Single Mother

Single Mother
"Suami Satu Malam" Promosi Novel Baru


__ADS_3

Hai semuanya ...


Seperti biasa, kalau novelnya mau tamat, Sept pasti promo novel selanjutnya, sebagai ganti teman halu. Jangan bosen-bosen ya ... Heheheh ..


Follow juga IG sept ya : Sept_September2020


Fb : Sept September


Makasih terlopeeee ....


Judul : Suami Satu Malam


Oleh Sept


Rate 18 +


[Malam Pertama]


"Jangan mengharap lebih dari pernikahan ini! Aku sama sekali tidak pernah menyukaimu," ucap Rayyan di malam pertama mereka. Baru tadi siang ia mengucap janji di depan penghulu dan para saksi. Dan sekarang, ia kembali menyakiti hati wanita yang baru ia nikahi beberapa jam lalu.


Rayyan Dirgantara, pria berusia 35 tahun itu memang sangat benci pada istri barunya tersebut. Sebuah perjodohan dari orang tuanya, membuat ia sangat marah. Itu semua karena ia sudah menambatkan hati pada seorang gadis. Tapi sayang, orang tuanya malah memilih Elvira, si perawan tua itu.


Elvira Sahira, wanita berusia 30 tahun tersebut, meremas gaun pengantin yang masih belum ia lepas. Ya, bahkan baru beberapa saat lalu ia mengumbar senyum di malam resepsi pernikahan mereka. Menampakan wajah bahagia, tapi lucu. Kadang apa yang terlihat tidak seperti kelihatannya.


"Tidak usah khawatir, saya tahu posisi saya!" suara Elvira tegas dan penuh nada dendam serta amarah. Akan tetapi, ia tetap mencoba untuk bertahan. Seolah ia kuat menghadapi cemooh dari Rayyan selanjutnya.


Suasana kamar pengantin itu pun menjadi terasa dingin untuk sesaat.


"Bagus! Bagus bila kamu tahu tempatmu!" cetus Rayyan dengan ketus. Wajahnya sama sekali tidak bersahabat, ia seolah-olah ingin pergi dari kamar hotel presidential suite tersebut. Rasanya muak, satu atmosphere dengan Elvira.


Rayyan terpaksa menikahi Elvira karena permintaan sang mama. Ini semua demi Radika, Radika Dirgantara 37 tahun. Pria dewasa yang bersikap seperti bocah itu adalah kakak Rayyan. Karena Radika, Rayyan harus mengubur impiannya menikahi kekasih hatinya.


Tanpa pamit atau bicara, Rayyan menyambar kunci mobil yang ada di atas nakas. Dari pada menghabiskan malam pertama, Rayyan memilih melepaskan stres di luar sana.

__ADS_1


KLEK


Bruakkk


Elvira tersentak, ia kaget karena Rayyan menghempaskan pintu kamar begitu kencang. Membuat Elvira harus mngelus dadda dan menggeleng pelan. Setelah kepergian pria itu, Elvira pun melepaskan semua pritilan apa saja yang melekat pada tubuhnya.


Ia kemudian memilih berendam di dalam bathtub yang penuh dengan kelopak mawar, ia juga sempat menengelamkan diri untuk sesaat. Kemudian muncul dengan terbatuk-batuk karena hampir tengelam. Elvira tersenyum getir, meratapi malam pertamanya yang harus ditinggal pergi oleh sang suami.


***


Red Box Hause


Di sebuah klab malam di tengah kota, hingar bingar kehidupan malam mulai terasa. Rayyan duduk tepat di depan gadis bartender. Ia sudah meminum banyak, dia yang menikah dia pula yang terlihat sangat patah hati.


Ini semua karena seorang wanita. Eriska Kazoe 28 tahun (Perfectionist) pemilik Brand E n K jewelry. Desainer perhiasan yang terkenal. Cantik, cerdas, kekasih rahasia rayyan selama ini. Mereka kencan diam-diam dari public. Karena Eriska tidak mau bisnisnya disambung-sambungkan dengan Dirgantara Group Perusahaan di bidang otomotif. Memiliki cabang di beberapa negara di Asia.


