
Misi profesi taksi Roda online
[ Selamat membaca ]
Sekarang Vito hanya melihat dari kejauhan dan tidak mau mengganggu para warga mengambil foto ataupun mengambil vidio untuk live streming mereka.
Vito menunggu sambil duduk di salah satu motor warga yang tengah ikut mengambil foto ataupun mengambil vidio itu.
Ah ternyata mobil ini terlalu mencolok kalo di parkir disini, ah tapi biarkan lah untuk sementara buat warga bahagia juga adalah sebuah kebaikan.
Vito berpikir dengan tenang dan tetap mengawasi mobil milik nya, namun ketika Vito tengah melihat layar Hp nya. Dia pun di dekati oleh salah satu warga disana.
" Heh lu ngapain di motor gw hah ? nanti kalo motor ini jatuh gimana ? apa lu bisa ganti rugi hah!! " Bentak pemuda yang mendekat ke arah Vito dan langsung menarik Vito menjauh dari motornya.
Vito yang mendengar itu pun kaget dan tidak percaya dengan apa yang dia dengar.
" Kenapa bro ? lu ada masalah apa ? gw aja biasa aja ketika mobil gw di sentuh oleh mereka " jawab Vito dengan sopan dan menunjuk ke arah mobil lamborgini aventador milik nya.
Pemuda itu juga sempat melihat ke arah yang di tunjuk oleh Vito dan betapa terkejut nya dan merasa lucu dengan Vito.
" Hahaha mobil itu ? mobil itu mobil lu ? apa lu tengah mimpi di siang bolong kawan ? jangan kan beli mobil itu buat beli motor kek gw aja lu harus berjuang keras dulu hahaha " ucapa pemuda itu dengan nada sombong dan tawa penuh kemenangan.
Namun sebelum Vito menjawab ucapan dari pemuda sombong itu, suara sistem pun terdengar.
[ Misi profesi pertama di temukan menjadi supir taksi Roda online ]
[ Setiap bintang 5 yang di dapat, tuan akan mendapatkan hadiah acak seperti uang,saham,perusahaan, mobil, dan juga aset lainnya ]
[ Misi utama kumpulkan 5 bintang sebanyak 200 kali ( 0 / 200 ) ]
Vito yang mendengar itu merasa senang dan tidak tau harus bertindak seperti apa sekarang, karena sekarang diri nya tengah berada di depan kerumunan banyak orang dan gak mungkin melompat-lompat karena senang nanti malah di kira gila.
Setelah itu Hp Vito pun merimah sebuah orderan dan tanpa buang waktu langsung berjalan ke arah mobil milik nya.
__ADS_1
Namun sebelum Vito berhasil mendekat ke arah mobil milik nya, pemuda sombong itu pun langsung menarik tangan Vito dengan kasar.
" Heh lu mau ngapain ? jangan deket-deket dengan mobil itu nanti kalo lu gak sengaja buat lecet gimana ? kita warga disini gak akan pernah berani bayangin itu " tanya pemuda itu dengan nada sombong dan terus saja menahan tangan Vito.
Vito yang tidak mau ambil pusing dan berusaha agar bisa pergi dari sini dengan cepat pun langsung mengeluarkan kunci mobil lamborgini aventador milik nya.
Vito menekan kunci mobil itu, dan seketika lapu depan menyala dan dua pintu lipat terbuka ke atas.
Pemuda sombong itu pun seketika merasa takut dan langsung gemetar di tempat di bisa berbicara atau pun berjalan sedkit pun.
Vito pun tidak peduli dengan pemuda sombong itu dan langsung berjalan masuk kedalam mobil, dan ketika masuk kedalam mobil Vito langsung menyalakan mobilnya dan seketika suara nyaring pun terdengar.
Bromm brommm bromm.
Suara deruan kenalpot yang nyaring pun terdengar sebanyak 3 kali dan setelah itu mobil milik Vito pun segera pergi dari sana dan langsung menghilang dari pandangan semua orang.
