
Perubahan tubuh
Sekarang Vito tengah makan dengan tenang dan tidak memikirkan tentang masalah wanita gila tadi, Vito merasa bodo amat tentang wanita gila itu dan memilih untuk tidak memikirkan ucapan wanita itu.
" Hmm rasa ayam goreng ini lumayan enak, dan sambal terasi ini juga mirip seperti buatan ibu di kampung. Ah aku jadi kangen sama masakan ibu di kampung " gumam Vito sambil melahap sisa makanan yang tersisa.
Setelah semua makanan habis tanpa sisa, Vito pun segera berjalan ke arah kasir untuk membayar semua tagihan makan yang dia pesan.
Vito berjalan dengan sangat cool bahkan esbatu akan merasa marah karena sikap Vito yang melebihi dinginnya mereka.
Vito tidak peduli dengan tatapan semua pengunjung itu bahkan Vito menganggap pengunjung itu hanya lah penonton yang tengah menonton pertunjukan seni berjalan diri nya.
Setelah tiba di kasir, Vito pun langsung bertanya berapa tagihan makannya.
" Permisi berapa tagihan di meja sana ? " tanya Vito sambil menunjuk meja tempatnya makan.
Kasir yang mendengar itu pun segera melihat menu apa aja yang di pesan oleh Vito.
" Hmm semuanya 15 dolar tuan " jawab kasir itu.
Vito yang mendengar itu pun mengeluarkan uang 50 dolar dari saku celananya dan langsung membayar tagihan makannya.
" Ini kembaliannya buat kamu saja " ucap Vito dengan tenang.
Setelah itu Vito pun memilih untuk pergi keluar dari tempat makan itu dan kembali ke arah mobilnya di luar.
Setelah tiba di luar, Vito pun segera masuk kedalam mobilnya dan langsung pergi dari sana mengarah ke rumah nomer 1 sungai berty.
Vito berkendara dengan santai dan tidak mau buru-buru, dia merasa kalo pulang jam segini dia akan bosan dirumah.
Vito yang tengah mengarah ke arah pemukiman sungai berty pun bertemu dengan seseorang wanita yang seperti tengah menunggu jemputan.
Vito yang mengenal wanita itu pun segera memakirkan mobilnya di dekat wanita itu.
Bromm bromm bromm
__ADS_1
Suara deruan mesin mobil Vito setelah menepi di samping jalan untuk menemui wanita yang dia kenal.
Setelah tiba di depan wanita itu, Vito pun menurunkan sedikit kaca mobilnya.
" Hay meneger Rosa, apa anda butuh tumpangan ?" tanya Vito setelah menurunkan kaca mobilnya.
Rosa yang mendengar suara orang yang dia kenal pun segera menengok ke arah suara itu. Dan betapa terkejutnya dia ketika melihat Vito tengah melihat ke arah diri nya.
Itu bukanya Vito? kenapa dia ada disini ? dan kenapa dia melihat dan berhenti di depanku ? apa mungkin dia mau ngajak aku kencan atau makan siang bareng dia ?
Rosa pun mulai berfantasi ria tentang apa yang akan di lakukan oleh Vito selanjutnya.
Namun Vito yang melihat itu pun langsung merasa ngeri, dia teringat dengan wanita gila di tempat makan yang dia temui barusan.
Ah kenapa maneger Rosa bertingkah seperti itu ? ah sial gw jadi merinding liat nya, udah lah gw cabut aja takut ada apa-apa nanti.
Pikir Vito dan setelah itu langsung menghidupkan mesin mobil nya kembali dan langsung tancap gas meninggalkan Rosa yang masih berfantasi riah.
Setelah tersadar dari lamunannya, Rosa pun merasa kecewa dan sedih karena melihat Vito yang sudah tidak ada di tempat.
" Sial kamu Vito, kenapa kamu membuat aku berfantasi kalo kamu malah tinggalin aku pergi dasar laki-laki " ucap Rosa dengan muka sebal dan tangan mengepal di sambil pinggangnya.
Vito sekarang tengah menuju ke pemukiman sungai berty, dia memilih untuk pulang terlebih dahulu. Vito sekarang sudah kena mental karena melihat para wanita yang seakan gila ketika melihat dirinya.
Setelah berkendara selama 20 menit, Vito pun telah tiba di depan gerbang pemukiman sungai berty, di sana terdapat dua penjaga yang tengah berpatroli dan juga ada sesosok wanita yang sangat Vito kenal.
