
Beberapa saat sebelumnya, Jack Xu yang tengah tertidur pulas di bangunkan oleh suara yang mengganggu mimpi indahnya.
“Ahhhh, guru...jangan di sana...”
[Lapor tuan, situasi darurat]
[Lapor tuan, situasi darurat]
[Menerima misi spesial, bangun dari mimpi indah tuan]
[Hadiah 100 Poin kultivasi dan Misi Surga]
Saat sedang bermimpi indah bersama sang guru, suara sistem yang mulai terdengar mengganggu mimpi indah Jack Xu yang tengah berada di surga.
Dengan cepat kesadarannya yang berada di surga kembali jatuh terhempas ke dasar bumi.
“Ahhh...sialan ganggu saja, ada misi darurat apa sih, aku baru aja tidur Delta.”
[Lapor tuan, situasi darurat]
[Saat ini 30.000 ribu lebih musuh sedang mencari dan ingin membunuh tuan di luar sana]
Saat mendengar peringatan sistem, Jack Xu langsung membuka matanya lebar lebar. Tiga puluh ribu musuh, bahkan belum satu hari ia bergabung dengan sekte awan biru sudah sebanyak itu orang yang ingin membunuhnya.
Dengan cepat ia menyembunyikan aura keberadaannya dan mencoba melihat keadaan.
[Selamat misi spesial telah selesai]
[Selamat tuan menerima 100 poin kultivasi dan Misi Surga]
[Menerima Misi Surga, bertahan dari serangan musuh dan membunuh sebanyak banyaknya musuh]
[Hadiah, 1 musuh\= 1 poin surga]
Dengan hati hati dan terus bersembunyi, Jack Xu mulai melihat keadaan sekte awan biru yang tengah di serang oleh banyak musuh.
Mayat murid berserakan di mana mana. Hampir semua bangunan hancur lebur. Jika ada yang tersisa itu adalah orang orang yang kini berkumpul dan mencoba menyelamatkan tetua mereka yang sedang mengaktifkan segel aray.
Jack Xu yang melihat lagi lagi terjadi sebuah pembantaian di depan matanya hanya bisa memikirkan dua hal.
Pergi dari sana dan memulai jalan baru tanpa melibatkan orang lain dan hanya memikirkan keselamatan dirinya sendiri atau membantu sekte awan biru yang sudah baik kepadanya dan membunuh musuh yang menyerang.
Saat ini Jack Xu yang sejatinya hanyalah manusia fana dari bumi sudah tak habis pikir dengan dunia yang kini ia tempati.
Bayangkan saja, tiga puluh ribu pasukan menyerang sekte awan biru dan membunuh banyak orang tak bersalah hanya untuk satu tujuan yaitu melenyapkan dirinya.
Di dalam hatinya masih ada sedikit keraguan untuk menentukan pilihan yang baik dan jahat.
Tapi ketika melihat orang orang yang baru saja bersenang senang dengannya beberapa waktu lalu telah mati dan tergeletak tak bernyawa, Jack Xu akhirnya membulatkan tekat di hatinya.
__ADS_1
“Apa menurutmu yang harus ku lakukan sekarang Delta?”
[Kenapa masih bertanya, bukankah tuan harusnya melenyapkan musuh yang mencoba membunuh tuan]
[Saat ini Misi Surga bahkan sudah di aktifkan dengan satu tujuan yaitu membuat tuan bertambah kuat]
Saat mendengar jawaban Delta, Jack Xu hanya tersenyum tipis. Ia sudah tau itu, hanya dengan membunuh maka masalah ini akan selesai.
Orang orang yang saat ini menyerang sekte awan biru sudah pasti orang orang jahat dan harus di lenyapkan.
“Sepertinya tidak ada jalan lain selain membunuh ya.”
[Benar tuan, sebentar lagi aray pelindung akan hancur dan jika tetap di biarkan maka korban yang tak bersalah akan bertambah]
Jack Xu yang sudah menentukan pilihannya langsung membuka inventory miliknya. ia saat ini membuka kotak hadiah kenaikan ranah setelah melewati tahap surga.
Dengan cepat ia membuka kotak hadiah dan 1.000 poin surga langsung ia dapatkan.
[Selamat tuan mendapatkan hadiah 1.000 poin surga dari kotak hadiah kenaikan ranah]
“Seperti yang ku duga, semakin tinggi ranah kultivasi maka hadiah yang di berikan sistem juga semakin besar]
Kini dua pilihan bisa ia ambil dari toko sistem. Yang pertama adalah membuka jalur kultivasi Dewa Surgawi dengan membeli buku kultivasi dasar seharga 1.000 poin surga.
Dengan itu ia dapat mempelajari teknik teknik kultivasi hebat Dewa Surgawi di tahap dasar.
Dengan membeli seni berpedang ini, ia akan langsung dapat menggunakan seni pedang surgawi tingkat pertama.
Membeli buku kultivasi surgawi jelas lebih menguntungkan, karna dari sana Jack Xu bisa mempelajari banyak teknik kultivasi hebat khas dewa surgawi dengan hanya bermodalkan 1.000 poin surga.
Tapi di situasi sekarang, ia yang tak memiliki waktu untuk mempelajari buku kultivasi dewa surgawi mengambil opsi kedua.
