Sistem Pengalaman Hidup

Sistem Pengalaman Hidup
Bab 2


__ADS_3

Lamborgini aventador


( Selamat membaca )


Sekarang Vito sudah berada di depan di perusahaan Roda online, setelah tiba Vito segera turun dari taksi dan segera masuk kedalam perusahaan untuk menemui meneger umum dari perusahaan Roda online.


Vito berjalan dengan sangat cepat ke arah kantor meneger umum, Vito berniat untuk segera menemui meneger umum dan segera menyerahkan kunci taksi yang selama ini dia kendarai.


Tuk tuk tuk


Vito mengetuk pintu kantor meneger umum dengan sangat hati-hati dan sedikit gemetar takut dia datang di waktu yang kurang tepat.


" Masuk "


Terdengar suara dari dalam ruangan dengan nada dingin dan seakan diri nya tidak peduli dengan orang yang mengetuk pintu kantor nya.


Vito yang mendengar suara dari dalam pun segera membuka pintu kantor meneger umum dengan perlahan dan juga hati-hati.


Setelah masuk kedalam kantor meneger umum, Vito pun bisa melihat sesosok pria paru bayah yang tengah duduk sambil melihat berkas-berkas dengan sangat fokus.


Sebelum Vito sempat berbicara, meneger umum itu pun segera membuka mulut nya dan segera bertanya dengan nada acuh tak acuh.


" Ada keperluan apa kamu datang kesini Vito ? " tanya meneger umum.


Vito yang mendengar itu langsung menjawab dengan sopan dan jujur.


" Saya kesini karena mau menyerahkan kunci mobil ini kepada anda meneger, dan saya ucapkan terimah kasih karena perusahaan telah membantu saya dengan memberikan mobil ini. Namun sekarang saya sudah berhasil membeli sebuah mobil dan saya pikir mobil yang saya pakai sekarang harus saya serahkan kepada anda meneger "


Meneger umum yang mendengar ucapan Vito sedikit tidak percaya dan bahkan sempat melirik ke arah Vito dengan tatapan mengejek.


" Apa kamu serius ? apa kamu tidak salah bicara Vito? dan kalo benar kamu bisa membeli mobil saya ikut senang mendengar nya " ucap meneger umur dengan nada tidak percaya namun ada nada yang terdengar senang dengan ucapan Vito.

__ADS_1


Vito yang mendengar ucapan meneger umum itu merasa sangat senang, karena Vito sadar walaupun meneger umum ini terlihat galak dan acuh tak acuh. Namun sebenernya dia adalah orang yang paling memperhatikan semua karyawan dan juga supir Roda online yang bertugas.


Kita bisa ambil contoh Vito, ketika dirinya melamar disini. Dirinya tidak mempunyai kendaraan sendiri namun meneger umum tetap menerimah Vito dan memberikan sebuah mobil perusahaan kepada Vito agar diri nya bisa bekerja dan menabung untuk masa depan nya.


" Terimah kasih meneger kalo begitu saya ijin pamit untuk mengambil mobil saya terlebih dahulu sebelum menerimah orderan lagi " ucap Vito dengan sopan.


" Hmm baiklah ingat kamu harus hati-hati dan jangan sampai membuat mobil baru kamu rusak ketika menerimah orderan " ucap meneger dengan nada khawatir.


" Baik meneger " ucap Vito setelah itu Vito pun keluar dari ruangan meneger umum dengan perasaan senang dan sudah tidak sabar untuk melihat mobil baru nya.


Vito berjalan keluar dari kantor Roda online dengan sangat cepat bahkan ada beberapa teman sopir yang memanggil pun Vito tidak mendengar itu.


Setelah keluar dari kantor Roda online, Vito pun segera mengeluarkan Hp dari saku celananya dan segera memesan taksi online.


Taksi yang di pesan Vito adalah taksi online dari perusahaan Roda online, Vito sengaja memesan dari Roda online karena Vito tidak mau menunggu lebih lama lagi dan juga karena dia masih anggota dari perusahaan Roda online.


