, tentu saja risya cantik, kalau marah bukan seperti orang marah pada biasanya tetapi malah sebaliknya seperti kucing yang sedang minta makanan kemajikannya dengan ekspresi marahnya.


“ lu kalau benar benar lapar kenapa lu makan yang makanan seperti snack nanti gendut loh?” kata veno sambil cari perhatian.


“ udah ya lu gak usah cari perhatian sama gue, mau gue makan snack, nasi,rendang, semur,sayuran apalagi makanan yang bikin gue gendut gue gak peduli intinya MAKAN ngerti gak lu?!”. Kata risya sambil memakanan yang ada ditangannya.


“heh dasar cewek, tapi lu gak kenyang makan snack doang lagi pula ini warung makan bukan warung jajanan”. Kata veno.


“ lahkan warung makan disini juga jualan snack kali, liat tuh!”. Kata risya sambil menunjukan snack yang digantung didalam warung makan.


“ ya udah tapi lu masih laparkan?”. Kata veno “hmm masih emang lu mau traktir gue makan ya?”.dengan wajah senang.


“ jangan geer gue gak nawarin”. Kata veno bercanda. “ yaaah gue kira”. Sambil melanjutkan makan snack.


“gue bercanda, lu mau makan apa?”. Kata veno menawarin.


“yakinnn lu mau traktir gue nanti ujung ujungnya gue yang bayar?”. Kata risya sambil mengeledek.


“ ya terserah lu deh, mau gak sebelum gue berubah pikiran nih?”. Kata veno.


“ ya maulahh”. Kata risya senang. “mbak pesen makanan ya?”. Kata veno.


“oke siap mas, mau pesen apa ya mas?”. Kata mbak warung.


“nasiii pake....”.kata veno tapi dialihkan oleh risya “saya dlu mba nasi pake ayam semur dan tempe orek, tahu, minumannya es teh manis ya mbak”.kata Risya.


“ baik mba, hm masnya apa ya?”. Kata mba warung.


“ saya samain aja sama pacar saya”. Kata veno. “ baik mas mba ditunggu ya”. Kata mba warung lalu menyiapkan pesanan veno dan risya.


terima kasih sudah membaca🙏

__ADS_1


semoga sukaaa dengan novellkuu inii😁


dukunggg terus yaa😊


__ADS_2