Sistem: Level Terkuat

Sistem: Level Terkuat
Prolog - Kematian


__ADS_3

Maaf kalo prolognya kecepetan, mungkin saran kalian bisa buat author membetulinya... Thx_TG


Siang hari di jam istirahat sekolah SMA, terlihat seorang murid yang sedang tidur santai di atas rerumputan hijau sambil memandangi beberapa murid perempuan yang sedang berlatih voli di lapangan.


Dia bernama Hansaka kenzhi, seorang murid SMA yang selalu menikmati jam istirahat nya dengan bersantai di taman sekolah sembari memandangi aktivitas murid lainnya.


Namun di balik ke santuy-an 'nya itu sebenarnya Ken sedang menyamar dari pembunuh yang bisa saja mengambil nyawanya sewaktu waktu.


Ken adalah salah satu anggota tak sah dari serikat pembunuh bayaran di kotanya dan dia sangat berhati hati agar identitas nya tidak diketahui oleh orang lain, bahkan dalam melakukan aksinya Kenzhi selalu memakai topeng dan menamai dirinya sebagai 'AS'.


Sudah 3 tahun sejak lulus SMP Kenzhi mencari uang dengan cara seperti itu karena imbas dari masa lalunya yang kelam. Orang tuanya dibunuh secara sadis dihadapan nya, hidupnya penuh dengan trauma dan kesendirian.


Pamannya lah yang membuat sifat Ken berubah karena dia adalah anggota dari serikat pembunuh bayaran maka agar Kenzhi bisa terus menjalani hidup, pamannya mengajarkan semua hal tentang menjadi pembunuh dan melatihnya setiap hari.

__ADS_1


Berkat hal itu kini Kenzhi tak perlu khawatir dengan kondisi keuangannya dan ditambah lagi dengan jamannya korupsi seperti ini banyak orang dari dalam maupun luar kota yang memberi job kepada para pembunuh bayaran.


Menjadi pembunuh bayaran sekaligus anak SMA yang biasa-biasa saja merupakan hal sulit karena Ken harus membagi waktunya. Tapi itu semua adalah cara paling ampuh agar identitas nya tidak diketahui.


Namun sebagus apapun penyamaran pasti akan terungkap di kemudian hari, ini terbukti dengan beberapa hari belakangan Kenzhi merasa ada yang terus mengawasi nya dari kejauhan.


Karena tak ingin mencari tahu siapa pelakunya dan malah hal itu bisa saja membuat masalah yang lebih rumit, Kenzhi melakukan aktivitas nya seperti biasa dan tidak menghiraukan orang yang mengawasinya.


"Hei mas yang disana! Bisa tolong lemparkan bola itu tidak.."


Salah satu murid berteriak dan karena tidak ada siapapun selain Ken di sana, Kenzhi kemudian melakukan apa yang murid itu minta.


Bola itu sudah ditangannya dan Kenzhi hanya tinggal melemparkannya saja, namun entah apa yang terjadi tubuh Ken tiba-tiba membeku dan merasakan nyeri yang sangat hebat di dada kirinya.

__ADS_1


"Ahkk..."


Kenzhi langsung jatuh terlentang di tanah setelah memuntahkan sedikit darah. Matanya melihat seseorang yang menghilang di atas sebuah gedung, dan bisa disimpulkan bahwa orang itulah yang selama ini mengawasi Kenzhi.


"S-sial.. ternyata penyamaranku sudah diketahui..." Ucap Ken di saat-saat terakhirnya menjelang ajal.


Beberapa murid yang melihatnya langsung mendekat dan mencoba untuk meminta bantuan, tapi sayang sudah tidak ada harapan lagi untuk Kenzhi.


Bersambung...


Sekilas info : AS yang dimaksud adalah as yang ada di kartu remi dan Kenzhi acap kali memasukan kartu as ke saku si korban biar orang orang tau kalo dia yang ngelakuin.


Jan lupa untuk dukung dan berikan kritik serta saran.

__ADS_1


__ADS_2