Si Kutu Buku Menjadi Penulis Hebat

Si Kutu Buku Menjadi Penulis Hebat
Episode 10


__ADS_3

Tak berselang lama Siti dan Ilham tiba di tempat kejadian pesawat jatuh, pesawat jatuh di tengah hutan belantara ! yang masih di huni banyak hewan binatang buas. Serpihan pecahan puing puing pesawat berserakan di mana mana, barang barang para penumpang berserakan tak jauh dari puing puing pesawat ! dan para penumpang tergeletak berserakan hingga sejauh 500 meter. Sebagian sudah tak bernyawa. Sebagian masih hidup namun mengalami kritis, lalu lalang para tim medis membantu mengangkut para penumpang pesawat ! semuanya di bawa ke rumah sakit untuk di autopsi termasuk Diyon salah satu penumpang pesawat. Keadaan Diyon kritis berat, dia di temukan masih selamat namun keadaannya sungguh sangat menghawatirkan ! Nadinya semakin melemah.

__ADS_1


Mendengar Diyon selamat meskipun sedang kritis, hati dan perasaan dari Siti dan si Ilham merasa lega ! paling tidak Diyon masih selamat. "Nak Ilham... nak Ettyyyy... alhamdhulillah Diyon selamat.'" tutur pak Mahendra terhadap Ilham dan Siti dengan penuh bahagia, nampak wajah beliau berseri seri senang bercampur bersyukur ! Ilham dan Siti tersenyum lega mendengarnya. "Alhamdhulillah... doa lue terkabul tyyyy.....!!!!" gumam Ilham penuh lega siti tersenyum dan mengangguk dan berkata "Iya pak...!!!! alhamdhulillah." sahut bu Elsa dengan nada bersungut sungut tidak suka "Iiihhhh... nggak usah doain anak saya, anak saya pasti selamat saya tau itu. Ilham ajak gadis kampungan ini pergi dari sini, saya nggak sudi dia ada di sini....!!!!" jawab Ilham "Baik tanteee...!!!! ayo Etyyy... kita pergi dari sini." sela Siti "Baik pak...!!!!" Ilham dan Sitipun pergi meninggalkan tempat tersebut, dan Diyonpun segera di larikan ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut ! pak Mahendra serta bu Elsa mengikutinya ke rumah sakit.

__ADS_1


Diyon mendapatkan perawatan secara intensif, pak Mahendra dan bu Elsa ingin agar Diyon mendapatkan pelayanan yang terbaik ! berapapun biayanya yang harus di berikan mereka tak keberatan. Setelah dari ruang ugd usai di tangani dokter, Diyon di bawa ke ruang icu ! di sana Diyon di tangani lebih lanjut. Semua peralatan medis di kerahkan untuk pengobatan Diyon, Diyon mengalami koma ! hidup dan mati Diyon Tergantung peralatan medis yang menempel di badannya. Selang oksigen menempel di hidung dan mulutnya, selang infus bergelantung di ssmpingnya ! layar monitor yang berdenting memecah kesunyian rusngan icu. Detak jam dinding berbunyi menambah suasana sunyinya ruangan icu, sesekali datang para perawat dan dokter menjenguk keadaan Diyon ! untuk memastikan keadaan dari Diyon.

__ADS_1


\*Bersambung\*

__ADS_1


__ADS_2