Sistem Kekayan

Sistem Kekayan
teman teman farah


__ADS_3

kini argara duduk di bangku taman rumah ia sedang melihat ikan ikan yg berenang renang ke sanah ke mari danu lumayan besar dengan jembatan ala ala fantasi yg di buat oleh argara karena entahlah hanya ingin


"tuan rumah apa anda baik baik saja " ucap sistem kepada argara yg terlihat menatap kosong danu itu


"gk pp sistem gw cuma bosan sama kangen farah 🥺" ucap argara kesal ia belakangan ini tak bisa bertamu farah karena sibuk dan juga gk bisa kelur rumah banyak wartawan yg mencari keberadaan dirinya karena rumor jika argara akan menikah


"lagian tuh rumor dapat dari mana pula walapun benar sih " ucap argara membenarkan rumor yg beredar apa lagi besok ia harus Karlivikasi kepada fanes nya dan juga kepada netizen yg penasaran


"mana besok harus kervikasi hih capek banget " ucap argara berbaring di rumput hijau dan juga bersih karena selalu di bersihkan oleh para pelayanan


"HUWAAAA KANGEN FARAH " teriak tiba tiba argara membuat sang adik yg ada di dalam rumah kaget sampai sampai buku PR miliknya tercoret


"HUWAAA ABANG KALU KANGEN KA FARAH PERGI SANAH JANGAN TERIAK TERIAK BUKU ADEK KE CORET " teriak ayu kepada sang abang untung sang bunda tak ada di rumah pergi ke hajatan untuk mengibah


"lah iya gw kan bisa ke sanah apa gw sewa helikopter aja yah sis" ucap argara bertanya kepada sistem

__ADS_1


"saya hanya bisa menyarankan jika anda sudah tidak tahan lagi anda bisa membali helikopter dari toko sistem" ucap sistem menawarkan dangagan miliknya


"kenya egk deh sistem gw lebih baik yewa aja dari pada bali nanti juga gk ke pake " ucap argara kepada sistem, sistem yg di tolak pun hanya bisa diam menerima saja tak bisa memaksakan kehendak nya sendiri


argara menelpon daren untuk menyewakan helikopter tak lama helikopter datang argara masuk dan mareka terbang dengan kecepatan besar untuk cepat cepat sampai ke rumah farah Hai jangan bilang argara gila yah dia mamang gila mungkin lebih gila


sesampainya di rumah farah ia langsung turun dan membuka pintu rumah sederhana itu dengan kencang membuat farah dan dua temanya kaget padahal lagi asik asik gibah


"Astagh ngapain buka pintu ke gitu hah bayi dungong kalu copot trus kena kami gimana " ucap farah kesal kepada gara yg tidak di jawab ia langsung memeluk tubuh farah argara menghirup bau lavender yg sangat ia kangenin


"gk tau aku minta sama daren heheh " ucap argara dengan kedipan polos kepada farah, farah pun mencubit pipi gara dengan keras


"gk usah sok imut " ucap farah, teman teman farah hanya diam karena tak mau menggangu


"uhuk uhukkk" batuk teman temanya farah serempak

__ADS_1


"oh ini teman teman ku woi kenalan gih" ucap farah menggeplak kepla argara sedikit keras namun argara tak peduli


"argara " ucap gara dingin kepada dua teman farah yg hanya tersenyum canggung begitu juga dengan farah yg tak enak karena argara yg dingin


"ela " ucap ela tersenyum saja walaupun ke terpaksa


"Rere" ucap Rere tersenyum polos yah rere orang yg lemot dan kadang polos farah sendiri adalah cewek dengan sifat rada rada kadang berubah polos sih polos


"oh" jawab tak peduli dari argara cowok tampan itu malah sibuk dengan rambut panjang milik farah, farah pun tersenyum kepada sahabat


"maaf yah weh nih anak emang gitu sok dingin " ucap farah kepada dua sahabatnya


"eh santai aja far " ucap ela kepada farah


"kalian ngomong apa gw gk paham " ucap rere yg lemot farah dan ela hanya mentap kesal ke arah rere yg lagi mode lemot jika sudah begini emosi lah yg akan datang karena jika di ajak bercanda malah gk paham

__ADS_1


__ADS_2