" Sial Vito jadi lu yang pesan taksi online ? " tanya supir taksi.


" Dasar lu Vito yaudah ayo naik gak di bayar juga gak papa asal lu kasih ulasan bintang 5 saja " ucap supir taksi.


" Siap beres bro, ngomong-ngomong udah dapat berapa orderan ? " tanya Vito yang penasaran.


" Hahaha hari ini lumayan, gw udah dapat 6 orderan termasuk lu ini " jawab supir taksi itu.


" Hahaha bagus, yaudah kalo gitu ayo jalan sesuai aplikasi ya bro wkwkw " ucap Vito menyuruh supir taksi dengan sedikit candaan.


Setelah itu taksi online yang di pesan Vito pun segera pergi dari depan perusahaan Roda online dan sekarang tengah menuju ke pemukiman Terry, pemukiman Terry adalah tempat kos-kos an yang di miliki oleh pria bermama Terry, maka dari itu pemukiman itu di sebut pemukiman Terry sampai sekarang karena disana terdapat bangunan kontrakan Terry yang hampir mengusai semua sudut jalan pemukiman tersebut.


Taksi online itu melaju dengan sangat cepat dan bahkan dia hampir menabrak sebuah motor yang tiba-tiba lewat di depan taksi.


Namun setelah kejadian itu tidak ada kejadian lain yang bisa membuat jantung copot.

__ADS_1


Setelah berkendara 15 menit akhirnya taksi online yang dinaiki oleh Vito pun sudah tiba di tempat tujuan.


" Udah sampai ni Vit " ucap supir taksi.


" Hahaha ya gw tau, makasih udah mau bantuin gw dan buat ongkos nanti gw bayar setelah dapat gajian " ucap Vito dengan nada candaan.


" Hahaha santai kawan, yang penting lu jangan sampai lupa bintang 5 buat gw, urusan uang itu bisa di atur hahaha " ucap supir taksi dengan nada yang ikut bercanda seperti Vito.


Setelah itu Vito pun keluar dari dalam taksi dan langsung memberikan ulasan bintang 5 kepada teman seperjuanganya itu.


Setelah selesai memberi bintang 5 kepada teman seperjuanganya, Vito pun bergegas ke arah tempat parkir pemukiman Terry.


Vito berjalan dengan sangat cepat, seakan diri nya tengah di kejar oleh hantu mau pun binatang buas yang akan memakannya hidup-hidup.


Vito berjalan dengan perasan yang campur aduk, rasanya perasaan Vito sekarang bisa di jual seperti es campur namun rasanya berbeda bahkan tidak ada rasa.


Aduh bagaimana ini kalo sistem menipuku dan dia hanya memberikan kunci palsu ? apa yang akan aku lakukan ? mana mungkin kan ketika terbukti bahwa kunci ini palsu aku akan pura-pura bego atau lupa ingatan ? gak logis banget !!


Pikir Vito yang masih sedikit ragu dengan sistem nya namun Vito tetap berjalan menuju kearah parkiran pemukiman Terry.


Setelah lumayan dekat dengan parkiran, Vito pun tercengang dengan warga yang heboh dan seakan tengah melihat fenomena atau pun artis yang tengah syuting film.


Kenapa semua tetangga terlihat heboh ? apa ada artis disini ? atau atau hujan meteor terus mendarat disini ? kalo benar ada hujan meteor disini gimana nasib mobil baru yang belum sempat aku kendarai ?


Vito terus berpikir namun dari semua pikiran nya itu tidak ada yang mengarah ke dugaan mereka berkumpul karena tengah melihat mobil sport milik nya.


Vito berusaha berjalan mendekat ke arah kerumunan itu, dan betapa terkejut nya ketika dirinya melihat sekilas sebuah mobil sport dan mobil itu adalah mobil lamborgini aventador.


" Hah mungkin kah mereka berkerumun karena mau melihat dan mengambil foto mobilku ini ? " gumam Vito yang masih belum percaya dengan semua ini.


[ Selamat menunggu bab selanjutnya terimah kasih dadah semua ]

__ADS_1


__ADS_2