
Serum penguat tubuh
[ Selamat membaca ]
Vito masih berdiam didalam mobil lamborgini aventador milik nya sambil menunggu hadiah berikutnya dari sistem.
Vito menabak hadiah kali ini pasti sangat besar dan akan membuat diri nya menjadi lebih kaya lagi.
" Hahaha semogah hadiah ini adalah sebuah saham perusahaan atau hotel yang dapat aku akuisisi lewat sistem hahaha " tawa Vito sambil terus membayangkan hadiah besar itu.
Dan ketika Vito tengah asik memikirkan sebuah hadiah besar dari sistem, suara sistem pun terdengar di kepala nya.
[ Ding berhasil mendapatkan bintang 5 ( 15/200 ) ]
[ Selamat tuan mendapatkan serum perubahan penguat tubuh ]
Setelah itu muncul lah sebuah botol kaca yang berisi cairan berwarna biru muda di dalamnya.
Vito yang mendengar itu pun merasa sakit hati, dia sudah membayangkan tentang saham perusahaan atau hotel yang bakal dia kelola namun, semua angan-angan itu hilang seketika ketika hadiah sistem muncul dan tidak sesuai seperti khayalannya.
" Ah sistem kenapa hadiah kali ini sungguh berbeda dan kamu sungguh tega menghancurkan khayalan indah diriku ini " gumam Vito sambil terus melihat serum yang di berikan oleh sistem itu.
Vito yang melihat serum itu pun menjadi penasaran dan hendak membukanya dan langsung meminum di dalam mobil, tapi sebelum Vito dapat meminum serum itu. Suara sistem pun terdengar untuk mengikatkan Vito.
[ Serum penguat tubuh adalah serum yang akan merubah bentuk tubuh dan juga wajah tuan dengan cara mengeluarkan lemak berlebih di dalam tubuh dan zat-zat berbahaya lain nya ]
[ Sistem sarankan agar tuan rumah menggunakan serum itu didalam kamar mandi ]
Vito yang mendengar itu pun langsung menutup kembali serum itu dan memilih untuk mengurungkan niatnya untuk meminumnya sekarang.
Setelah itu Vito pun melihat pada layar Hp nya, dan disana menunjukan pukul 1 siang. Vito yang mulai merasa lapar pun segera pergi dari sana dan bergegas untuk mencari sebuah kafe atau pun tempat makan di sekitarnya.
__ADS_1
Vito menancapkan gas mobilnya dan segera pergi dari sana, Vito berkendara dengan santai dan terus melihat ke arah kiri dan kanan untuk menemukan sebuah kafe atau pun tempat makan untuk dirinya berhenti membeli makan siang.
Setelah berkendara disekitar selama 10 menit, Vito pun menemukan sebuah tempat makan dengan keadaan yang sangat tenang dan juga bersih.
Vito pun langsung saja berhenti di depan toko makan itu, Vito langsung memakirkan mobil sport nya dan langsung keluar dari mobil dan menuju masuk ke dalam tempat makan tersebut.
Vito yang masuk ke dalam tempat makan itu pun langsung mencuri perhatian dari seluruh pelanggan yang tengah makan di dalam tempat makan tersebut.
Vito langsung memilih duduk di sudut ruangan, dan memilih untuk mengabaikan semua padangan seluruh pengunjung dari pandangan iri, kagum dan juga ada pandangan yang seperti mau menerkam Vito hidup - hidup.
Vito langsung melambaikan tangannya kepada pelayan tempat makan itu dan setelah itu pelayan itu pun langsung tiba dan membawa daftar menu dari tempat makan itu.
" Ini tuan menu dari tempat makan kami, silahkan dipilih terlebih dahulu " ucap pelayan itu sambil tersenyum manis ke arah Vito.
Vito pun langsung mengambil daftar menu itu dari pelayan dan langsung membuka menu itu, setelah memilih makanan dari daftar menu, Vito pun memilih untuk memesan ayam goreng dan juga sambal terasi + telur dadar setengah matang.
Setelah semua pesanan itu sudah semua, Vito pun langsung menyerahkan kembali daftar menu itu kepada pelayan tersebut.
