
"kau gila kau sangat sangat gila " ucap farah mareka kini berada di pesawat peribadi milik argara sendiri
"yah aku gila " ucap argara tak Menyagkal semuanya, argara sendiri tengah sibuk memeluk tubuh farah dari samping ia tak tergangu dengan pemabatas kursi pesawat
entah dari masa rasa cinta itu tiba tiba saja ada argara pun bingung tapi ia tau ia sangat sangat mencintai seseoroang yg berada di Pelukanya
"ya kau memang gila bahkan lebih gila dari yg ku bayangkan " ucap farah yg kesal apa lagi argara yg mengusap gusap kepalnya di tubuh farah
"kenapa kau berbuah manja ke mana argara yg dulu " ucap farah lagi karena kesal selalu di tempeli olah argara
"aku hanay seperti ini dengan mu tau " ucap argara dengan sura manja miliknya
meraka pun sampai di Indonesia dan argara langsung pulang dengan mobil miliknya argara , farah sendiri tak pulang karena argara tak mau Melepasakan pelukan miliknya.
"jangan pergi 🤧 kamu nginep di rumah aku aja " ucap argara mareka masih berada di dalam mobil
__ADS_1
"egk bisa gara ku sayangg "ucap farah kepada argara ia sedikit kesal argara yg tak mau Melepasakan pelukan Sedangkan di sisi lain sang sahabatnya menungu farah untuk memintai pertangung jawab ya itu memberi tahu apa Hubungan argara dengan farah
" jangan gk boleh apanya boleh tau "ucap argara tak yambung
" gk boleh kita belum nikah jadi gk boleh serumah "ucap farah mulai kesal argara yg mendengar itu langsung mendongak dengan mata yg berkaca kaca sunguh sangat imut apa lagi rambut panjang miliknya di ikat satu olah farah oh astagh mau (mimin culik deh )
"ya udah besok gara nikahin fara " ucap gara kepada farah , farah yg mendengar itu kaget
"hah gara nikah itu bukan mainan " ucap farah kepada argara
"egk tuangan dulu baru nikah " ucap farah kepada gara
"ya udah tuangan" ucap gara masih memeluk tubuh farah dari samping entalah kenapa jiwa bocil gara muncul3
setlah banyak derama argara kini akan ginap di rumah farah yg sederhana yg hanya memilik dua lantai dan taman buga yg terawat
__ADS_1
...----------------...
kini argara ada di bangku kerja milik farah dengan lektop di tangan gara Mengerjakan tugas perusahanan ia juga sedang Teloponan dengan banyak orang seperti daren dan juga Alex bahkan ada manager manager dari bidang spa apa saja yg ada di perusahanan argara dnegan wajah serious dan datar argara menatap tajam melihat saham perusahanan sangat murah
"apa Maakdusnya dengan ini siapa yg membuat saham kita murah hah jawab " ucap gara dengan sura tinggi dan tatapan tajam melihat itu farah yg mendengar dan memakai baju santai miliknya pun di buat kaget dengan sifat beda milik gara
gara yg melihat farah di depan pintu masuk ruang kerja langsung Tersenyum dan tatapan manja telrihat di mata argara sangat beda para Kariyawan perusahanan menjadi aneh melihat argara seperti itu
"sayang ini ngapin berdiri di depan situ" ucap gara kepada farah
"egk cuma lewat aja lanjutkan " ucap farah lalu pergi ke dapur yg memang ruang kerja miliknya berada di dekat dapur jadi enak kalu haus atu apa
argara yg melihat sang pawang sudah pergi langsung kembali datar
"apa yg kalin lihat perbaiki semuanya jangan sampai hal ini terjadi atu saya akan turun tangan langsung" ucap gara kepada Kariyawan perusahanan miliknya gara pun mematikan rapat itu dan dengan cepat meyusul farah
__ADS_1