
Setelah berjalan jalan sesaat, Jack Xu akhirnya kembali lagi ke tempat Yun Yin. Saat melihat Jack Xu yang kembali tanpa membawa apa apa Yun Yin hanya tersenyum.
“Sepertinya barang barang hebat di sini memang tak membuatmu tertarik ya muridku.”
“Maaf guru, bukannya tak membuatku tertarik, tapi saat ini aku mau fokus meningkakan ranahku saja.”
“Begitu ya, kalau begitu aku ada artefak pribadi yang cocok untukmu.”
Dengan cepat Yun Yin mengeluarkan sebuah kalung berwarna perak dengan permata putih sebagai intinya. Saat melihat itu Jack Xu langsung tau kehebatan kalung yang saat ini ada di tangan gurunya.
“Ini adalah Kalung Jiwa Berseri, kekuatan dari kalung ini adalah seperti yang kau inginkan yaitu dapat mempercepat seseorang dalam meningkatkan ranahnya dan yang terpenting kalung ini juga akan meningkatkan kekuatan jiwa milikmu.”
“Kekuatan jiwa?”
“Ya...aku tau kau ingin cepat cepat bertambah kuat dan meningkatkan tingkat kultivasi milikmu, tapi di dunia ini tak ada yang lebih penting dari kekuatan jiwa seseorang, suatu saat nanti kau akan tau ketika mencapai tingkat Maharaja dan akan menaikin tingkat Kaisar.”
“Terimalah ini.”
“Terimakasih, guru sampai sampai memberikanku artefak pribadi milik guru.”
“Santai saja, sekarang karna sudah mau gelap lebih baik kita kembali dan nanti akan ku kirim orang untuk memberikan banyak batu kultivasi untukmu.”
“Terimakasih guru.”
Yun Yin dan Jack Xu akhirnya pergi meninggalkan ruang harta sekte awan biru. Sebenarnya ada banyak barang berharga yang tak terkira di sana. Tapi Jack Xu yang memiliki Pedang Dewa Surgawi tak memerlukan senjata lainnya.
Jika ada yang ia butuhkan itu adalah batu kultivasi.
Ya, batu kultivasi hanya bisa di dapatkan dengan menyelesaikan misi dan membunuh monster atau dengan poin kultivasi.
Sebenarnya batu itu juga bisa di beli dalam jumlah banyak jika memiliki poin surga. Tapi karna poin surga milik Jack Xu hanya 0, ia saat ini hanya bisa menerima kebaikan dari sekte awan biru untuk bertambah kuat.
“Huh, tak terasa ketika bersama dengan guru waktu berjalan begitu cepat.”
Kini jack Xu yang sudah berada di kamar pribadinya tengah mandi dan bersiap siap untuk kelas malam. Setelah mandi dan memakan makanan mewah yang di sediakan di kamarnya, seseorang wanita cantik langsung mengetok pintu kamarnya.
“Tok tok tok.”
“Permisi, tuan Jack Xu, saya Mei Lin sudah membawakan apa yang ketua sekte perintahkan.”
Saat mendengar suara seorang wanita yang mengetok pintu kamarnya, Jack Xu langsung keluar dan membuka pintu.
__ADS_1
Saat ini seorang gadis muda yang sangat cantik tengah berdiri di hadapannya. Mata indah sebiru lautan, rambut berkilauan bagai permata saphire biru dengan bibir merah bagai bayi dengan tubuh mungil yang super mulus membuat jack Xu hanya bisa menelan ludahnya.
Yang ia pikirkan ketika melihat Mei Lin hanyalah bidadari mungil.
“Apa semua wanita di sekte awan biru memang secantik ini?” guman Jack Xu sambil menutupi hasratnya.
“Selamat malam tuan, perkenalkan saya Mei Lin, saya juga merupakan murid ketua Yun Yin.”
“Ohh, jadi kita kakak seperguruan dong.”
“Perkenalkan saya Jack Xu, salam kenal kak Mei Lin.”
“Ini...ketua sekte menyuruhku untuk memberikan apa yang tuan Jack Xu butuhkan.”
Saat itu Jack Xu menerima dan menggenggam sebuah cincin penyimpanan. Saat mengfokuskan penglihatannya dan mengaliri energi tenaga dalam ke dalam cincin tersebut ia dapat melihat isi cincin itu yang tak lain adalah batu kultivasi.
Saat melihat jumlahnya yang sangat banyak Jack Xu hanya bisa berterima kasih dan tak sabar untuk menyerap semua batu itu.
“Terima kasih Mei Lin dan jangan panggil aku tuan, kita inikan teman seperguruan jadi panggil saja namaku.”
“Tapi aku tak bisa melakukan itu, tuan Jack Xu yang membangkitkan ke tujuh batu elemen kelak akan menjadi orang hebat dan aku ini tak sepadan dengan tuan.”
