
Tempat penerimaan bodyguard, ada banyak orang yang mengajukan diri untuk melakukan pekerjaan ini. Diantara banyaknya orang, ia duduk di samping pria bertubuh besar penuh dengan otot dan tatapan mata garang.
"Nomor antrian 136."
"Saya." Qin Chen berdiri.
"Tolong masuk kedalam."
Wanita itu membukakan pintu, ia masuk kedalam untuk melewatkan tes.
Qin Chen masuk kedalam, ia berdiri di hadapan satu orang wanita tengah duduk di dampingi beberapa pria bertubuh besar seakan-akan prajurit terlatih.
"Nama, Yang Xi?"
"Benar."
Wanita itu melihatnya dengan seksama, ia lalu mengerakkan tangannya memberikan kode pada bawahannya untuk bersiap melakukan tugasnya.
"Tempat ini mencari bodyguard multitalent. Pertama, dapat bertarung saat di butuhkan. Dua dapat melindungi anak-anak. Dan kau apa punya keduanya?"
"Seharusnya punya, nona."
"Cukup menyakinkan, salah satu bawahanku akan langsung mengujimu bertarung. Jika kau menang, aku akan menerimamu langsung."
"Baik."
Orang bertubuh besar itu berada di hadapannya. "Tolong bimbingannya, senior."
Mengangguk! "Bersiap." Dia langsung melepaskan tinju pertamanya, Qin Chen menghindarinya dengan reflek.
"Kau cukup hebat!" Qin Chen mengertak, ia berlarian mendekatinya, memberikan serangan tangan dari depan.
Tendangan ke pinggang membuat pria bertubuh besar itu terseret beberapa meter ke samping, dia langsung memuntahkan darahnya.
Wanita itu tertegun sekaligus terkejut melihat pemandangan ini. "Ada apa denganmu?"
Cough! "Maaf nona, saya tidak dapat melawannya lagi, tulang rusuk saya sepertinya patah."
Dia pingsan di sana, "Bawa dia ke rumah sakit segera."
"Baik nona."
Wanita itu masih tertegun tidak dapat percaya bahwa pemuda di hadapannya dapat mengalahkan orang dengan tubuh dua kali lebih besar darinya.
"Uhump! Apa sebelumnya kau seorang prajurit khusus?"
"Tidak, saya seorang pelajar biasa yang sekarang menganggur. Kebetulan mendapatkan brosur mencari bodyguard. Saya cukup yakin dengan kemampuan bertarung saya sekarang."
Wanita itu menyipitkan matanya, di lihat-lihat sekarang. "Dia seperti berandalan sekolahan."
"Begitu rupanya, aku menerimamu sebagai bodyguard. Dan tugasmu adalah, melindungi putriku kemanapun dia pergi. Sebelum itu, pergi keluar dan minta sekertaris di luar sana untuk menyiapkan bajumu, lalu kembali ke ruangan ini."
"Baik."
Qin Chen keluar dari sana, ia mengatakan semuanya pada wanita di depan pintu untuk mencarikannya baju yang layak. Selama mengganti bajunya, ia melihat penampilannya di kaca.
__ADS_1
"Penampilanku berubah, walaupun masih identik dengan masa lalu. Aku hanya tumbuh semakin tua."
[Secara fisik anda tetap sama, dan bahkan DNA Darah tidak berubah.]
"Begitu rupanya," Qin Chen tersenyum tipis, ia keluar dari ruangan tersebut menuju ruangan wanita itu berada.
Didalam ruangan tersebut, wanita itu memberikan sebuah dokumen.
"Didalam dokumen itu adalah orang yang harus kamu lindungi, ada banyak saingan bisnis di keluargaku. Dan putriku adalah ancaman yang mudah untuk menjatuhkan perusahaan ini. Aku ingin kau melindunginya, dan laporkan kepadaku saat kau menemukan yang mencurigakan."
Qin Chen melihat data-data di depannya, itu sangat jelas untuk di palsukan. "Tang Qinyu? Apa mungkin, anda dari keluarga Tang?"
"Apa ada masalah?"
Qin Chen melihat tatapan mata tajam wanita itu. "Tidak-tidak, saya hanya mengenal seseorang yang hampir dekat dengan Keluarga Tang."
"Ho! Siapa orang yang kau maksud?"
"Qin Chen."
Wanita itu terdiam mendengar nama tersebut, Qin Chen memperhatikan dirinya yang aneh itu, ia sempat melihat kedua tangannya di genggam erat. "Jangan sebutkan nama itu lagi di hadapanku."
