
Yang aku dengar Orang-orang bilang masa yang paling indah itu sewaktu sma, tapi bagiku masa-masa indah dan paling bahagia itu sewaktu aku berada di universitas,
Aku yang baru bangun jam 7.30 wib karena kelas pagiku baru dimulai pukul 09.00 wib,
menatap kaca rias yang ada dikamar kecil berukuran 3x4 kaca yang dipenuhi alat makeupku, aku menyisir rambut lalu pergi kekamar mandi untuk mencuci muka,
dikosanku kamar mandi berada dikamar masing-masing jadi tidak saling mengganggu, karena kamarku berada dilantai dua,
aku duduk depan jendela memandang sibuknya orang-orang berlalu lalang sambil menggambil roti yang sudahku beli dari sore memang ku siapkan untuk sarapan.
Setelah itu aku mandi dan siap-siap untuk pergi kekampus, vio menelvon mengatakan bahwa dia sudah berada didepan, aku keluar sambil tersenyum kepada teman-teman kosanku,
sambil aku menyapa dan berpamitan, ayo vio ajakku emang kamu ngak ada kelas apa ucapku
Udah tadi jam 6.30 wib sampek jam 8 nih, makanya bisa jemput ucap vio
Kami jalan menyusuri jalan raya jalan utama dikotaku ini, kampus ku tidak begitu jauh jika naik motor hanya membutuhkan 20 menit perjalanan,
Vio mengajakku sarapan karena dia tidak sempat sarapan pagi tadi, aku yang hanya memakan roti kecil saja akhirnya mengiyakan ajakannya,
setelah sampai kami memparkirkan motor lalu berjalan menuju kantin, kami mengobrol sepanjang jalan ,
"Sipa" dari kejauhan ada yang memanggil namaku, aku melihat sekeliling namun tidak melihat siapapun yang kukenal, "sipa" panggilnya lagi ternyata yiya yang memanggilku dari belakang.
Mau kemana nih, pacaran jawab vio
Aku tersenyum ngapa mau ganggu jawabku kalau boleh aku ganggu belum sarapan nih,
boleh asal mau jadi obat nyamuk saja jawab vio sambil tertawa kecil ,yiya tersenyum dan menggandeng tanganku sambil bilang pinjem ya jadi kamu yang jadi obat nyamuknya lalu kami tertawa.
Oia sipa besok bagian kelompokmu kan presentasi,ucap yiya
Iya, tapi kami telah membuat laporan dan menghapalkan persentasi kami kok.
Emp ku sangka kamu hanya mikirin viomu saja selama semester satu ini aku lihat kalian lengket sekali,bikin sakit mata para jomblo tau.
Makanya jatuh dari mata dong, kata vio
Sambil tertawa
Kok mata ,bukanya cinta
Cinta kan dari mata jatuhnya kehati.
Sipa dan aku tertawa sambil bilang bodoh.
Kami memesan nasi goreng dengan es teh lalu makan dengan santai karena masih ada 30 menit lagi sebelum aku dan yiya ada kelas.
Setelah sarapan aku beranjak kekelas vio mengatakan kalau nanti pulang telvon aja dia mau ajak main kerumahnya, aku mengangguk.
__ADS_1
✴✴✴
Hari ini hanya ada dua kelas saja pagi dan siang , sewaktu kelas berakhir aku menelvon vio,
Kami bertemu diparkiran lalu pergi kerumah vio, kenapa kamu ajak aku kerumahmu tumben kataku ngapa ngak mau ikut ya jawab vio,
mau lah Aku mau melihat rena bukankah dia sudah tambah besar kini ucapku.
Vio tersenyum, aku naik motor sambil bilang ayo mang jalan vio terseyum aku kangen melewati jalan-jalan rumahmu vio makanya sering-sering lah kerumahku ucap vio,tak lupa kami membeli oleh-oleh kali ini aku membeli kue bronis.
Kami sampai dirumah vio
Asalamualaikum
Ibu..
Ada yang mau aku kenalin ulang nih.
Sini sipa masuk.
Iya,ucapku pelan
Aku masuk dan disambut hangat oleh ibu vio kami sedikit berbincang lalu aku memberi kue bronisku aku melihat ibu vio menggunakan stelan rapi,
ibu vio menggunakan sar'i indah berwara merah maron dengan jilbab senada sangat cocok dengan kulit putih ibu vio, renapu sudah rapi dengan warna baju senada.
Dari belakang ada seorang yang berjalan ibu vio tersenyum sambil bilang kenalin dulu lah calon mantumu yah,
aku menengok dan melihat laki-laki yang berumur 50 tahun lebih tapi masih memiliki postur tubuh yang gagah,
Salam kenal om nama saya sipa ucapku ayah vio tersenyum sambil bilang panggil ayah aja,vio ngak pernah loh kenalin wanita ke ayah.
Ayah berbicara keibu
Ayo bu, kita udah ditungguin loh sama mas angga katanya, iya jawab ibu.
maaf ya kami mau pergi kekepahiang soalnya ada acara mungkin pulangnya tengah malam, itu sebelum mbok dar pulang tadi udah masak kok, ajak sipa makan dirumah aja ya ucap ibu kevio.
