Si Kutu Buku Menjadi Penulis Hebat

Si Kutu Buku Menjadi Penulis Hebat
Episode 5


__ADS_3

Suatu hari tibalah pemilihan nominasi karya terbaik, para dewan juri benar benar memilih karya yg terbaik ! dan ada salah seorang juri yg tertarik dgn hasil karya dari Siti. Semula mereka tidak menyetujuinya, namun setelah di teliti karya dari Siti unik dan menarik ! Karya dari Sitipun lolos masuk peserta yg akan bertanding lagi.


Siti sangatlah senang, akhirnya ia bisa masuk menjadi peserta lomba ini, hal ini adalah yg di nantikan Oleh Siti ! ini merupakan kesempatan emas untuknya. Siti tak menyia nyiakan kesempatan itu, tak salah para juri memilihnya untuk menjadi Peserta ! setiap hari Siti teruslah memperbarui novel karyanya tersebut. Ia tak pernah lelah atau berputus asa, ia selalu menemukan ide ide cemerlang dalam novelnya tersebut ! melihat kegigihan putrinya kedua orang tua Siti sangat terharu.

__ADS_1


Siti yg dulunya di pandang sebelah mata oleh orang orang, akhirnya ada yg tertarik dengan novel karyanya tersebut ! meskipun ia yg selalu di anggap terlalu ketinggian cita citanya oleh orang orang. Akhirnya mereka sadar bahwa tak selamanya cita cita tinggi hanya orang yg tinggi yg bisa meraihnya.


Usaha dan kerja keras Siti tidaklah sampai di sini saja, masih banyak yg harus di seleseikan ! satu minggu lagi pengumpulan karya novel para peseta penulis berbakat di tutup. Peseta tidak ada yg belum mengumpulkan, semuanya harus sudah mengumpulkan ! kayak yg belum selesei di anggap gugur atau tidak lolos.

__ADS_1


Setelah selesei menulis novel karyanya, Siti lalu mencetak tulisannya tersebut ! ia senang sekali akhirnya novelnya selesei juga. Dan rencananya besok novelnya akan di serahkan kepada tim juri, hari telah malam Siti sudahlah sangat mengantuk ! iapun bergegas pergi ke kamarnya untuk tidur. Dan novelnya yg udah di cetaknya kemaren, terlupakan masih tertinggal di meja ruang tamu ! hari telah pagi Bu Utari seperti biasa ia pergi ke dapur untuk memasak.


Saat Siti bersih bersih ia baru teringat, bahwa novelnya yg baru ia cetak kemaren ! belum di simpannya. Ia cari kesana kemari namun tak ketemu, karena melihat putrinya kebingungan mencari sesuatu ! Bu Utari berkata "Naaakkk... apa yg sedang kamu cari ???" Jawab Siti sedih "Novelnya Siti buuu....!!!! apakah ibu melihat tumpukan kertas di meja sini ???"

__ADS_1


Betapa terkejutnya Bu Utari saat mendengar penuturan Siti, ia merasa menyesal sekali ! telah membakar kertas kertas tersebut. Lanjut Bu Utari "Ohhh... jadi kertas kertas di atas meja tersebut, masih kamu gunakan Siti ???" Sahut Siti "Iya buuu.. itu novel Siti, malah rencananya Siti mau mengirimkan novel tersebut kepada dewan juri !!! karena besok adalah hari terakhir mengumpulkannya." Bu Utari sedih sekali, betapa ia ibu yg tak berguna untuk Siti ! sebage tanda rasa penyesalannya. Bu Utari memberikan beberapa uang kepads Siti, namun Siti menolak dan mengembalikannya kepada Bu Utari ! sesungguhnya Siti sangat sedih sekali. Mengapa setiap ada peluang emas untuknya, selalu saja gagal di tengah jalan ! begitu fikir Siti dengan sedih dan kacau.


*Bersambung.....*

__ADS_1


__ADS_2