Si Cantik Yang Memiliki Kekuatan Z

Si Cantik Yang Memiliki Kekuatan Z
bab 4


__ADS_3

BAB 4


“ eh apaan lu tadi bilang pacar? gue pacar lu?, HAH? Denger gue ya gue gak mau jadi pacar lu ngerti gak?”. Kata risya kesal.


“ heh, gue cuman bercanda ya elah dimasukin kehati, lagi pula gue ngerasa lu sama gue cocok kok hmm”. Kata veno sambil mencolek dagu risya.


“ ihhh gak!, gue gak bakal suka sama cowok kayak lu!”. Kata risya dengan nada kesal.


“ aaahh suka gak suka nanti juga lu suka sama gue”. Kata veno sambil memainkan rambut risya.


“ gak mungkin”. Risya kesal dengan sikap veno yang terusan menganggu risya. Lama lama gue eneg sama nih cowok gangguin gue mulu dalam hati risya.


Beberapa saat kemudian...


Makanan yang sudah dipesen veno dan risya sudah datang. “ silahkan makanannya sudah jadi mas mba”. Kata mbak warung sambil menaruhkan piring ke meja yang ditempatin veno dan risya.


“ eh tunggu!, inikan warung makan biasa tapi kenapa pelayan nya banyak?”. Veno baru sadar kalau tempat warung makan itu banyak pelayan pelayan.


“ lu yang gak sadar karna lu sibuk ganggu gue, ya jelaslah warung makan ini walaupun tempatnya biasa gak mewah tapi makanan diwarung ini enak banget, lu coba aja deh makanan nya? Karna makanannya terlalu enak warung ini jadi rame, liat aja tuh diluar penuh,biasanya kalau malam itu paling rame tapi kalau siang gak terlalu rame”. Kata risya.


Veno langsung mencicipi makanannya dan ekspresi veno diluar dugaannya. Gila nih makanan enak banget daripada makanan warung lain. Dalam hati veno.


Risya yang melihat veno makan lauk dengan begitu lahapnya, Risya ingin sekali tertawa dan terpaksa menahan tawanya.


Duh nih cowok lucu banget sih hahaha makan pun bisa begitu kayak orang gak pernah makan hahhahh. Dalam hati risya dengan menahan tawanya.


Veno yang dari tadi makan makanannya dan seketika melihat risya yang sedang melihat dirinya, veno sadar bahwa risya sedang menertawakan dirinya. Veno berhenti makan dan langsung mengambil makanan risya.

__ADS_1


“ eh kok lu ambil makanan gue sih kan gue belum makan punya gue, balikin veno?”. Kata risya sambil berusaha untuk menahan veno yang mau lahap makanan risya.


“ lagian sih lu ngapain diam bukannya makan malah diem, emang mikirin apaan sih lu?”. Kata veno mencoba mencari kebenaran.


“ ya gue gak mikirin apa apa”. Kata risya.


“ gak mikirin gimana, kalau gak mikirin apa apa terus kenapa muka lu kayak lagi nahan tawa, jujur gak lu?”. Kata veno dengan menatap tajam.


“ ya gue jujur, gue emang lagi nahan tawa karnaaa....”. kata risya berusaha untuk tidak menjawab.


“ jawab woii, apa lu lgi nahan tawa kenpa?”. Kata veno dengan tatapan tajam.


“ ya karnaa baru kali ini aja gue liat cowok kalau makan udah kayak orang belum pernah dikasih makan aja, hahahahhahahaha”. Kata risya sambil mengeluarkan tawa yang sudah tidak bisa menahan.


“ ketawaaa aja terus lucu kali yak hmmm, “ kata veno sambil membungkam mulut risya yang suaranya agak sedikit keras.


“ yudah makan gih ntar kalau gk dimakan gue yang nmakan”. Kata veno.


“ iya gue makan”. Kata risya.


Setelah selesai makan dan bayar mereka berdua langsung pergi dari warung itu. Lalu ketika mereka hendak pergi, ada sebuah mobil yang lewat didepan mata mereka berdua.


Mobil tersebut adalah mobil orang suruhan yang ditugaskan oleh ayah veno untuk mengawasi veno jika terjadi sesuatu terhadap veno.


Risya terkejut kalau cowok yang seharian berada disampingnya adalah orang konglomerat. Wow ternyata nih cowok kaya juga gak nyangka sih dalam hati risya.


Veno tahu kalau ayahnya tidak bisa membuat veno sendiri untuk hidup mandiri, karna setiap veno keluar untuk pergi bermain bersama sama dengan teman veno tentu orang suruhan yang ditugaskan oleh ayahnya selalu ada berada disamping veno bahkan mengikutinya dari jauh. Veno agak kecewa dengan apa yang dilakukan oleh ayahnya dan membuat dirinya frustasi karna perbuatan ayahnya. ayah veno tidak bisa mempercayai veno Bahwa veno akan menjadi anak yang baik. Bagi ayah veno, veno adalah sebuah warisan untuk meneruskan tahtanya dan tidak ada satupun tahtanya diambil oleh orang lain selain keturunan dari keluarganya. Itulah sebab nya veno menurut apa yang dilakukan ayahnya hanya saja dengan hati yang tidak senang.

__ADS_1


“ lu lebih baik pulang sama gue, ini udah malam gak baik kalau cewek malam sendirian pulangnya”. Kata veno menawar.


Bener juga kan gue cewek gak baik kalau pulang malam sendirian, tapi kata ayah kalau pulang bareng sama temen itu gak boleh karna keluarga gue rahasia haduhh ribet juga sama keluarga gue sendiri, lebih baik gue tolak aja deh daripada ayah marah, dalam hati risya. Veno yang sedang menunggu jawaban dari Risya dengan tatapan dingin “ woi mau gak, malah ngelamun”. Kata veno.


“ gausah ven gue nanti minta koko gue jemput, lu gak perlu antar gue pulang”. Kata risya.


“ oh yudah gue duluan kalau begitu”. Kata veno dan langsung menaiki mobil pribadinya.


Risya mengambil ponsel ditasnya dan menelepon salah satu kokonya untuk menjemput Risya.


“hmmm gue telpon siapa ya?, ko arya aja kali ya daripada ko rion nanti bucin lagi ke gue”. Kata risya sambil mencari nomor koko arya. risya menelepon ko arya beberapa kali tapi tidak diangkat dan mencoba sekali lagi lalu diangkat oleh arya.


“ halo ada apa?”. Kata arya.


“ ko arya kamu dirumah?”. kata risya


“ iya aku dirumah, oh ya kenapa kamu pulang lama sekali udah malam, sekarang kamu dimana biar koko jemput kamu?”. Kata arya.


“ eh koko pengertian juga, aku ditempat parkiran depan warung makan srisa, koko kesini ya aku kasih tau tempat lokasinya”. Kata risya.


“ yudah koko kesana ingat jangan kemana mana tetap disitu aja”. Kata arya.


“ iya koko aku tunggu”. Kata risya.


terima kasih sudah membaca 🙏😊


semoga sukaaa samaa novelll kuuu iniii yaaa😀

__ADS_1


dukung author terus dong heheh😁


__ADS_2