
Suasana pagi yang indah, aku yang baru bangun menyibak hordeng dikamar yang kami tempati,
begitu indah terpapar luas pantai yang biru dan pasir putih degan sentuhan ombak yang perlahan menerjang pasir dan bebatuan,
aku duduk dikursi yang ada di beranda kamar itu, aku duduk sambil memfhoto indahnya suasana pagi dengan kamera yang kubawa,
Hei.. Sipa bangun kok diem aja, kata rita
Bangunin dong kami kan mau juga liat suasana pagi disini.
Iya..iya maaf lagian kalian enak banget sih tidurnya pules banget ngak tegalah aku bangunin sambil tersenyum.
Iya..iya.. Dih mandi napa sana,
Abis itu kita jalan kepantai,
Aku yang berjalan menuju kamar mandi dan mandi duluan setelah mandi aku melihat rita membangunkan kiara sambil menarik-narik selimut kiara,
mereka berdua berjalan keluar kamar, sebelum aku mengunakan pakaian aku merapikan selimut dan sprai yang kami gunakan,
lalu aku membuka koper yang aku bawa, aku memakai celana pendek lepis dengan atasan kaos longgar lengan pendek berwarna putih tak lupa aku menggunakan bandana berwarna putih dengan corak abu-abu,
cincin yang vio berikanpun aku pakai,
lalu aku bercermin sambil berdandan sedikit aku hanya menggunakan sunblok dengan sentuhan lipstik berwarna pink natural.
Aku mengambil sendal sepatu dan tas gendongku karena aku membawa kamera untuk kami berfhoto nanti.
Aku turun kulihat masih kosong belum pada bangun gumamku, aku melihat jam yang ada didinding menunjukkan pukul delapan,
kemudian aku berjalan kearah jendela depan kusibak tabir yang menutupi sinar matahari yang mulai menggahat,
lalu aku keluar sendiri tanpa mengajak yang lain, aku memfhoto suasana disekitar vila lalu berjalan menuju pantai,
kurentangkan tanganku sambil menghirup udara pantai yang menyegarkan, aku memfhoto banyak sekali hingga ada seorang laki-laki seumuran vio menyapa ku,
Haii ujarnya aku tertegun lalu menjawab hai juga, namaku nando aku asli orang sini, aku tersenyum namaku sipa aku sedang liburan saja disini,
__ADS_1
~nando~
Mana teman-temanmu sipa, kemarin sore aku melihat kalian baru sampai di vila keluargaku,
Oh.. Itu vila milik orang tuamu, masih tidur ngak tau tuh kapan bangun,
Mau aku fhotokan ngak,
Sayangkan cuma fhotoin alamnya aja yang indah tu bukan cuma alamnya, kamu juga indah kok.
Sipa tersenyum sambil mengangguk setelah mengambil beberapa pose, nando mengajakku kesebuah batu besar dan kami mendudukinya,
kakiku bisa menggapai air pantai walaupun airnya dingin tapi sinar mataharinya mulai terik.
Kami ngobrol cukup lama hingga ada yang menepuk pundakku dan itu vio matanya tertuju pada nando seakan dia cemburu.
Hai sayang ucapku, nando berdiri dan memperkenalkan diri dengan santai,
lalu dia menawarkan kami untuk mencari sarapan pagi dia tau tempat makan yang enak sewaktu pagi,
Tak kuhiraukan vio yang sedari tadi menatap marah terhadapku,setelah memanggil yang lain aku mengenalkan nando lalu kami pergi sarapan diluar bersama,
aku yang nempel terus dengan vio seperti anak kecil yang ingin dimanja membuat vio lupa akan rasa kesalnya,
Hari ini kita mau ngapain ucap yiya
Yang jelas kita akan senang-senang ucap nana, kami makan sambil bersanda gurau,
Oh ya nando disini pantai mana yang aman untuk mandi, kata yiya
Sebelah utara situ, tempatnya jernih dan kita bisa nyelam ada penyewaan alatnya kok, karena airnya jernih kita bisa liat tumbuhan dan binatang laut sahut nando,
Kamu ikut kita aj nando, kan seru kalo rame, lagian hari libur gini kalo mau tapi.
Boleh lah, lagian aku bt dirumah aja nih..
Setelah kami selesai makan kami pergi kepantai, dan benar sekali pantainya indah banget, banyak kerang yang indah dengan berbagai warna dan ukuran,
__ADS_1
aku mengumpulkan berbagai bentuk untuk disimpan, vio membantuku lalu dia yang melihat Ku serius mengumpulkan kerang dengan cepat menggendongku dan dilemparnya aku ke pantai aku teriak sambil tersenyum vio ikut menjeburkan dirinya di air asin itu,
kami bermain air dengan senangnya, nando dan yiya dan yang lain sedang menyewa alat selam,
Aku takut menyelam dan akhirnya tidak ikut malah bermain dengan vio, aku merasa dingin,
Hei kalian masih mau menyelam,
Aku kevila duluan ya dingin nih, oia aku mau kesuper market ada yang mau nitip ngak, ucapku
Beliin aja bahan untuk dipanggang nanti malam sipa,sama titip vio ya sambil tertawa.
sahut yiya,
Ok, sambil tertawa.
Aku berjalan menuju vila vio mengikuti, aku mandi dulu ya vio,
Vio terus mengikutiku,
hei vio nanti ada yang liat loh, vio tersenyum ngak mungkin mereka baru akan menyelam mungkin butuh dua sampai tiga jam baru pulang.
Kami mandi berdua, vio mencium bibir lembutku kami yang seakan mengganggap dunia ini milik kami berdua akhirnya kelepasan suara air yang keluar dari sower menyamarkan suara desahan yang keluar dari mulutku,
vio menciumi seluruh bagian tubuhku sambil dia sabuni aku akupun yang terangsang semakin tak terkendali, aku pun ikut menikmati ciuman dari vio ,aku mendesah seakan suka dengan apa yang vio lakuakan,
aku mengambil handuk dan memakai lalu menarik vio turun kekamar yang tidak dipakai kami memuaskan nafsu masing-masing hingga satu jam,
Sipa jangan kenalan dengan lelaki manapun lagi ya, kamu hanya milikku,
Ayolah sayang masa gitu aja cemburu, lagian aku kan cuma maunya sama kamu,sambil tersenyum
Vio mencium keningku sambil tersenyum, aku yang takut akan ada yang melihat kami akhirnya aku berlari naik tangga dan mandi lagi kemudian kami pergi kesuper market, aku belilah sosis,ayam, daging sapi, jagug,tomat,sous,kentang dll..
Aku yang capek karena perbuatan vio tadi begitu pulang langsung berbaring di depan tv lalu tertidur.
Aku tak sadar lagi ketika bangun semua orang sudah pulang dan hari sudah gelap, mereka menyiapkan alat untuk membakar ayam dan lainnya..
__ADS_1