
setelah terjadi hal yg buruk itu aku lupa apa yg terjadi aku hanya mengingat ad sisi bajingan yg mengikatku dan berkata
(nona diamlah aku kau tidak mau terluka,kalau kau diam dan penurut aku GK akan melukaimu kami hanya akan menjualmu)
hanya itu aku tidak tau lagi dan semakin aku mengingat nya semakin sakit kepalaku
Tok Tok Tok(ketukan pintu)
"nona muda waktunya sarapan"pelayan
"baik"
"Clara apa kepalamu masih sakit"jeri kakaknya Clara
"kakak aku udh baikkan"Clara
"baguslah istirahat lah yg tenang kalau butuh sesuatu panggil saja pelayanan atau kakak'
"baik kak"
setiap hari kakakku memeriksa keadaanku tapi dia tidak memberi tahuku tentang kejadian itu aku hanya diam mungkin suatu hari ingatan itu balik kembali
ini ke 5 aku dirawat dan tinggal 2 hari lagi aku bisa keluar ntah kenapa aku ingin sekali keluar
Tok Tok Tok(ketukan pintu)
"nona waktunya ganti baju"pelayan
"baik"
"nona kata dokter nona sudah bisa keluar kamar menggunakan kursi roda"
"baik"
hanya dirumah haaa padahal aku ingin melihat matahari
"pelayan aku ingin jalan jalan"
"baik nona saya akan siapkan kursi"
pelayan ini membawaku keliling rumah dan kembali kekamarku
"ini sudah waktunya tidur nona"
__ADS_1
"baik"
aku kembali ketempat tidurku dan aku mulai berbaring tapi kakakku datang
"Clara besok kita akan kerumah sakit jadi tidurlah"
"baik kakak"
hanya itu tapi setidaknya aku bisa keluar dari rumah ini
"jadi tuan kami sudah mendapatkan obatnya dan besok sampai"dokter
"baik besok kami kesana"
"tuan ketua bandit itu sudah sadar apa yg harus kami lakukan"bodyguard
"haa...sudah sadar ya berikan obat yg diberi clara 2× "
"baik tuan laksanakan"bodyguard
itu adalah tidak kesengajaan yg kudengar sebaiknya aku bertanya besok saja
"nona nona bangun nona waktunya membersihkan tubuh nona"
"Clara apakah sudah siap"
"ya sudah"
"baik pelayan siapkan mobil"
"baik tuan"
"dan Clara besok ayah dan ibu akan kesini untuk menjenguk mu"
ayah ibu,ayah dan ibuku mereka sangat ketat aku tidak tahan dan memutuskan tinggal bersama kakak ku , ayahku seorang mantan komandan pertahanan negara dan ibuku seorang bangsawan jadi kehidupan ku yg buruk itu aku tidak bisa melupakannya
"tuan mobilnya sudah siap"
"ayo Clara kita berangkat"
(setelah sampai dirumah sakit)
"dokter"
__ADS_1
"ohh tuan sudah sampai baik lah ikuti aku keruangan"
"apa obatnya sudah dipercoba"
"sudah ini sudah 80% aman"
"baik kalau ada efeknya jangan salahkan rumah sakit ini masih berpenghuni"
"baik tuan nona tolong tahan"
"baik"
(dokter menyuntikkan obatnya)
"baik dan ini minumlah setelah makan di pagi dan dimalam hari sebelum tidur"
"baik dokter"
"terima kasih dok saya permisi"
"ya tuan"
kami pun kembali kerumah dan dimobil tadi aku sempat menanyakan soal ala yg terjadi padaku kakak hanya bilang
(hhaa.... saat kita sedang berlibur kamu tidak sengaja diculik oleh beberapa bandit)
hanya itu saja mungkin kakakku menyembunyikan sesuatu dariku
(setelah sampai dirumah)
"tuan muda tuan dan nyonya besar sudah sampai"
"apa sudah sampai baiklah pelayan antar nona Clara kekamarnya"
"baik tuan"
kakak meninggalkan ku dan berbicara pada ayah dan ibu"
"nona waktunya sarapan"
"baik"
dan hari ini terjadi seperti biasa kulakukan dan tidur
__ADS_1