
kini dua pasangan atu belum jadian itu tengah duduk di cafe yg terkenal di daerah itu dengan harga lumayan manguras uang
"Sebenarnaya lu gk usah buang buang uang buat gw " ucap farah sedikit tak enak apa lagi belanjan yg ia bawa sangat sangat Mahal ia sedikit kawatir jika putra Alan jatuh miskin
"egk papa santai aja " ucap argara2 kepada farah , farah yg pendiam pun hanya bisa diam apa lagi melihat argara yg santai saja
"oh ya udah nanti kalu gw ada uang di masa depan bakalan gw ganti " ucap farah masih saja Memikiran uang uang yg di buang olah argara untuk membeli barang barang Mahal
mareka pun makan dan pergi setelah bayar jika tidak bisa bisa mareka langsung keo Tertangkap Skurity
argara mengantar farah ke rumahnya dan pulang, gara langsung masuk kamar dan menganti baju menjadi baju santai karena tak ingin ke mana mana sedikit merasa bangaimana rasanya memilik seorang teman kencan
"hah kapan ayah sehat dan kumpul seperti dulu" ucap argara pada dirinya is merasa semuanya tak berguna harta ini tak bisa membuat sang ayah bangun ia hanya ingin membalas semua yg ia dapatkan dari sang ayah
"ting sistem merasa tuan rumah ingin Meyembuhkan sang ayah bagaimana jika tuan rumah membeli ramuan obat sehat dengan 234 poin apa anda mau
beli tidak"
__ADS_1
"beli gw beli " ucap argara kepada system mendengar kata beli system langsung Memperoses
"ting 7000 poin di kurang 234 poin sisa poin saat ini 6,776 poin ramuan berada di ruang demansi " ucap system kepada argara langsung saja argara tanpa Mementingkan baju yg is pakai argara langsung pergi dengan motor kesayangan miliknya dengan Kecepatan minta ampun ke angin lewat tak terlihat saking cepat
tak butuh waktu lama argara datang ke rumah sakit dan langsung pergi ke ruang si ayah yg terlihat
Sepi karena ibu dan adiknya pergi ke luar membeli bebrapa makanan dengan cepat argara membuka mulut ayahnya dan meminumkan ramuan cair warna unggu ke biru
"semoga bisa sembuh aku Menuggu mu ayah " ucap argara sebelum pergi ia harus siap siap untuk ke korea ada acara di mana semua model terkenal dan muda berada di sanah untuk melihat vesen seu
namun sura system terdengar
"misi: membawa farah ke korea dan membawa farah ke acara model
hadiah: ayah sehat tanpa cacat
hukumanan :sang ayah akan koma selama 200 tahun dan meninggal ketika umur 70 tahun
__ADS_1
trima or tidak "
melihat hukumanan itu argara langsung panik dan membuka apikasi cet untuk membawa farah ke korea lewat cet iya juga mencat menejernya untuk membawa Seseroang iya juga merasa ada satu perasanan yg mengganjal di hati seperti marah ketika melihat farah dekat dengan2 cowok lain
"hah aku harus mencetnya " ucap argara pada dirinya
cetan
"apa aku harus memberi tahu menejer yah Seperinya itu harus" dengan lincah dan cepat argara langsung mendaptkaan nomor sang Manejar yg teryata akif
manjer
"semuanya selesai waktu nya menunggu waktu nya pergi ke korea dan misi selesai" ucap argara pada dirinya dan tidur tanpa peduli Noaktif dari sistem jika misi berhasil
__ADS_1