Maaf ya kami buru-buru lain kali ibu akan temani kamu. Ucap ibu ke aku lalu aku mengganguk sambil menggantar mereka menaiki mobil.
Mandi yuk kata vio
"Viooo" teriakku
Maksudnya kamu mandi sendiri aku juga mandi sendiri, lepas mandi kita makan.
Mandi dikosan ajalah.
Terserah deh.
__ADS_1
Vio mandi sambil mandi aku duduk nonton tv diruang tengah.
Halaman rumah vio cukup luas dan didepan ada pagar besi tinggi, jadi suasana dirumah vio cukup hening,
hp vio terus berdering aku melihat kak vika call tulis dilayar hp vio, aku panggil vio yang sedang mandi dan hanya menggunakan handuk saja,
vio pakai bajumu ucapku, iya aku angkat dulu mana tau penting ternyata kakak vika mengabarkan kalo dia dan suami tidak jadi datang hari ini karena suami kak vika masih ada kerjaan,
lalu kak vika mematikan telvon, vio menatapku yang serius nonton oia sipa kalo mau baca novel banyak loh dikamarku, aku mengangguk vio melanjudkan mandi karena masih belum selesai, aku masuk kamar vio kamar yang rapi dengan banyak rak buku,
kamar yang berwarna biru muda dengan barang-barang yang terbuat dari kayu jati. Aku duduk ditepi tempat tidur sambil membuka salah satu novel romantis,
aku tertawa sambil bilang masa vio membaca ini, aku yang asik membaca tak memperhatikan jika vio masuk, vio yang menggunakan boxser hitam pendek duduk disebelahku,
dia memelukku sambil bilang kenapa senyum-seyum sayang.
Aku menjawab kok kamu baca ginian, sambil nyengir..
Kamu ngak suka, aku diam
Vio mendorongku sampai aku tertidur diatas kasurnya,
vio kenapa aku takut vio ucapku vio mencium lembut mulutku sampai aku merasakan rasa nyaman, lalu vio mencium leherku yang putih mulus sambil membuka kancing baju yang aku gunakan lalu membukanya hanya bh berwarna biru saja yang terlihat lalu vio mencium tiap sudut bagian tubuhku tak ada satupun yang terlewat ,
aku yang terangsangpun tak meronta sama sekali malah menikmati dan mendesah nakal padahal ini yang pertama mulut vio turun mencium perutku dan membuka celana dasar yang aku gunakan nampaklah celana dalam biru milikku, aku tersentak kaget vio masih menciumiku dan menarik celanaku hingga terlepas ,
Vio aku takut menyesal ucapku
Vio berkata aku akan bertanggung jawab sipa aku mencintaimu ujar vio lembut ditelingaku
Mataku panas entah apa yang aku fikirkan akupun pasrah dengan apa yang akan vio lakukan,
vio membuka bh dan celana dalam milikku kini aku tak menggunkan sehelai benangpun vio melihat setiap inci tubuh indah nan mulusku ini dia mencium bagian kewanitaanku hingga basah sampai aku terangsang lalu dia pindah menciumi paha putih dan mulus ku,
aku mengeliat seakan merasa sangat kegelian namun nikmat, vio membuka celana boxsernya aku kaget melihat "xxxxxx" miliknya telah bangun dengan perlahan dia memasukkan miliknya ke daerah kewanitaanku cukup lama prosesnya hingga aku menjerit karena merasa sakit, setelah itu terdapat bercak darah disprai milik vio,
setelah itu vio seperti orang kesetanan dengan kasar terus menggenjotkan miliknya aku yang merasa sakit sesekali merasa nikmat, vio sudah ucapku sakit vio seakan tidak perduli vio terus dengan cepat melakukanya hingga dia bilang bentar lagi sayang.
ini sudah hampir dua jam vio ucapku aku meneteskan air mata vio melihat iba lalu dia sampai dipuncaknya dan dia lepaskan miliknya dan mengeluakan diatas perutku.
Aku duduk dn menangis entah karena rasa sakit atau menyesal, vio aku ingin mandi aku berjalan kearah kamar mandi dan vio mngikuti sambil membawa handuk vio mencium pipiku sambil bilang tenang saja sipa setelah kita wisuda dan aku bekerja aku akan menikahimu,
aku mengganguk dan memeluknya sower dihidupkan vio sambil membasuh badanku dia memandikanku dengan sangat bersih lalu aku keluar dan berpakaian vio menggambil pengering rambut dan mengeringkan rambutku yang basah aku yang merasa sakit di bagian milikku dan merasa lemas akhirnya tertidur disofa sambil vio mengeringkan rambutku, sipa ayo bangun makan dulu ucap vio aku mengangguk,
kami makan setelah itu aku ingin pulang aku berdiri namun serasa tidak kuat karena lemas, vio menangkapku mau tidur disini aku menggeleng ayo pulang vio ucapku.
Vio menghidupkan motor dan dia mengantarku pulang selama perjalanan aku diam vio mengenggam erat tanganku diatas motor, tak lama kemudin kami sampai dikosanku,
aku masuk dulu ya ucapku iya sayang istirahat ya ucapnya lalu vio pergi meninggalkan kosanku, aku masuk dan berganti palaian lalu tertidur.
__ADS_1