
Kini ribuan musuh sudah sampai dan pertempuran pun langsung terjadi. Semua orang bertahan dan melawan sekuat tenaga.
Karna memang jumlah dan kultivasi musuh yang lebih tinggi, banyak murid sekte awan biru yang mati pada saat itu.
Yun Yin yang melihat musuh sudah mulai masuk ke kawasan utama sekte awan biru hanya bisa berdoa agar pelindung aray bisa segera diaktifkan.
Setidaknya bisa aktif dan barulah setelah itu ia bisa membersihkan sisa sisa musuh yang ada di dalam.
“Sialan, mereka benar benar kuat seperti yang ia bilang.”
“Jian Rong, maafkan aku karna tak pernah mendengarkan nasehatmu.”
Yun Yin yang menyalurkan energinya ke sebuah bola krisital hanya bisa melihat pertempuran di depan matanya. Jika benar ada tiga puluh ribu musuh maka segel aray harus di aktifkan.
Setidaknya dengan aray kuat itu sekte awan biru akan bertahan sampai besok pagi dan bala bantuan dari kekaisaran Jiang pasti akan datang.
“Lawan mereka semua, lindungi para tetua.”
Dengan semangat dan tak kenal takut, para murid senior sekte awan biru mengorbankan nyawanya untuk mengulur waktu agar pelindung bisa di aktifkan.
Tapi saat orang orang terkuat dari musuh sudah datang, Yun Yin dan tetua lainnya langsung sadar dengan musuh yang ada di hadapan mereka. Dari aura dan energi mereka saja sudah jelas kalau itu adalah Tai Tian dll.
“Tai Tian...setelah malam ini akan ku pastikan kau mati.” Ucap Yun Yin sambil terus menyalurkan energi miliknya ke bola kristal.
Saat itu Tai Tian dan tiga orang terkuat sudah tiba di sana dan hanya bisa tersenyum jahat. Mereka mulai mencari cari target utama yang harus di bunuh yaitu Jack Xu.
“Suruh semua orang untuk mencari anak itu, cepat...”
Puluhan ribu pasukan langsung masuk ke kediaman utama sekte awan biru dan mencari sang Dewa Muda yang tengah tertidur pulas.
Ya, Jack Xu, pria itu saat ini sedang tertidur lelap karna memang sudah lama ia belum istirahat. Bahkan sangking nyenyaknya tidur, ia sampai tak tau ada keributan besar di sekitarnya.
Tai Tian yang melihat Yun Yin dan tetua lainnya sedang berusaha mengaktifkan segel aray juga tak tinggal diam.
__ADS_1
“Bunuh orang orang yang mencoba mengaktifkan aray pelindung, jangan biarkan aray pelindung tujuh warna aktif.”
Kini Tai Tian dan ribuan pasukan menerjang ke arah para tetua. Dengan sekuat tenaga para tetua yang tersisa dan guru juga murid melindungi tetua mereka yang sedang tak berdaya karna tengah mengatifkan aray tujuh warna.
Aray tujuh warna, aray pelindung kuat dari sekte awan biru memang sangat terkenal dengan kehebatannya. Jika sudah di aktifkan bahkan seorang kaisar pun tak akan bisa menembusnya.
Tapi yang menjadi kelemahan segel ini adalah pengaktifsannya yang lama. Dengan mata mata yag telah ia kirim, Tai Tian paham itu dan menyerbu dengan secepat kilat.
Untungnya dengan kekuatan dan tekat membara, Yun Yin dan tetua lainnya berhasil mengaktikan aray tujuh warna dan saat tau itu, Tai Tian dan semua orang yang berusaha menghentikan mereka langsung tau akan bahaya yang segera datang.
“Sialan, padahal sedikit lagi.”
Saat segel aray tujuh warna aktif, semua musuh langsung lari terbirit birit keluar dari kediaman utama sekte awan biru. Mereka yang juga tau akan langsung melemah jika terperangkap dengan cepat kabur dan keluar dari kediaman utama sekte awan biru.
“Sialan, jika bukan karna si tua bangka di awal tadi harusnya kita sudah berhasil membatalkan segel ini.” Ucap Luo Tang.
Kini segel aray tujuh warna telah muncul secara keseluruhan dan tiga puluh ribu musuh yang ada hanya bisa mengepung sekte awan biru dari luar.
Beberapa yang terperangkap di dalam tak dapat menggunakan tenaga dalam dan dapat di bunuh dengan mudah.
