Sistem Kekayan

Sistem Kekayan
kesal


__ADS_3

ia menyusul farah terlihat farah sibuk nonton kartun dengan cemilan argara dengan senyuman mengembang miliknya memeluk carlisa erat namun suara sistem terdengar membuat argara sedikit kesal


"ting misi di dapatkan


misi:pergi membawa farah ke rumah dan memperkenalkan dengan kelurga


hadiah: uang 200 juta dan rumah mewah di jalan gerato


hukuman: tidak boleh bertemu dengan farah "


melihat hukuman dari sistem membuat argara marah hai kenapa hukuman nya seperti itu


"besok kita akan ke keluarga ku besok juga bunda dan ayah akan pergi ke desa kita harus ikut dan Memperkenalkan diri mj" ucap argara mencium pipi tembam milik farah


"jangan cium ih " ucap farah kesal baru saja ia damai kini harus menghadapi bayi besar miliknya


"kenapaa gk boleh " ucap argara kesal mendengar penolakan dari farah

__ADS_1


"gk boleh aku mau maskeran nanti kotoran yg ada di mulut mu malah ke kulit ku sayanggg kuuu " ucap farah sangat gemas dengan tingkah laku argara yg bak bayi


"oh ya udah gk cium lagi" ucap argara ia duduk tegak dan melihat sang kekasih memakai masker wajah


setelah maskeran mareka tidur bersama dengan berpelukan farah sendiri masih tertidur


pagi pun tiba mareka sudah siap siap akan ke rumah orang tua argara ia akan membawa farah ke keluarga besar nya yg ada di desa


"sumpah aku gugub gara" ucap farah kepada argara membuat argara tersenyum


"jangan kawatir aku ada di sini untuk mu melindungi mu dan selalu ada di sisi mu jangan berharap pergi dari ku "ucap argara memeluk tubuh farah dan mengecup bibir farah singkat mareka pun pergi dengan mobil sesampainya di rumah sudah terlihat mobil mewah dengan banyak kursi berada di depan rumah2 mewah


" bagus banget"ucap farah kaget yg di dengar oleh argara


"nanti rumah kita lebih bagus lebih mewah" ucap argara manarik tangan farah ek arah keluarganya terlihat sang yaha tekejut melihat mobil impianya ayahnya2 sudah bangun karena ramuan itu bahkan sehat tanpa cacat


"ayah" uaco argara memeluk tubuh sangat ayah, ayah argara pun memeluk tubuh sang putra pertamanya

__ADS_1


"maksih dah jaga adik dan bunda mu nak ayah bangga sama kamu " ucap sang ayah menepuk nepuk bangga bahu milik argara


"makaish dah dukung aku setiap saat makasih banget " ucap argara kepada sang ayah


maraka pun pergi ke kampung setelah acara nangis nangis sudah selasi


di dalam mobil mareka di buat gelng gelng dengan argara yg sangat manja kepada farah


"yg sabar yah Kak gara emang gitu kalu manja " ucap ibu argara kepada farah mendengar itu farah tersenyum canggung


" gk PP bun farah udah biasa bahkan sring lebih manja dari ini "ucap farah kepada sang bunda farah dan bunda mendekati diri karena akan menjadi calon mantu dan calon menantu


" dih abang ke anak kecil "ucap leo kepada sang abang


" bilang aja iri karena jomblo "ucap argara sinis


" eh leo gk jomblo yah leo punya pacar namanya celsi"ucap leo tak Terima di bilang jomblo

__ADS_1


"teman gw di hebat sama dia bang " ucap ayu mayahut


'dih bocil dha tau pacaran aja beljar yg rajin biar suksss ke abang"ucap argara membanggakan diri leo dan ayu yg kesal tak memperdulikan apa yg di ucapkan argara bhakn mareka melemparkan bantal ke muka gara


__ADS_2