" Hah ngapain j4lang itu kesini ? apa pacar baru nya itu tinggal disini ? ah sial kalo tau gini gw mending pergi sama Rosa tadi " ucap Vito sambil berusaha berputar arah sebelum dua penjaga itu melihat mobil nya.
Namun usaha itu sia-sia, dua penjaga itu melihat mobil Vito yang hendak berputar itu dan dua penjaga itu juga langsung menghampiri Vito.
Vito yang melihat itu hanya bisa pasrah dan berharap j4lang itu tidak bisa melihat dirinya.
Vito sebenernya bukan takut kepada j4lang itu, namun Vito memilih untuk menyembunyikan kekakayaannya lebih lama lagi dan akan membuat dia menyesal seumur hidupnya.
" Halo semalat siang tuan, ada yang bisa kami bantu ? " tanya salah satu dari penjaga itu.
__ADS_1
" Hmm halo bapak-bapak, saya hanya mau masuk namun tadi saya gugup karena ada orang lain di gerbang itu, jadi bisa tolong singkirin dulu orang itu ? " ucap Vito yang beralasan dan berusaha menyuruh penjaga itu untuk mengusir mantan pacarnya dari depan gerbang.
" Kalo boleh tau dengan tuan siapa ini ? dan tuan apa penghuni disini ?" tanya penjaga itu masih sangat sopan.
" Hmm saya Vito bapak, dan saya penghuni rumah nomer 1 disini " ucap Vito sambil mendongakan mukanya ke arah dua penjaga itu.
Dua penjaga itu yang melihat muka Vito pun segera membungkuk dengan sopan dan langsung menjalankan perintah untuk menyuruh wanita didepan gerbang untuk menyingkir terlebih dahulu.
Vito yang melihat itu pun merasa senang dengan para penjaga itu, dan setelah mantan pacarnya sedikit menyingkir dari depan gerbang. Vito pun segera melajukan mobil untuk masuk kedalam pemukiman sungai berty.
Mobil Vito melewati dua penjaga dan mantannya itu dengan sangat cepat, Vito memilih untuk segera pergi dari sana sebelum mantan nya itu melihat diri nya didalam mobil.
Setelah melewati gerbang, Vito pun langsung melajukan mobil nya ke arah rumah nomer 1.
Bromm bromm bromm
Deruan mesin mobil sport Vito ketika berhenti didepan rumah nomer 1 atau rumah miliknya.
Setelah itu Vito segera turun dari mobil dan langsung masuk kedalam rumah untuk segera mencoba serum penguat tubuh itu.
" Hahaha semogah serum ini sesuai dengan ekspetasi gw dan tidak mengecewakan " ucap Vito sambil terus berjalan ke arah kamar utama miliknya.
Setelah masuk kedalam kamar, Vito pun langsung melepaskan seluruh baju dan celana miliknya dan langsung masuk kedalam kamar mandi.
Setelah masuk kedalam kamar mandi, Vito pun langsung mengambil serum penguat tubuh dari penyimpanan sistem dan segera dia minun sampai habis.
Setelah serum itu diminum habis, Vito pun merasakan ada energi panas yang masuk kedalam tubuhnya, namun energi panas itu tidak membuat tubuh Vito merasakan kesakitan namun membuat dirinya merasa nyaman dan mengantuk.
Selamat beberapa menit seperti itu, tiba-tiba dari tubuh Vito pun keluar cairan berwarna hitam yang sangat bau dengan jumblah banyak.
Vito yang melihat itu pun merasa jijik dan segera menyalakan sower untuk membilas tubuhnya dari cairan hitam itu.
Setelah membasuh tubuhnya hingga bersih, Vito pun segera keluar dari kamar mandi hanya menggukan handuk yang dia lilitkan di pinggang.
Setelah keluar dari kamar mandi, Vito pun bergegas melihat ke cermin, dan ketika dirinya melihat ke cermin. Vito pun merasa kaget dengan bayangan dirinya sendiri.
__ADS_1
" Sial apa itu gw ? kenapa sekarang perut gw ada roti sobek delapan biji ? dan itu apa otot lengan gw segede itu ? ah sial muka ini lagi kenapa makin mulus aja kenapa gak jelekin dikit gitu " ucap Vito sambil terus melihat bayangan dirinya di cermin.
[ Maaf buat hari ini mungkin up cuman 1 x namun autor akan usaha agar bisa up seperti biasa terimah kasih dadah semua ]