Dengan aktifnya segel tujuh warna, maka habis juga harapan Tai Tian untuk membunuh sang Dewa Muda. Tapi bukan Tai Tian jika tidak mempunyai rencana cadangan.
Dengan satu misi yaitu membunuh sang Dewa Muda yang baru saja lahir, Kaisar Naga Shen Hong bahkan mempercayakan salah satu artefak pribadinya dan memberikan itu pada Shen Yu.
Dengan cepat Shen Yu mengeluarkan sebuah tombak yang memang menjadi salah satu senjata terkuat Kaisar Naga.
“Hahaha, dengan Tombak Dewa Naga, malam ini kalian semua akan mati.” Ucap Tai Tian dengan ekspresi psikopat.
Yun Yin yang melihat seorang pria muda dari klan Naga yang memang pernah bertemu dengannya dulu hanya bisa terkejut ketika melihat pria itu menggunakan Tombak Dewa Naga.
Tombak Dewa Naga, sebuah senjata tingkat Ancient milik Kaisar Naga Shen Hong. Kekuatan dari tombak itu yang paling di takuti bukanlah kekuatan penghancur yang menjadi ciri khas dari klan Naga. Tapi kehebatan tombak itu adalah dapat menetralkan segala jenis aray.
Tombak Dewa Naga itu sendiri berhasil di dapatkan Kaisar Shen Hong ketika menjelajahi pintu dunia. Dengan bakat dan keberuntungan tinggi miliknya, Shen Hong mendapatkan Tombak Dewa Naga dengan kekuatan hebat miliknya tentunya.
__ADS_1
“Tai Tian, suruh semua orang menyalurkan energi mereka kepadaku, aku akan menghancurkan segel kebanggaan sekte awan biru itu dalam sekali serangan.” Ucap Shen Yu.
“Kalian dengarkan apa yang di bilang Shen Yu, semuanya...salurkan energi kalian kepada Shen Yu.”
Dengan cepat energi dari puluhan ribu orang berkumpul ke tubuh Shen Yu. Dengan sekuat tenaga ia mengfokuskan kekuatannya dan melemparkan Tombak Dewa Naga yang sudah di penuhi energi ke aray pelindung tujuh warna.
“Rasakan ini, Tombak Dewa Naga.”
Dengan secepat kilat, tombak Dewa Naga langsung menancap di segel aray tujuh warna. Dengan cepat segel aray pelindung itu di netralkan dan cahaya yang pekat mulai memudar.
Yun Yin yang sadar sudah tak ada cara lain selain bertarung sampai mati langsung menggunakan armor perang miliknya. kini pakaian putih dan halus miliknya berubah ke setelan baju perang kelas Legend berwarna abu abu.
Dengan armor perang di ranah Legend yang dapat memperkuat semua indra dan kekuatan miliknya, Yun Yin sudah bertekat kuat untuk melawan semua musuh.
Ia dan hampir sepuluh ribu anggota sekte awan biru terlihat sudah siap berperang sampai titik darah penghabisan.
Sedangkan di tempat lain, seorang pria muda yang tak lain adalah Jack Xu sudah berdiri di salah satu bangunan tertinggi dan memegang Pedang Dewa Surgawi.
“Akhirnya dengan ini aku bisa mendapatkan poin surga lebih banyak lagi.”
“Belum juga semalam aku di sekte awan biru sudah segini banyaknya musuh yang menginginkan kematianku, dunia ini benar benar kejam ya Delta."
[Benar tuan, jika mau bertahan, tuan harus lebih kejam dari dunia ini]
Sesaat segel aray tujuh warna runtuh seutuhnya, saat itu juga sebuah serangan maha dahsat langsung melesat bagai kilat dan membunuh setengah dari jumlah pasukan musuh.
“Seni Pedang Surgawi teknik pertama, tebasan penghancur alam semesta.”
"Sriiinngggg."
Sebuah serangan besar berbentuk bulan sabit berwarna emas keputihan meluncur secepat kilat dan dari serangan yang memiliki energi super kuat itu, setengah pasukan musuh musnah tak tersisa.
Semua orang langsung terpelongo dan di buat ketakutan. Saat ini semua orang hanya bisa melihat ke arah tumpukan manusia yang sudah leyap bagaikan debu.
__ADS_1
Lalu dari arah serangan tersebut, semua orang dapat melihat sesosok pria muda yang tak lain adalah Jack Xu tengah berdiri dengan gagah sambil memegang sebuah pedang aneh bercahaya di tangan kanannya.