Pemuda sombong itu pun tersadar dan ketika sadar diri nya sudah tidak melihat Vito dan mobil nya yang sudah menghilang di keramean jalan raya.
" Huh dasar pemuda jaman sekarang, liat orang dari sampul nya "
" Hahaha rasain itu mungkin orang kaya itu nanti kesini lagi buat beri perhitungan sama pemuda itu"
" Udah kita jangan deket-deket sekarang sama dia nanti yang ada kita ikut kena imbasnya lagi "
" Bener tuh ayo bubar biarin pemuda itu sendirian"
Setelah berkendara para warga pun pergi meninggalkan pemuda sombong di parkiran sendirian.
Pemuda yang tinggal sendiri pun merasa dunia nya hancur seketika dan merasa sudah tidak ada harapan hidup.
Namun pemikiran itu berbeda dengan Vito, Vito sekarang tengah berkendara menuju ke penumpang yang sudah order taksi online nya.
Vito melaju dengan sangat cepat dan bahkan ketika mobil Vito lewat, semua mobil pun memberi jalan seakan Vito seperti seorang penguasa daerah ini atau pun kota.
__ADS_1
Huh kenapa semua mobil di jalan menghindar dan memberi jalan buatku ? apa mungkin mereka takut dengan aku ? atau mereka takut meyenggol mobil ini dan tidak bisa buat bayar ganti rugi nya ?
Vito terus berpikir dan mencerna kejadian yang ada di jalan sekarang, namun Vito sudah tidak peduli dan memilih untuk tetap fokus ke jalan dan segera tiba ke tempat penumpang yang order taksi online nya.
Setelah 10 menit berlalu, mobil Vito pun sudah tiba di tempat yang di tunjukan di aplikasi Roda online. Vito menghentikan mobil nya dan disana terlihat seorang siswi SMA yang tengah menunggu jemputan nya.
Vito menelpon nomer penumpang nya, dan setelah 3 kali berdering telpon itu pun tersambung.
" Halo mba ada dimana ? saya sudah berada di tempat yang di tunjukan di aplikasi " tanya Vito.
" Saya di seberang jalan pak, saya menggunakan pakaian sekolah dan tolong segera kesini pak saya ada sudah telah untuk pulang kerumah " jawab penumpang itu dengan suara kecil dan imutnya.
Vito yang mendengar itu segera mencari jalan untuk berputar balik, dan tak jauh dari sana ada jalan untuk berputar balik dan Vito pun segera berputar dan berpindah ke jalan seberang.
Setelah berputar balik, Vito pun segera mendekat ke arah siswi SMA dan berhenti tepat di depanya.
Siswi SMA yang melihat mobil sport berhenti tepat di depannya pun langsung bersikap hati-hati, siswi SMA itu sudah memasang kuda-kuda dan siap menghajar orang didalam mobil ketika dia berani macem-macem.
" Halo dengan Raisa ? saya adalah supir online dari aplikasi Roda online " tanya Vito dari dalam mobil.
Siswi SMA yang mendengar pertanyaan Vito pun seketika terdiam dan mematung di tempat karena kaget dengan apa yang barusan dia dengar.
Vito yang melihat siswi SMA hanya diam mematung pun berniat untuk berjalan dan mendekat ke arah nya.
Namun sebelum Vito turun dari mobil, siswi SMA itu pun sudah tersadar dan segera masuk kedalam mobil sport Vito.
" Tolong pakai sabuk pengaman terlebih dahulu " ucap Vito dengan sopan.
Siswi SMA yang mendengar itu hanya mengangguk dan tanpa buang waktu langsung memasang sabuk pengaman dengan benar.
Setelah sabuk pengaman terpasang mobil Vito pun segera pergi dari sana dan mengarah ke tempat yang sudah di pesan oleh siswi SMA itu.
[ Terus nantikan bab selanjutnya semua terimah kasih bye ]
__ADS_1