
ini adalah hari terakhir aku boleh keluar rumah
"nona tuan memanggil nona"
"baik aku akan kesana"
dan ini adalah hari pertama aku boleh berjalan sendiri
(nona Clara turun kebawah)
"kakak..(kaget melihat ayah dan ibunya) ayah dan juga ini"
"apa hari ini kau sudah mulai baikkan"
"ya.. sudah mulai baikkan kakak"
"baik kalau begitu duduklah"
"baik kak"
"baik aku akan memulainya Clara setelah apa yg terjadi pada mu akhir akhir ini kami sudah memutuskan untuk mengirimu keluar negri dan kuliah disana"kata ayahnya Clara
"....."jeri kakaknya Clara hanya diam
Clara tidak berani membantah dan hanya menuruti perkataan ayahnya
__ADS_1
"kamu akan dikirim seminggu lagi tentu saja akan ad bodyguard yg menjagamu disana"
"dan ingat jangan mempermalukan nama baik keluarga kita"
"baik ayah ibu"aku/Clara tidak bisa berbuat banyak karena sekali salah satu keluarga ad yg berbuat salah akan diperlakukan seperti buronan yg dikejar tanpa ampun
"Clara sudah istirahat lah dulu di kamarmu dan minum obat yg dikasih dokter lalu tidur lah"kata jeri kakaknya Clara
"baik kak aku akan istirahat dikamar ayah ibu permisi" dan aku pergi kekamar ku tidak banyak yg bisa menentang kedua orang tuaku bahkan kakakku yg dulu sangat menolak belakang sekarang dia hanya diam saja waktuku tinggal seminggu lagi aku harus bergegas mencari tau apa yg terjadi padaku
tok tok tok (pelayan datang)
"nona waktunya tidur....(melihat Clara yg sudah tertidur)selamat tidur nona"
pelayan itu pergi meninggalkan kamar Clara dan turun kebawah
"sudah oke baik ayah apa maksudnya ini"kata jeri sambil kesal
"sudahlah biar dia menjalankan hidupnya sendiri jangan memanjakan adikmu itu"kaya sang ayah
"ya dia sudah besar dan tidak butuh bimbingan mu lagi"kata sang ibu
"tapi kenapa harus dikirim keluar negri"jeri masih kesal
"setiap anggota keluarga kita selalu berlajar keluar negri jadi ini seperti adat yg turun menurun"kata sang ayah yg bersikap dingin kembali
__ADS_1
"atau lebih tepatnya ini adalah perjanjian/percobaan yg mana dari keluarga kita yg akan memilih pasangannya sendiri apakah dia layak atau tidak"kata sang ibu yg melanjutkan nya
"maksud ibu ini adalah perjanjian antara Kakek dan nenek dulu"
"ya.. ini adalah cara ampuh untuk tidak berkurang keturunan di keluarga kita ini"
jeri masih kesal apa yg diputuskan oleh kedua orang tuanya
"ehmn..coba lihat dirimu sekarang aku ingat pas kecil kamu sering bilang "'ayah ibu aku ingin mendapatkan pasangan ku sendiri"'sambil membuat wajah yg aneh dan lihat sekarang bahkan aku belum mendapatkan cucu"
"diamlah orang tua itu hanya sifat anak anak jadi jangan diungkit lagi"
"diam lah kalian berdua kita belum selesai jangan mengganti topik"sang ibu yg kesal dan melihat kan wajah yg marah besar
"baik ibu"serentak
"haa... baik mari kita lanjutkan kalau diantara anggota keluarga kita yg tidak mendapatkan jodohnya sampai 4 tahun setelah kelulusan maka anggota keluarga lain yg akan mencarikan nya pasangan dan tidak ad kata menolak itu lah perjanjian yg kelurga kita buat dulu"
"jadi maksudnya?"jeri masih belum paham
"dasar otak dengkul berarti aku akan mendapatkan cucu dan kamu harus menikah dengan seseorang yg dipilih oleh keluarga kita "
"......apa"
"dimaksud ayah mu adalah kami datang bukan cuma menghawatirkan Clara tapi membicarakan tentang perjodohanmu bersiaplah untuk besok kita akan pergi ketempat calon menantu baru keluarga kita"
__ADS_1
"..... ayah"
"nak ayah sudah berusaha keras tapi sepertinya perjanjian kita usai"wajah sang ayah mengatakan (semangat nak ayah sudah tidak sanggup lagi)