
dipagi hari kuro bersiap siap membereskan semua barang barangnya ia sangat rajin setelah selesai ia pergi mandi untuk berangkat kerja ditempat temannya jeri ia nampak bersemamgat
"ini adalah peluang ku aku harus bersikap yg sopan" kata shiro
"hu..(menghela nafas)baik " kata shiro
Ting ting ting...(bell)
"siapa" tanya seseorang
"ini aku kuro" jawab kuro seketika gerbang terbuka kuro melangkah masuk ia dibimbing kepala pelayan disana
sesampai nya disana kuro melihat seorang kakek tua dengan laptopnya juga jeri yg duduk disampingnya
"ehm..jadi namamu kuro" tanya kakek tersebut
"iya tuan namaku kuro yg akan melamar kerja" jawab kuro
"ehm.. sebernarnya aku yg memintanya gimana kakek" tanya jeri
"ehm.. menurutku cukuo menurutmu nak" kakek tersebut membalikkan laptopnya ke arah kuro nampa tuan besar rumah ini atau ayah dari jeri sedang berada diluar negri
"baiklah ayah aku akan memberinya kesempatan"
"baiklah jeri antar dia kekamarnya dan jelaskan kerjanya" kata kakek
"baik kakek mari ikut" jeri terseyum dan membuat kuro bingung melihatnya
"baik sekarang ini kamarmu dan bentar lagi barang barangmu sampai dan ingat jangan membuat kesalahan atau aku akan membunuhmu" kata jeri
"wow..temanku sekarang nampak seperti tuan besar" tanya kuro
"eh..pokoknya jangan sampai" (merasa terancam)
"baiklah cepat beres bereskan dan turun "
__ADS_1
"baik tuan muda" jawan kuro
jeri merasa kan dirinya sedang terancam
jeri sangat takut dan ia terkadang tidak berani melawan kuro dulu
"sebaikmya cepat" kata kuro
"akhirnya selesai baik aku cepat turun" kata kuro
setelah sampai di bawa ia melihat sosok gadis yg terlihat agak tua
"jadi ini yg dibilang jeri dan ayah" kata ibu jeri
"ia nona besar saya akan berkerja disini" kuro terlihat sangat perfesional
"baiklah semoga berhasil" kata ibu jeri
"terimah kasih nona besar" jawab kuro
sesampai nya disana
"silakan masuk" kata pelayan itu
"selamat datang " sapa kakek itu
"sekarang aku kenalkan adik akunyg akan kamu kawal ini fotonya sekarang ia sedang sekolah kamu jemput dan dia kurang mau dipanggil nona muda panggil dia clara" kata jeri
kuro nampak terkejut ia tidak tau kalau jeri punya adik
"baik aku.akan menjemputnya pulang" kuro keluar dari situ
ia merasa sedang di pantau dan merasakan rencana dari rumah tersebut kuro segera mengambil kunci mobil dan pergi
sesampaknya di sana ia menunggu di depan sekolah ia bersikap tegas dan berwibawa sampai ia menjadi pusat perhatian
__ADS_1
selang beberapa jam akhirnya kelas berakhir ia melihat nona clara disana dan ia memanggilnya
clara terkejut dan menjadu pusat perhatian
kuro melihatnya dan mendekatinya
"maaf nona clara sedang sibuk kalau begitu kami pergi dulu dah"
clara yg melihat nya terkejut dia lansung memasuki mobil
"kamu...jawab kamu pasti suruhannya mama kan"
"tidak nona saya suruhannya tuan jeri" jawab kuro
"kakak dia..." clara nampak kesal
jeri yg melihat nya hanya terseyum karna hari pertama kerja
"nona clara nona dipanggil tuan besar dan nona besar di rumah
" dipanggil baik pergi dulu ke mall **** aku mau beli kan sesuatu untuk kakaku"
"baik nona sesuai perintah anda
selang beberapa jam kuro pergi dari mall itu,sesampainya dirumah
" nona sudah sampai"kata kuro
kuro melihat nona clara tertidur pulas ia lansung mengangkatnya
"paman dimana ruang tidur nona " tanya kuro
"di atas pintu corak bunga"
kuro lansung membawanya ia tidak tersadar bahwa cctvnya sedang memantau nya
__ADS_1
:besok libur lusa baru update karena mau crazy up y