“Bukan itu maksudku, yang ku bilang sekarang kita memiliki guru yang sama dan aku tak suka jika di perlakukan berbeda, terlebih lagi kamulah yang lebih dulu menjadi murid ketua sekte jadi seharusnya aku yang memanggilmu kakak seperguruan.”
“Baiklah saya akan memanggil nama tuan tapi jangan panggil saya kakak, selamat malam Jack Xu...sekarang saya izin pamit.”
“Terima kasih ya.”
Lalu gadis mungil itu langsung berlari meninggalkan Jack Xu, saat melihat ekspresi malu dan imut Mei Lin, jack Xu hanya bisa tertawa dan masuk kembali ke dalam kamarnya.
Sekarang ada sepuluh ribu batu kultivasi di dalam cincin penyimpanan miliknya. Dengan cepat Jack Xu memindahkan semua batu itu ke inventory dan langsung menyerap semua energinya.
Kini total 10.000 batu kultivasi ia serap dan dengan mudah dan cepat ia menghabiskan energi yang ada dari batu tersebut. Lalu suara notifikasi sistempun terdengar jelas di kepalanya.
[Selamat tuan telah naik ke ranah Surga tahap empat]
[Selamat tuan telah naik ke ranah Surga tahap lima]
[Selamat tuan mendapatkan hadiah kenaikan ranah]
[Selamat tuan telah melewati tahap surga dan akan segera menerima berkah dari surga]
__ADS_1
“Huh, berkah dari surga?”
Saat melewati tahap surga, tiba tiba saja tubuh Jack Xu merasakan dan mengeluarkan energi dahsyat. Ia yang kaget dengan apa yang baru saja terjadi di buat kebingungan.
Lalu dari luar kamar miliknya juga mulai terdengar suara petir yang keras. Bahkan angin kencang dapat ia rasakan karna kini kamarnya bergetar dan semua benda jatuh dari tempatnya.
Lebih mengerikan dari itu, kini di atas sekte awan biru atau lebih tepatnya di atas kamar milik Jack Xu, petir tujuh warna tercipta dan dari petir besar itu semua orang yang ada di sekte awan biru bahkan kota Jiangshi dapat melihat kengerian tersebut.
ketujuh warna petir itu melambangkan ke tujuh elemen dasar yang ada di dunia TiangHuang.
“I..itu....itu petir tujuh warna.”
“Ya dewa, petir tujuh warna, siapa orang yang berhasil menerobos dan membangkitkan petir tujuh warna?”
“Astaga...ku kira petir tujuh warna hanyalah sebuah dongeng semata.”
“Dewa, seorang dewa telah lahir.”
Ucap orang orang yang melihat petir tujuh warna. Mereka semua hanya bisa kagum melihat petir tujuh warna yang selama ini hanyalah legenda.
Saat ini semua orang dapat melihat petir tujuh warna yang berada tepat di atas sekte awan biru. Di malam hari tersebut yang awalnya sangat tenang dan sunyi berubah menjadi sebuah malapetaka.
Angin kuat dan petir menyambar keras dan Yun Yin yang melihat hal tersebut langsung sadar dengan apa yang baru saja terjadi.
“Jangan bilang anak itu...”
Dengan cepat Yun Yin keluar dari kamarnya dan dalam sekejap mata tiba di depan kamar muridnya yang tak lain adalah kamar Jack Xu.
Ia yang melihat petir tujuh warna menjadi sangat panik dan mulai mengkhawatirkan muridnya. Bagaimana tidak, petir tujuh warna yang hanya ada dalam legenda terlihat jelas di atas sekte awan biru dan yang menjadi pusat dari semua itu adalah kamar muridnya yaitu Jack Xu.
“Jangan bilang dia melewati tahap surga secepat ini!”
Dengan sekuat tenaga Yun Yin mencoba mengaktifkan penghalang kuat untuk membantu Jack Xu menerobos dan menahan kekuatan petir kesengsaraan tujuh warna.
Tapi itu semua percuma karna dalam sekejap mata petir tujuh warna langsung menyambar kamar Jack Xu. Kuatnya sambaran petir itu bahkan membuat Yun Yin terpental jauh dan semua bangunan yang ada di sana hancur lebur tak tersisa.
“Ketua...apa yang sebenarnya terjadi?”
“Itu...dia...Jack Xu baru saja melewati ranah surga.”
“Apa, bukankah tadi siang dia baru di ranah surga tahap tiga...bagaimana bisa dia melewati tahap surga secepat ini.”
__ADS_1
Petir tujuh warna, petir legenda yang tidak di ketahui kebenaran dan ada atau tidaknya terlihat jelas di langit malam kota Jiangshi.
Satu hal yang semua orang tau dari catatan kuno adalah petir tujuh warna akan aktif apabila ada Dewa muda yang berhasil melewati tahap surga dan menepaki jalan menuju keabadian.