Sistem Perubahan

Sistem Perubahan
Bab. 52 Rumah Sakit


__ADS_3

Empat jam kemudian— tim evakuasi berhasil mengangkat puing-puing bangunan yang terakhir, mereka menemukan dua orang di dalam bangunan tersebut.


"Tim medis bersiap pertolongan pertama!" Seseorang berteriak untuk membuat tim medis bersiap melakukan pertolongan pertama sebelum sampai ke rumah sakit.


Qin Chen yang menyadari puing-puing bangunan di punggungnya telah di angkat, ia terjatuh kedalam pelukan Tang Yue. Dia bernapas lega, karena ia dapat menyelamatkan Tang Yue untuk kedua kalinya.


Walaupun ada dendam, karena musuhnya bermain curang di belakangnya!


Qin Chen di bawa kedalam mobil ambulance untuk pertolongan pertama, sama halnya dengan Tang Yue mendapatkan pertolongan, dia mendapatkan perawatan medis di tempat tersebut sebelum ke rumah sakit.


Yan Qiong melihat keadaan Qin Chen benar-benar terluka. "Youqin dan Yue, kalian duluan ke rumah sakit, aku akan menyusul setelah urusanku selesai di tempat ini. Aku akan mengirimkan beberapa anggota kepolisian untuk melindungi tempat tersebut."


"Baik."


Mereka semua menuju rumah sakit terdekat untuk menolong Qin Chen.


Setibanya di sana, dia di bawa kedalam ruangan mendapatkan perawatan lengkap! Tubuhnya di periksa, dan di lain sebagainya. Sampai di mana, perban hampir menutupi seluruh tubuhnya.


Selama dua jam, ia akhirnya selesai mendapatkan perawatan!


"Bagaimana keadaannya, dokter?"


"Pasien mengalami patah tulang di bagian tangan, dan masih banyak lagi luka serius. Untungnya, pasien tidak kehilangan banyak darah, kalau tidak. Keadaannya akan benar-benar mengkhawatirkan."


Keduanya merasa lega karena, Qin Chen hanya mengalami patah tulang, namun itu cukup beresiko dan mereka bersalah.


"Terimakasih banyak, dokter."


Tidak lama kemudian, Yan Qiong datang ke sana, dia penasaran apa yang sebenarnya terjadi dengan keduanya.


"Saudari Qiong?"


"Aku sudah membereskan tempat itu, ada banyak hal yang ingin aku tanyakan kepada Yang Xi, terutama bagaimana mereka bisa berada di keadaan sebelumnya."


"Hmm ... Aku juga penasaran, ayo masuk kedalam sama-sama."

__ADS_1


Tang Youqin, Tang Yue, Tang Qinyu, dan Yan Qiong masuk kedalam untuk mengecek kondisinya. Didalam sana, ia melihat Qin Chen tengah terbaring dengan banyak perban di mana-mana, itu membuatnya sulit untuk bergerak sekarang.


Penyembuhan sudah di lakukan, dan seluruh tumbuhnya benar-benar sehat!


"Bagaimana keadaanmu?"


Qin Chen meliriknya, dia tidak bisa menoleh kesamping karena penyangga leher. "Baik."


Ketiganya penasaran, bagaimana Qin Chen/Yang Xi dapat berubah begitu dratis, wajahnya benar-benar tampan!


"Mungkin ini sedikit merepotkan, apa bisa kau ceritakan bagaimana kalian berada di reruntuhan bangunan itu?" Tanya Yan Qiong.


Qin Chen meliriknya, dia lalu bicara. "Sebelumnya, aku sudah membereskan orang-orang di dalam bangunan ataupun di luar, walaupun ada sedikit orang yang selamat. Kemudian, delapan kendaraan datang, mereka melepaskan tembakan bazoka, lalu mengebom tempat tersebut hingga bangunan itu runtuh."


"Jadi, ada orang lain datang untuk meruntuhkan bangunan itu?"


"Benar, kemungkinan besar mereka suruhan orang itu untuk membunuh orang-orang di dalam bangunan bersamaan denganku. Jika bukan karena mereka, aku dapat keluar dengan selamat, sayangnya mereka begitu licik sampai-sampai aku tidak menyadari bahwa mereka menumbalkan rekannya untuk membuatku menghilang dari dunia."


"Begitu rupanya," Yan Qiong menyadari bahwa ada banyak orang di reruntuhan bangunan itu, dan rata-rata mereka tewas dalam insiden reruntuhan bangunan. "Laporanmu sangat berharga, beristirahat lah dan sembuhkan dirimu."


