
di pagi hari aku dan nona Clara melanjutkan perjalan banyak rintangan yg kami hadapi disini aku mulai berfikir keras untuk menyelamatkan nona clara
"nona kita bakalan pergi gunung itu di sana ad perkemahan sebaik nya kita mengumpulkan banyak kayu dan makanan"
"baik"nona Clara hanya diam karena ia memikirkan penyakit yg diderita kuro
setengah jam kemudian bahan yg diperlukan sudah terkumpul jadi kami berdua memutuskan untuk cepat berangkat dan hari sudah mulai siang hari
"nona bertahan lah sedikit lagi kita akan sampai"kami hanya berjalan mendaki dan sampai akhirnya kami memutuskan untuk berhenti dan beristirahat sejenak
"nona makanlah aku akan memeriksa disekitar sini ap ad bahaya dan nona jangan pergi kemana mana ok"
"baik"
aku pergi meninggalkan nona Clara sendiri
setelah aku merasa sudah aman aku kembali
"nona aku kembali.... nona kamu dimana nona"
aku terkejut dan langsung memeriksa jejak jejak yg ad dan aku mengikuti nya dan aku pun sampai di rumah tua yg dijaga oleh orang bertato atau lebih dikenal bandit gunung disaat itu juga aku memikirkan rencana demi rencana dan melihat keadaan satu persatu penjaga itu masuk dan tinggal dua orang yg manjaga sisi lain rumah itu tanpa pikir panjang aku melumpuhkan satu persatu penjaga itu dan masuk ke dalam melalui jalur atas, didalam aku melihat nona Clara di kurung dan diikat di kursi dan dijaga satu Bandi di luar ruangan aku melihat 4 bandit jadi aku harus melumpuhkan kan 5 bandit dan aku tidak tau apakah ad bandit lagi,aku pun masuk keruangan yg dimana nona Clara di sekap dengan mengendap ngendap yg aku perlahan di militer
__ADS_1
aku melihat mata nona Clara tertutup dan aku menghajar pria itu dan menyembunyikan nya
"nona... nona bangun waktunya pulang"
"kuro ini dimana dan para bandit itu"
sekarang sudah aman nona"
tapi itu diluar prediksi ad seseorang yg datang
"nona keluarlah dari sini dari jalur atas aku akan mengamankan yg ini dulu"
"haa.....(hembusan nafas)mari kita selesaikan ini pria brengsek"
nona Clara yg berhasil keluar segera mungkin menjauh dari rumah itu namun akibat efek obat bius nona Clara tidak ad tenaga untuk berlari dan pada akhirnya terjatuh penglihatan yg memburam seakan akan pingsan lagi
"aku..harus..mencari bantuan...secepat...mung.."disitu nona Clara tidak sadarkan diri
"heee kau cukup hebat juga sialan"bandit
"kamu pikir aku tidak pandai bertarung mari kita cepat selesai kan ini"
__ADS_1
terjadi pertarungan hebat antara aku dan boss bandit itu dalam tarung jarak dekat ini aku unggul dengan memukulnya tanpa ampun
"sekarang kamu tau siapa yg kuat.bos bandit"
"sialan kau pikir kau akan menang"
bos bandit itu mengeluarkan pistol dari baju nya dan aku tidak sempat menghindar tanpa pikir panjang aku merebut pistol itu dan menembaknya
"ukh..aku harus keluar cepat"
saat di luar aku melihat nona Clara yg terbaring di tanah dan aku menggendong nya
setengah perjalanan luka ku terbuka lagi aku tidak tau mau mati dan meninggalkan nona ini sendirian aku pun terus berjalan dan terus berjalan dan sampai malam pun tiba aku tidak melihat ad cahaya sedikitpun dan tubuh nona Clara yg panas aku hanya bisa terus berjalan pada akhirnya aku melihat ad cahaya yg amat terang aku ingin teriak tapi aku tidak bisa
"hoiiii dia disana"pria umyg ad di atas kami memanggil kami itu seperti mimpi dan aku kehabisan tenaga dan terjatuh
"cepat panggil medic"
"tuan ad Sekarang aman"
aku hanya tersenyum dan melihat nona Clara yg masih baik baik saja
__ADS_1