Bagi Eriska, mendompleng nama besar kekasihnya, itu bukan gayanya. Ia ingin membuktikan pada dunia, bahwa ia bisa berdiri di atas kakinya sendiri. Namun, ketika melihat beberapa media memberitakan pernikahan CEO Dirgantara group tersebut, saat itu juga Eriska memutuskan hubungan mereka. Tidak mau mendengar penjelasan apapun, Eriska merasa sudah ditusuuk dari belakang.


***


"Astaga!"


Krisna berkacak pinggang, pria 35 tahun itu menatap sinis pada bosnya yang sudah pingsan karena mabuk. Perasaan baru tadi ia mengantar Rayyan dan Elvira ke hotel. Mengapa sekarang Rayyan malah terkapar di klab malam?


Kesal, akhirnya Kris pun membawa Rayyan kembali ke hotel. Lagian sangat bahaya, kalau ada media yang menyadari hal ini, bisa-bisa besok ada berita hangat dari pewaris Dirgantara yang dipuja-puja ini.


***


Hotel Rich Emerald


Tok tok tok


Sambil memapah Rayyan, Kris terus mengetuk pintu.

__ADS_1


"Sebentar!" seru Elvira sambil membetulkan handuknya. Ya, ia baru saja selesai berendam. Entah sudah berapa lama ia menghibur diri berendam dalam bathtub.


KLEK


Elvira terkejut, Kris langsung masuk dan melempar kasar tubuh atasannya itu di atas ranjang yang penuh dengan kelopak bunga yang masih segar.


"Jangan biarkan Tuan Rayyan keluar malam ini, di luar sana masih banyak media yang mencari cela. Tolong kunci kamarnya!"


Elvira mengangguk pelan, ia tidak berani menatap mata pria yang sedang bicara padanya itu. Elvira juga bahkan tidak mengantar kepergian Krisna. Ia menghampiri pintu dan menguncinya setelah Kris sudah jauh.


Ceklek


"Aku bisa jelaskan semuanya ... Aku tidak pernah menyukai perawan tua itu ... Aku tidak pernah menyukainya. Aku tidak pernah mendua .. tidak."


Elvira melirik suaminya yang merancau tidak karuan. Dan ia paham betul, apa yang dikatakan suaminya itu. Pasti tentang Eriska Kozoe. Rayyan dan Eriska, bagi Elvira adalah pasangan ideal. Sama-sama memiliki keunggulan. Bagi Elvira, dirinya dan Eriska bagaikan bumi dan langit.


"Jangan tinggalkan aku!" ucap Rayyan dengan mata terpejam.


Mendengar itu, wajah Elvira langsung hampa. Sepertinya, ia sama saja seperti pungguk yang merindukan bulan. Tidak mau larut dalam nasib yang menjebaknya dalam perjodohan ini, Elvira memutuskan tidur. Karena ranjang begitu luas, ia pun tidur di sisi tepi yang pinggir sendiri.


Beberapa saat kemudian


Elvira sudah terlelap, mungkin karena sangat lelah, banyak serangkaian acara sejak pagi hingga malam. Namun, tidurnya mulai terusik saat merasakan kehangatan di balik tubuhnya.


Apalagi lengan Rayyan sudah berada di atas perutnya. Menyadari hal itu, Elvira langsung beranjak. Akan terapi, Rayyan tidak mengijinkan wanita itu lepas sama sekali.


"Sudah ku bilang, aku tidak mencintai perawan tua itu ... apa harus aku buktikan padamu, Ris?" ucap Rayyan lirih.


Rupanya pria itu masih mabuk, karena ia pikir sekarang yang dipeluk adalah Rriska Kozoe, bukan Elvira Sahira si perawan tua. Dengan pandangan mata yang buram, kepala yang masih pusing, ia membelai pipi Eriska, kemudian ...


CUP


__ADS_1


__ADS_2