Si Kutu Buku Menjadi Penulis Hebat

Si Kutu Buku Menjadi Penulis Hebat
Episode 9


__ADS_3

Bukan hidup namanya kalau tanpa ujian, telah 2 hari lamanya pesawat hilang kontak ! tim sar gabungan di kerahkan untuk mencarinya. Isak tangis pilu dari keluarga para penumpang pesawat, memenuhi bandara berharap keluarga mereka masih hidup & selamat ! doa & harapan selalu menyertai mereka. Suatu hari Ilham mengajak Siti turut serta ke bandara pesawat yang di naiki oleh Diyon, mereka berharap pesawat segera di temukan ! ketika melihat kehadiran Siti keluarga Diyon tak suka terlebih bu Elsa sang mama dari Diyon. Karena Siti anak miskin, "Ngapain lue ikut kemari ??" tutur bu Elsa dengan kesal, jawab Siti dengan sabar "Menemani pak Ilham buuu....!!!" sahut Ilham "Sudahlah tante... Ety ini karyawan kesayangan Diyon." bu Elsa diam dengan wajah tak suka, ingin sekali beliau memarahhi Sti ! namun pak Mahendra sang papa dari Diyon mencubit tangan dari bu Elsa tak mau ada keributan.

__ADS_1


Pak Mahendra & bu Elsa menemui petugas, berharap ada perkembangan dari pesawat ! Siti merasa tak enak hati ia merasa tak nyaman. Karena kehadirannya tak di sukai oleh bu Elsa, "Pak Ilham... saya pamit ke mushola sebentar yaaa.... apakah boleh ???" ucap Siti dengan lirih, jawab Ilham "Ooohhh yaaaa.... silakan tyyyy....!!! tapi jangan lama lama yaaaa...???" Siti mengangguk dan bergegas ke sebuah mushola yang tak jauh dari lokasi bandara berada, karena tak tega membiarkan Siti sendirian Ilham megikutiya. Siti pergi ke tempat wudhu, setelah selesei berwudhu dia bergegas masuk ke musholla untuk sholat ! biar tak di curigai oleh orang lain Ilham bergegas berwudhu. Dan dia juga ikut sholat tak jauh dari Siti, Siti telah selesei sholat dan diapun berdoa hingga nenangis sedih ! dalam doanya terdengar nama Diyon di sebut.

__ADS_1


"Tuhaannn... selamatkanlah Diyon ,saya tak ingin kehilangan Diyon meskipun keluarganya tak menyukai saya..!!!hamba ingin melihat dia selamat dan hidup bahagia. Meskipun nantinya saya tak bisa bersamanya lagi seperti dulu, saya ikhlas Tuhan...!!!" bisik doa dari Siti, nampak wajah Siti penuh dengan air mata yang menetes ! Siti nampak benar benar terpukul sekali. Di satu sisi dia sudah mulai jatuh cinta terhadap Diyon meskipun belum di tembak, namun di satu sisi yang lain keluarganya tak menyukai kedekatannya dengan Diyon ! rupanya doa Siti tak sengaja di dengarkan oleh Ilham. Ilham merasa sedih dan terharu sekali mrndengarkan doa dari Siti, bisikya dalam hati "Tuhan.. tolonglah kabulkankanlah doanya Etyyy...!!! biar Diyon selamat dan Ety mau menerima saya sebagai pacarnya, hamba tak ingin melihatnya sedih. Biarkan dia bahagia bersama saya hapuskanlah air matanya biarkan dia bahagia." Saat Ilham termangu di dekat pintu musholla, tiba tiba tangan Siti menepuknya dari belakang ! dan Siti berkata "Di susulin pak...???" Ilham kaget dan menjawab dengan terbata bata "Eh Etyyy... iya gue susulin takut nyasar."

__ADS_1


berselang lama ketika mereka sampai di bandara lokasi pesawat jatuhpun di ketemukan. Mereka semuapun berbondong bondong menuju ke lokasi tempat pesawat jatuh, pak Mahendra & bu Elsa telah lebih duluan prrgi ke sana ! dan Ilham juga Siti di suruh menyusulnya. Lokasi telah di kirimkan kepada Ilham oleh pak Mahendra, Ilham dan Siti bergegas menyusul mereka ! di dalam raut wajah Siti nampak senang bercampur cemas. Senang akhirnya pesawat di ketemukan, dan cdmas karena sudah tak sabar ingin melihat kondisi Diyon saat ini ! selamat ataukah meninggal dunia semuanya bercampur aduk.

__ADS_1


\*Bersambung\*

__ADS_1


__ADS_2