
Sudah sebulan kuranglah kami menjalani libur disemester awal tahun ini,
Kamipun kembali belajar seperti biasanya, aku senang ketika melihat teman-temanku,
Semua saling melepas rindu,
saling menanyakan agenda masing-masing . kami berbincang cukup lama sampai akhirnya jam pelajaran dimulai.
Aku yang asik dengn coretan asal-asal yang kutulis dibuku pelajaranku membuat lamira teman sebangku ku menutup buku yang ada didepanku,
akupun tersentak lalu aku melihat lamira sambil senyum sendiri.
Kamu sudah gila ya bisik lamira ditelingaku.
Mungkin aku memang sudah gila bisikku balik.
Lamira mengabaikkan ku dan lebih fokus mengikuti pelajaran yang guru berikan,
Aku yang sedari tadi hanya fokus dengan fikiranku saja bayangkan saja sudah empat mata pelajaran berlangsung satupun ngak ada yang nyangkut diotakku ini,
bel panjangpun berbunyi menandakan waktunya pulang ,aku melihat teman-teman bersorak gembira.
Hampir seperti itu aku menghabiskan masa-masa sekokahku.
Tak terasa waktu ulangan semester akhir tiba, aku yang tiga bulan terakhir lebih memfokuskan belajar ketimbang pacaran, ya aku seperti orang normal lainnya pacaran hari minggu doang, palingan makan,jalan,dan lainnyalah
Aku sempat bilang kevio kalo emang serius kita selesaikan masa-masa sekolah kita dulu viopun mengetujuinya,
ulanganpun berlangsung selama seminggu full, rasanya otakku mau pecah, kelas meetingpun berlangung satu minggu yang diisi dengan kajian² tentang agama dn olahraga. Selesai kelas meeting hari pembahagian raport pun tiba ,
Hari ini sekolah mendadak ramai karena orang tua siswa/siswi menjadi wali untuk menggambil raport, orang tuaku tidak bisa hadir karena mereka jauh diluar kota, sedangkan aku hanya mengandalkan mbak yani, semua orang tua murit telah tiba aku melihat sekeliling aku lega ternyata mbak yani datang.
__ADS_1
Nilai rapotku ngak jelek kok hampir disetiap mata pelajaran mendapatkan 7,5 ,ada yang 8 juga, aku merasa cukup puas, akhirnya naik kekelas dua juga,lalu aku dan mbak yani pulang karena mbak yani masih ada urusn dikantornya.
aku mengsms vio
"Gimana yank" [pesanku]
"Apanya yang gimana" [pesan vio]
"Naik gak kamu, kalo aku naik" [pesanku]
"Iya selamat ya, aku juga naik kelas kok"[pesan vio]
" malem nanti aku main kerumahmu ya"[pesan vio]
"Oke" [pesanku]
Aku yang capek sepulang sekolah setelah berganti pakaianpun tertidur,sewaktu bangun aku melihat sudah jam 18.00 wib aku terkejut karena lama sekali aku tertidur makanpun belum,
aku yang bangun dan langsung mandi Lalu duduk didepan kaca sambil mengeringkan rambutku dengan handuk, aku memilih baju hitam dengan rok pendek putih dengan tet hitam lalu menggunakan kalung yang diberikan vio kepadaku.
Hpku berbunyi ternyata sms dari mbak yani yang bilang kalo dia ada liputan disurabaya dan harus berangkat malam ini langsung dari kantor,Aku menjawab iya.
Setelah selesai aku mengganjal perutku dengan makan mie instan, sekitar jam 20.00 wib vio datang sambil membawa kantong plastik yang isinya martabak manis,
sini vio masuk ucapku viopun masuk dan menanyakan mbak yani, aku bilang tadi dia sms kalo dia kesurabaya malam ini, aku menyugukan martabak yang dia bawa dan segelas teh hangat,
Aku rindu, vio memeluk dan mencium pipiku.
Akupun rindu kamu vio,
Kami saling bercerita dan aku bilang liburan kali ini agak lama ya mungin aku akan pulang kelampung satu dua mingguan vio,
__ADS_1
Vio yang seakan gak rela aku pergipun hany diam, entah kenpa malam itu terasa sangat dingin vio memelukku dengan erat tanpa protes atau melawan aku pasrah saat vio mencium bibirku,
aku membalas ciuman vio lalu vio menurunkan ciumannya keleher aku yang mendesah karena meras geli,
vio meremas payudaraku yang masih kencang dan ranum,dia dengan cepat membuka baju kaos yang aku gunakan lalu mencium tubuhku dengan lembut,
aku yang msih mendesahpun entah aku geli atau aku sudah mulai terangsang tidak memikirkan apapun lalu vio membuk kancing bh yang aku gunkan dia terus mencium lembut dibagian payudaraku,
sekitar satu jam lebih kami berciuman tangan vio memegang lembut paha putih dn mulus milikku , aku terkejut dan tersentak.
Stop vio jangan ucapku
Maaf sipa, ujar vio yang sedang terbwa nafsu bejatnya.
Aku berlari sambil membawa baju dan bh milikku kekamar mandi. Aku membersihkan diri lalu keluar,
aku melihat vio yang duduk sambil menunduk, kenapa vio tanyaku
Maafkan aku sipa ucapnya
Aku ngantuk vio biskah kamu pulang hari sudah larut malam,
Vio mengangguk dan berdiri lalu menghampiriku lalu mencium keningku lalu bilang maaf lagi.
Aku menunduk dan menggantar vio menuju motornya.
Aku masuk dan merapikan teh dan martabak yang dia berikan.
Aku masuk kamar fikiranku pecah kemana-mana jika aku berbuat yang tidak senonoh tadi bagaimana,aku duduk dipinggir ranjang sambil terus melamun,
ternyata sudah tiga jam aku melamun ini sudab jam 00.05 aku belum juga bisa tidur. Aku berjalan kedapur lalu membuat segelas susu hangat dan duduk dimeja makan yang berada diruang dapur,
__ADS_1
aku meminum susu itu dan kembli kekamar, sambil merebakan badanku diatas ranjang, hampir enam kali aku berganti posisi tidur tapi aku tak juga bisa tidur.
Lalu kuputuskan untuk memejamkan mataku mau atau tidak aku harus tidur. Tak lama mungkin jam 01.30 wib aku tertidur pulas.