"Baiklah, aku akan melaporkan hal ini secepatnya dan memberikan penjagaan ketat kepada Tang Youqin dan keluarganya." Yan Qiong mengangguk.


Tang Youqin dan Tang Yue duduk di sampingnya, dia memperhatikan Qin Chen yang di rawat.


"Papa~" Tang Qinyu, dia mendekatinya sembari memangilnya dengan sebutan Papa.


Ketiganya terdiam mendengar itu, Qin Chen tersenyum hangat kearahnya. Dia menggerakkan tangan kirinya, lalu mengusap-usap kepalanya. "Ada apa, nona muda?" Ucap Qin Chen.


"Papa~ Dimana yang sakit, Qinyu bisa menyembuhkannya."


Qin Chen yang masih mengusap lembut kepalanya, dia tersenyum. "Baiklah, tangan paman terasa sakit, nona muda dapat menyembuhkannya."


Qinyu memegang tangannya, dia membacakan sihir peri anak-anak yang sering di tontonnya. "Ibu peri sembuhkan papa~" ucapnya, itu membuat Qin Chen ingin tertawa namun karena penyangga leher, dia tidak bisa.


Setelah itu, Qinyu melihat ke arahnya, Qin Chen tersenyum dan kemudian mengerakkan tangannya. "Ini—" Qin Chen berekpresi tampak terkejut. "Nona muda sangat hebat, tangan paman sudah pulih sepenuhnya.'

__ADS_1


"Benarkan," Qinyu memegang tangannya, dia memeluknya dan tanpa sadar dia tertidur di sana, Qin Chen menahannya sampai Youqin memangkunya.


Semalaman, mereka berada di ruangan Qin Chen untuk menemaninya. Mereka tidak dapat kembali untuk sekarang karena orang-orang itu, pasti akan ke sana untuk mendapatkan dokumen yang menyangkut pertambangan sumber daya yang di miliknya.


Ditengah malam, ia terbangun menatap langit ruangan yang terang. Disopa, Qinyu tertidur dengan pulas, dan di sampingnya dua wanita cantik tertidur menunggunya.


Siapa yang bos? Dan siapa yang bodyguard?


Semuanya tampak bukan status, melainkan teman/kekasih yang terluka di temani dua bunga kecantikan, Qin Chen ingin membelai wajahnya dengan tangannya. Namun— "Aku tidak bisa melakukannya sekarang, masih ada banyak hal yang ingin aku lakukan. Setelah itu, aku akan kembali padanya dan merawat putriku hingga tumbuh dewasa."


Perusahaan yang ia bangun dalam proses, dan saatnya tiba dia akan mengotak-atik Perusahaan Farmasi Long dan orang di belakangnya hingga jerah!


Tapi— Qin Chen menyetuh kepala Tang Yue, dia membelainya karena dia yang mengetahui identitas Qin Chen sebenarnya.


Walaupun kebohongan yang dia sembunyikan sebelumnya masih membuat Qin Chen marah, namun opsinya yang tidak ingin Qin Chen bersama dengan adiknya begitu kuat, dia menginginkannya Qin Chen seorang tanpa orang lain mengetahuinya..


Itu bukanlah hal yang baru, mengingat banyak hal yang terjadi lima tahun ini. Dan Qin Chen adalah variabel dari semua kejadian tersebut hingga sekarang.


Tiba-tiba, Tang Yue terbangun merasakan tangan seseorang tengah membelai rambutnya. Dia mendongak, "Qin Chen?" Katanya.


Qin Chen terkejut dan ia langsung menarik tangannya. "Maaf karena membuatmu terbangun." Ucapnya.


"Tidak," Tang Yue mengusap matanya, dia terbangun di tengah malam. "Maaf, karena aku kamu terluka lagi."


Mendengar itu, dia terdiam. Tang Yue memegang tangannya.


Qin Chen hendak menarik tangannya, namun melihat mata Tang Yue yang cemas, memikirkan kesalahannya, dia tidak dapat menarik dan malahan menyentuh pipinya, ia membersihkan tetesan air mata yang tertinggal.


"Lupakanlah, aku bukan orang yang menyimpan dendam. Jangan katakan padanya tentang identitasku sekarang, belum waktunya aku kembali menunjukan siapa aku sebenarnya. Ada banyak masalah yang datang, aku tidak ingin membahayakan orang lain."


"Terimakasih."


Dia mengedipkan matanya, menandakan bahwa Qin Chen memanfaatkannya.


...

__ADS_1


*Bersambung ...


__ADS_2