
Setelah Jack Xu selesai berbicara, kini mereka semua mulai berdiskusi. Terlihat ada banyak orang yang maju dan mengeluarkan pendapatnya masing masing.
Walaupun masih banyak yang syok dan hanya diam saja seperti kehilangan harapan, tapi berkat secercah harapan yang Jack Xu berikan, sebagian orang mulai mempercayai kalau mereka masih bisa keluar dari dunia aneh tersebut.
Jika tak ada harapan maka kitalah yang membuat harapan tersebut. kata kata Jack Xu itulah yang menjadi pendobrak semangat sebagian orang yang sudah kehilangan arah.
“Hemmm...Begitu ya, jadi kau ingin kita membagi kelompok dan tiap kelompok memiliki tugasnya masing masing.”
“Benar, saya rasa kita semua memang harus memperjelas masalah penting ini di awal, aku tak ingin berjuang mati matian di luar sana jika ada orang yang hanya bersantai santai di sini.”Ucap seorang pria yang kini maju dan mengeluarkan pendapatnya.
Terlihat di depan ratusan ribu orang lainnya ada beberapa orang yang membantu Jack Xu untuk mencari cara terbaik agar mereka semua dapat kembali ke bumi dengan berkontribusi sesuai kemampuan masing masing.
Perdebatan alot terjadi di sana. Banyak pro dan kontra yang memang masih menjadi tanda tanya besar dari diskusi mereka.
Dengan jumlah mereka yang sangat banyak itu wajar jika orang orang yang memiliki pandangan berbeda tak setuju dengan saran yang Jack Xu dan beberapa orang berikan.
Di mata mereka cara yang Jack Xu berikan bagaikan kebodohan yang luar bisa. Siapa orang yang mau membahayakan nyawanya untuk menolong orang yang mereka bahkan tak mengenalnya.
Walaupun pria harus mengambil peran besar di sana, tapi tak ada orang bodoh yang mau mengorbankan nyawanya untuk orang lain.
Perdebatan tak berujung terjadi di sana. Jack Xu yang juga tau kalau cara yang ia usulkan hanyalah ke egoisannya sendiri juga tak bisa memaksa orang orang untuk membahayakan nyawanya di luar menara.
Di dunia yang penuh misteri itu memang lebih baik untuk memikirkan diri sendiri. Tapi Jack Xu bukanlah orang yang seperti itu, ia yang sejak kecil hidup tanpa kedua orang tua dan terlahir lumpuh memiliki pandangan berbeda dari kebanyakan orang lainnya.
Entah apa yang ada di pikirannya, tapi yang jelas Jack Xu hanya ingin satu hal. Ia ingin menyelamatkan semua orang walaupun ia tau kalau itu hal yang mustahil.
Bahkan kini diskusi yang awalnya berjalan kondusif sudah makin panas karna banyaknya silang pendapat dari sesama player.
Jack Xu yang juga sudah tau bahwa tak ada cara untuk menyenangkan semua orang akhirnya menyudahi diskusi mereka yang makin kacau.
“Huh, untuk sekarang kita sudahi saja diskusi ini.”
“Ini semua tak akan ada habisnya jika kita tak memikirkannya dengan kepala dingin.”
“Untuk info saja, kalian bisa membeli makanan dan minuman dari toko sistem, dengan seribu poin yang kalian miliki harusnya itu cukup untuk setahun jika kalian tak boros.”
__ADS_1
Karna diskusi buntu, kini semua orang terlihat mengambil posisi beristirahat masing masing. Center Camp yang memiliki tiga lantai kini di penuhi oleh tiap orang yang beristirahat.
Di lantai tiga banyak anak anak dan wanita, di lantai satu dan dua barulah berisikan para pria yang memang jumlahnya lebih banyak.
Posisi untuk istirahat juga sudah mereka atur saat diskusi. Setidaknya mereka kini bisa beristirahat dengan tenang karna sudah ada beberapa peraturan yang di sepakati saat awal berdiskusi.
Jack Xu yang sudah tau dari awal kalau ini semua tak akan bisa selesai dengan cepat memang sudah memikirkan semuanya sejak awal.
Ia yang membagikan rata poin miliknya juga tak melakukan hal bodoh itu jika tanpa alasan. Semua itu memiliki tujuan penting.
Bisa di bilang saat saat inilah saat terpenting bagi semua orang. Saat saat di Center Camp akan menjadi waktu terpenting bagi mereka semua.
Dengan adanya poin di masing masing orang, setidaknya mereka tak akan memiliki beban tambahan karna masalah makanan dan tempat beristirahat sudah terpecahkan sejak awal.
Dengan 1.000 Poin sistem harusnya 895.332 player tak akan saling bertengkar untuk masalah paling dasar, yaitu kebutuhan Primer.
Nampak Jack Xu yang juga sedang duduk dan beristirahat melihat tebel hologram miliknya, sekarang poin sistem di tas penyimpanannya tinggal 90.009.860 Poin.