Ya, ia lebih memilih membeli seni pedang surgawi pertama dengan harga 1.000 poin surga.
Walaupun hanya dapat satu jurus, tapi jurus pertama ini langsung dapat di gunakan dan kehebatan juga efeknya masih belum di ketahui.
“Seni pedang surgawi teknik pertama, tebasan penghancur alam semesta...jika di game Kultivator Art Online, dengan seni berpedang tinggkat tertinggi ini sebuah planet akan langsung hancur. Tapi itu akan dapat di pelajari ketika sudah mencapai ranah tertinggi yaitu Dewa Abadi, jadi jika aku menggunakan seni berpedang itu sekarang maka efeknya mungkin hanya sampai 1% saja.”
Saat melihat aray pelindung yang makin surut karna di serang musuh, Jack Xu memejamkan matanya sejenak dan memilih membeli seni pedang surgawi pertama.
Mungkin dengan itu ia bisa membunuh banyak musuh. Tapi Jack Xu bukanlah orang bodoh, ia tau betul di tingkat kultivasinya yang sekarang menggunakan sebuah seni berpedang di otoritas tertinggi tersebut akan membebani tubuhnya dan efek dari itu belum ia ketahui.
Tapi karna memang sudah kepepet waktu, ia pun membeli seni berpedang yang baginya itu adalah pedang bermata dua.
Dengan cepat ia meloncat dan menaiki sebuah bangunan tinggi di kediaman utama sekte awan biru dan mengeluarkan Pedang Dewa Surgawi.
Saat ini ia bisa melihat tiga puluh ribu musuh sedang menunggu di luar dan bersiap siap menyerang saat aray pelindung hancur.
“Semoga saja aku bisa menahan efek sampingnya.”
__ADS_1
“Delta, menurutmu berapa % kesempatanku bisa bertahan setelah mengguakan serangan ini?"
[Lapor tuan, dengan tubuh kuat Dewa Surgawi mungkin hanya 50%]
“Seperti yang sudah ku duga...tapi tak apalah, jika aku bisa bertahan, maka aku akan memanen banyak poin surga dan dapat membeli beberapa pil obat]
“Dengan pertaruhan ini aku bisa mendapatkan poin surga lebih banyak lagi.”
“Huuuhhh, Belum juga semalam aku di sekte awan biru sudah segini banyaknya musuh yang menginginkan kematianku, dunia ini benar benar kejam ya Delta."
[Benar tuan, jika mau bertahan tuan harus lebih kejam dari dunia ini]
Sesaat segel aray tujuh warna runtuh seutuhnya, saat itu juga sebuah serangan maha dahsat langsung melesat bagai kilat dan membunuh setengah dari jumlah pasukan musuh.
Dengan cepat Jack Xu dari jauh langsung mengayunkan jurus andalan miliknya.
“Seni Pedang Surgawi teknik pertama, tebasan penghancur alam semesta.”
Sebuah serangan meluncur secepat kilat dan dari serangan yang memiliki energi super kuat itu, setengah pasukan musuh musnah tak tersisa.
Semua orang terpelongo dan di buat ketakutan. Saat ini semua orang hanya bisa melihat ke arah tumpukan manusia yang sudah leyap bagaikan debu.
Lalu dari arah serangan tersebut, semua orang dapat melihat sesosok pria muda yang tak lain adalah Jack Xu tengah berdiri dengan gagah sambil memegang sebuah pedang aneh bercahaya di tangan kanannya.
Saat melihat Jack Xu, semua musuh ketakutan dan gemetaran.
Bagimana tidak, bocah itu yang menurut informasi dari mata mata baru menaiki ranah jendral membunuh setengah dari pasukan aliansi musuh dengan mudahnya.
Sebuah serangan super cepat dan mematikan langsung melesat dan meledak hingga memusnakan semua orang di area ledakannya.
Saat semua orang melihat Jack Xu, pria itu langsung berteriak.
“Jika ada yang ingin bernasib sama maka majulah, saya Jack Xu akan membunuh kalian semua yang berani menghalangi jalanku layaknya semut.”
Saat mendengar teriakan Dewa Muda itu, semua musuh langsung kabur. Jelas saja mereka kabur, siapa yang bisa menang melawan monster seperti itu.
Bahkan Kaisar Naga dan Kaisar Iblis saja tidak akan bisa melakukan hal gila yang baru saja Dewa Muda itu lakukan.
Semua orang yang selamat lansung kabur tak tersisa. Bahkan Tai Tian juga di buat pucat dan lari layaknya pengecut.
Dalam hatinya ia hanya ingin tetap hidup dan memilih kabur. Bayangkan saja, dua partnerya yaitu Jing Chu dan Luo Tang langsung menjadi debu tanpa sempat melakukan apa apa.
Semua musuh lari ketakutan dan meninggalkan sekte awan biru.
Semua anggota sekte awan biru saat ini hanya bisa diam terpelongo melihat kehebatan Dewa Muda yang ada di hadapan mereka.
Semuanya merasa kagum akan kehebatan Jack Xu. Tapi satu hal yang semua orang tak tau dari pria itu.
Jack Xu, Sang Dewa Muda sudah berada di ambang batasnya dan tepat setelah semua musuh pergi ia langsung muntah darah dan tergeletak tak berdaya.
__ADS_1