"Ba— Baik."
"Kau dapat bekerja mulai sekarang, putriku akan pulang sekolah sebentar lagi."
"Baik."
Qin Chen keluar membawa dokumen yang ia dapatkan dari wanita itu, ia belum mengetahui namanya. Tapi marganya, Tang. Dan di kota hanya ada satu keluarga yang mempunyai nama Tang.
"Dengan identitasku sekarang, Yang Xi. Sebagai bodyguard anaknya, itu cukup bagiku walaupun sedikit luka di hati karena Tang Youqin sudah dengan yang lain."
[Cinta bertepuk sebelah tangan?]
[Atau cinta di tikung pria lain?]
[Saya sungguh prihatin dengan anda.]
"Tidak keduanya, ayo begegas ke sekolahnya."
Sorenya, ia sampai di TK tempat putrinya CEO Wanita cantik berada.
Seorang wanita menggunakan celemek menunggu di depan gerbang, dia tampak seorang guru TK di sana. Qin Chen mendatanginya, ia membuat wanita tersebut terkejut.
"Bisa saya bantu tuan?"
"Saya datang untuk menjemput Nona muda Tang Qinyu? Apa nona muda ada di sini?" Tanya Qin Chen, dia ramah.
"Ah! Apa anda Tuan Yang Xi? Saya sudah mendapatkan kabar dari Ibu Qinyu bahwa anda akan datang menjemputnya. Saya akan memanggilnya."
"Terimakasih."
Wanita itu masuk kedalam, ia membuat Qin Chen menunggu beberapa menit sebelum keluar membawa seorang gadis manis di sampingnya, itu seperti malaikat kecil menyambut hatinya.
'Dia sangat manis!'
__ADS_1
"Maaf menunggu Tuan Yang." Guru wanita itu membungkuk, Qin Chen memintanya untuk berdiri kembali karena tidak masalah menunggu.
"Qinyu, paman di depanmu adalah orang yang di minta ibu Qinyu untuk menjemputmu. Kamu akan pulang dengannya, apa tidak apa-apa?"
"Hmmm."
Tang Qinyu berada di sampingnya, dia sangat manis untuk seukuran dirinya. Mendekati Qin Chen, ia memegang tangannya tanpa takut.
Bahkan gurunya sangat kebingungan, tidak seperti biasanya dia akan memegang pengawalnya duluan.
"Tuan Yang, sepertinya Qinyu menyukai anda. Tolong hati-hati saat kembali."
"Ya, terimakasih banyak atas waktunya."
"Sama-sama."
Qin Chen menuntunnya masuk kedalam mobil yang di berikan wanita itu, di dalamnya, ia melihat Tang Qinyu duduk manis memapah bonekanya.
"Nona muda, apa anda mau es krim?"
"Es krim? Apa boleh? Mama selalu melarang Qinyu untuk membeli saat pulang kerumah." Ucapnya, walaupun ada beberapa kata-kata yang kurang jelas, Qin Chen dapat memahaminya.
"Tidak apa-apa, hari ini Paman akan membelikannya untukmu."
"Benarkan, paman?"
"Benar."
Tang Qinyu tersenyum mengangguk menginginkannya, ia berubah dari pemurung menjadi tersenyum.
Qin Chen ikut tersenyum, ia pergi mencari toko es krim yang ada di kota. Walaupun ada beberapa jalan berubah, dia masih mengingatnya sampai sekarang.
Setibanya di depan toko es krim, mereka berdua masuk kedalam untuk membeli beberapa es krim.
"Stroberi dan coklat."
Tang Qinyu menunjuk dan bicara walaupun kurang fasih dalam bicara, Qin Chen meluruskannya. "Berikan coklat dan stroberi masing-masing satu."
"Baik tuan."
Pedagang itu menyiapkan es krimnya, Tang Qinyu melihat-lihat ke sekitarnya ada banyak es krim di sana. Dia ingin membelinya.
"Apa anda ingin yang lain, nona muda?"
Menggelengkan kepala, ia menolaknya.
"Jika nona muda ingin yang lain, katakan pada Paman, mengerti."
"Baik."
Selepas mereka membeli es krim, keduanya duduk di bangku taman untuk menikmati es krimnya, Qin Chen mengunakan Golden Eye's, ia mengamankan sekitarnya.
Tang Qinyu duduk di sampingnya, sembari menikmati es krim.
...
__ADS_1
*Bersambung ...