Dengan poin sebanyak itu ia merasa cukup tenang. Walaupun ada beberapa orang yang sempat menyinggung dan bertanya berapa total poin yang di miliki Jack Xu, tapi karna sudah membagi 1.000 Poin secara rata ke 895.332 player, mulut orang tersebut sudah di bungkam sejak awal.
Sudah untung di kasih poin, itu adalah apa yang kini semua orang pikirkan. Jack Xu yang duduk mulai melihat toko sistem dan kini ia membeli sebuah burger dan minuman berenergi.
Sebenarnya fitur ini adalah fitur yang hanya ada di sistem milik Jack Xu, ia memang memprogram hal aneh itu karna iseng dan ingin merasakan bagaimana rasanya makan di dunia virtual.
Tapi ternyata keisengannya itu justru kini menjadi penyelamat semua orang. Ia sendiri tak tau kenapa sistem miliknya bisa menyatu dengan sistem Big Data Delta.
Sistem miliknya yang harusnya mengambil alih data di pusat Delta justru menyatu dengan data Delta itu sendiri. Alhasil toko sistem para player yang harusnya terbuka di hari ke tiga OBT justru ikut terbuka di awal.
Tapi itu semua sudah tak penting lagi karna keadaan mereka yang sekarang.
[Selamat tuan mendapatkan satu buah Burger Keju dan Satu Botol minuman berenergi]
“Hahaha, membeli hal seperti inipun masih dapat notifikasi.”
“Sistem, karna kau sudah bergabung dengan pusat Delta maka aku akan memanggimu Delta sekarang, agak aneh memanggilmu sistem.”
__ADS_1
[Lapor tuan, tuan bebas memaggil sistem dengan sebutan apapun]
“Yasudah, mulai sekarang namamu Delta.”
“Delta, apakah menurutmu semua yang sudah ku lakukan ini sudah benar?”
[Lapor tuan, bagi Delta semua keputusan yang tuan ambil adalah kebodohan yang luar biasa]
“Hahahaha, kau ini jujur sekali ya-_-“
Jack Xu yang mengerti dengan kebodohan tingkat tinggi yang ia lakukan hanya bisa tersenyum. 900.000.000 Poin sistem ia bagikan begitu saja kepada semua player dengan mudahnya.
Sebenarnya bisa saja ia menggunakan poin itu untuk melampaui ranah Dewa Abadi dengan lebih cepat. Tapi setelah itu apa?. Apakah ia bisa sampai pada tahap itu dengan cepat dan bisa dengan mudah mengirimkan semua orang kembali ke bumi?.
Itu semua masihlah membutuhkan waktu dan sumber daya yang banyak lalu ada beberapa item penting yang tak bisa di beli dengan hanya poin sistem, jadi ia lebih memilih cara paling aman yaitu dengan cara seperti ini.
Ia juga yang sejatinya hanyalah pria sebatang kara di bumi tak memiliki satu hal apapun yang membuatnya ingin cepat cepat kembali ke sana.
Ia yang sejak lahir sudah lumpuh dan tak tau siapa orang tuanya tak memiliki hal spesial yang membuatnya ingin kembali ke dunia itu.
Tapi player lainnya berbeda, mereka memiliki keluarga yang mereka sayangi dan banyak dari mereka yang ingin kembali.
Jika tak mengambil cara ini maka akan lebih banyak dari mereka yang mati dan Jack Xu tak menginginkan hal itu. Baginya keselamatan semua orang adalah prioritas utama.
Tak ada gunanya jika kembali buru buru tapi hanya sedikit yang tersisa, itulah yang ada di benaknya.
“Hahahaha, aku ini benar benar bodoh ya, padahal mereka bukan siapa siapa bagiku tapi aku sampai report repot melakukan ini.”
[Benar, tuan benar benar bodoh]
Jack Xu yang menyadari kebodohannya hanya tersenyum sambil menyantap burger keju miliknya. Itu semua memang sudah menjadi ciri khas pria super baik tersebut.
Bahkan di bumi ia juga sering di manfaatkan oleh orang lain karna kebaikannya yang kelewat batas.
Tapi mau bagaimana lagi, ia yang terlahir lumpuh pada sejatinya masih memerlukan bantuan orang lain untuk bertahan hidup di bumi.
__ADS_1
Kita yang memiliki kondisi tubuh normal tak akan pernah tau bagaimana rasanya menjadi orang disabilitas yang tak berdaya seperti Jack Xu jika belum merasakannya sendiri.
Tapi satu hal yang kita semua harus tau, kebaikan dan kejahatan bagaikan dua sisi mata koin dan sosok baik hati itu suatu hari nanti akan berubah menjadi monster mengerikan yang akan membunuh siapapun yang menggangung kebahagiaannya, bahkan Dewa pun akan ia bunuh.