Setelah pelayan itu pergi, Vito pun diduk dengan santai dan membuka Hp nya untuk melihat pesan dari rekan-rekan nya di Roda online.
Disana Vito melihat bahwa mereka tengah membahas tentang penumpang arogan dan membuat mereka kena teguran karena mendapat ulasan buruk dari penumpang buruk itu.
Vito yang membaca pesan itu pun hanya bisa senyum-senyum sendiri dan bahkan Vito tidak menyadari di depan mejanya sekarang ada sesosok wanita cantik yang tengah memandanginya dengan tatapan aneh.
Vito pun mengakhiri melihat pesan di Hp nya dan memilih untuk duduk diam sambil melihat keadaan tempat makan ini.
Namun Vito pun merasa kaget ketika melihat sesosok wanita cantik namun terlihat seperti seakaan dia mau memakan Vito secara hidup-hidup dari pandangannya.
" Hmm mba kenapa ada disini ? mba mau duduk disini ? " tanya Vito sambil berusaha mengatur napas yang terangah-engah karena kaget.
Wanita cantik itu pun hanya menggeleng sebagai jawaban dari pertanyaan Vito, dan setelah itu wanita cantik pun berbicara dengan suara menggoda.
__ADS_1
" Saya tidak mau duduk disini, namun saya mau duduk dengan kamu di pernikahan nanti " ucap wanita cantik itu dengan muka serius.
Vito yang mendengar itu pun merasa merinding dan memilih untuk diam tanpa ada niat menjawab ucapan wanita itu.
Melihat Vito yang diam tanpa mau berbicara pun membuat wanita itu merasa emosi dengan Vito.
" Heh kenapa kamu malah diam ? kamu mau tidak nikah sama saya ? saya jamin saya akan baik dan selalu memberi kamu uang bulanan yang banyak " tanya wanita cantik itu dengan nada sedikit keras agar Vito bisa mendengarkan dengan jelas.
Vito yang mendengar pertanyaan itu pun merasa sangat tertekan dan merasa dunia seakan rubuh menimpa diri nya.
Sial ada apa dengan wanita ini ? kenapa tiba-tiba ngajak nikah di siang bolong seperti ini ? apa dia gak mikirin harga diri gw diliat banyak pengunjung disini
Pikir Vito yang sudah mulai merasa takut dengan wanita yang ada di depannya itu.
Wanita cantik itu yang melihat Vito masih diam saja pun merasa sangat tertekan dan langsung menarik kerah baju Vito agar lebih dekat dengannya.
Vito yang di tarik kerahnya pun merasa sangat tertekan dan memilih untuk membuka mulutnya.
" Mba tolong jangan begini, saya punya harga diri dan tidak akan pernah mau menikah dengan orang yang baru saja kenal atau temuin " ucap Vito sambil berusaha menyingkirkan tangan wanita itu dari kerah baju nya.
" Hahaha kamu ini hanya bermodal tampang saja sok belagu begini, gini saja kalo kamu menikah dengan saya. Saya akan memberikan kamu mobil BMW - x5 gimana ? " tanya wanita itu.
Vito yang mendengar itu pun langsung tertawa didalam hati, dia berpikir penawaran apa yang akan di berikan wanita itu namun ternyata penawatan itu bukan hal besar bagi Vito.
Dasar wanita gila, gw kira penawaran lu itu setinggi harga diri lu eh ternyata hanya bisa segitu saja ?
Pikir Vito yang merasa lucu dengan penawaran wanita itu dan langsung memilih untuk diam dan tepat setelah itu pesanan Vito pun sudah selesai di buat dan sudah di antar oleh pelayan tadi.
Wanita yang mengajak Vito menikah pun langsung memilih pergi ketika melihat pelayan tersebut, dia merasa sangat malu dan memilih untuk segera pergi dari tempat duduk dan kembali ke tempat duduk nya.
[ Terimah kasih semua sudah mau mampir di cerita ini dan terus nantikan bab selanjutnya dari cerita ini dadah semua bye ]
__ADS_1