Sistem Kekayan

Sistem Kekayan
Draft


__ADS_3

celsi tentu kaget mendengar jika leo akan melamar dirinya


"sangat tiba tiba " ucap pak alpi yg juga kaget


"ya kami akan melamar anak anda untuk anak kami leo pak alpi sebelum itu lebih baik kita Berkenalan Terlebih dahulu" ucap ayah kepada pak alpi


"ah iya saya alpi ayah dari celsi kalu ini istri saya diyah " ucap pak alpi kepada ayah argara


"saya bagas ini istri saya siti untuk anak anak saya mareka bisa memperkenalan diri Sendiri " ucap sang ayah kepada anak anak nya argara ddk hanya diam mendengar perkatakan sang ayah mareka malah saling tatap


"heh sebutkan nama kalian" ucap sang ibu kepada anak nya yg malah saling tatap


"saya argara anak pertama" ucap argara dingin kepada pak alpi dan bu diyah kedua suami istri itu Tersenyum cangung mendengar perkatakan dingin argara


"saya leo anak kedua " ucap leo Tersenyum cangung kedua suami istri itu melihat ke arah leo dengan pandangan menila


"saya ayu mungkin tante sama om dah kenal" ucap ayu tak cangung sama sekali karena sudah sering ke rumah celsi

__ADS_1


"yah ayu tante masih ingat ko " ucap bu diyah Tersenyum kepada ayu, ayu juga ikut Tersenyum kepada bu diyah


"untuk Lamaran itu kami akan membiarkan keputusan celsi" ucap pak alpi kepada anak nya dan juga yg lain


"hem celsi teruju" ucap celsi malu malu setelah acara melamar dadakan leo akan Bertunagan 2 hari setelah ini argara pergi ke perusahan sudah ada daren dan juga alex yg tengah menatap tajam ke arah argara


"uhuk kenapa " ucap argara terbatuk sedikit membuat daren dan juga alex menghela napas lelah


"hah sumpah kesal banget gw sama lu gar, gara gara lu gw malah harus cari lu ke mana mana gara gara rapat "ucap daren kesal alex hanya diam mendengar kan keluh kesah daren


" baik baik lah kalian akan di liburkan aku akan Mengerjakan tugas ku sebagai peminpin "ucap argara kepada alex dan juga daren Terlihat Senyuman lebar milik daren dan juga alex


" yg benar nih yok lex kita pergi ke london gw dah mau banget ke nagara itu "ucap daren menarik tangan alex argara hanya diam melihat ke pergi an daren dan juga alex


" hah ini pasti akan Melelahkan tolong bersabar sayang ku farah "ucap argara langsung masuk ke dalam lif dan pergi ke ruang miliknya yg berada di lantai pling atas


sesampainya ke ruang miliknya argara duduk di sofa dan juga lektop miliknya melihat lihat dokumen miliknya banyak banyak sangat sangat banyak bahkan argara sampai tak Terlihat

__ADS_1


satu jam argara berada di ruang itu sudah Terlihat wajah yg kusut dan Mata yg mulai merah karena menatap terus menerus melihat layat lektop


" HUWAAA DAREN ALEX LU HARUS KEMBALI "teriak argara setelah telpon miliknya di anggkat daren dan juga alex yg berada di peswat memutar mata malas


" berisik lo baru 1 jam belum 1 hari dah ke orang gila aja tuh muka apa kabar kami hah"ucap alex kesal


"gw mo mati sumpah kalu lo mau pulang gw bakalan kasih lu beruda duit" ucap argara mau menyogok daren dan juga alex


"gk sorry aja nih yah bos duit kami dah banyak walapun gk sebanyak punya lo tapi gk bakalan habis sampai tahun 3050 ke depan " ucap daren langsung Mematikan video cell itu


"gw mo mati system bantu gw sumpah gw gk tahan lagi " ucap argara kepada system


"sistem tidak bisa membantu karena sistem tak di wajibkan lagian dari pada membantu anda lebih baik sistem pergi ke pusat dan bertemu dengan pacar sistem" ucap sistem tak lama terdengar buyi tanda sistem sudah pergi di tingal argara yg sudah kacau


"gw harus biasa " ucap argara Besemangat


maaf ada typo dan kurag panjang karena mimin mau pergi ke acara wkwkw selamat malam

__ADS_1


__ADS_2