
Qin Chen membalas memeluknya, dia mengusap punggungnya dengan lembut.
Namun—
"Tembak!"
Sebuah senjata berat di lepaskan, Qin Chen langsung menoleh kesamping, ia merasakan sesuatu mendekatinya.
Boom!
Duar! Duarr! Duarr!
Bangunan itu, meledak! Orang-orang di luar memasangkan bom tempel dan granat di lempar kedalam bersama dengan melepaskan tembakan bazoka yang mengarah ke ruangan tempat Qin Chen berada.
Ledakan tersebut membuat bangunan itu runtuh, mereka berdua tertimbun!
Hahahaha!
"Tugas selesai, mereka berdua pasti mati karena reruntuhan ini, tidak ada manusia yang bisa menahan bangunan besar ini! Hahahaha, ayo kembali dan laporkan bahwa tugas kita selesai membunuh Assassin itu!"
"Baik bos!"
Delapan mobil pergi meninggalkan tempat tersebut, ia tidak mengeceknya. Karena sudah percaya bahwa dia akan mati di bawah reruntuhan bangunan itu!
...
Sementara itu, di bawah reruntuhan bangunan, Qin Chen menahan bebatuan yang runtuh di punggungnya. Kejadian itu sama dengan di masa lalu, di mana secara langsung ia menyelamatkan Tang Yue lagi.
Meskipun tubuhnya abadi, namun rasa sakit yang ia dapatkan sangat nyata!
Itu mempengaruhi kesadaran Qin Chen, dia benar-benar kesakitan!
[Peringatan, bahaya!]
[Tubuh tuan rumah mengalami luka serius, ada banyak pendarahan di bagian tubuh. Segera sembuhkan, atau tuan rumah benar-benar mengalami kematian ketiga.]
Jangan bercanda, aku mempunyai keabadian. Semua ini hanya luka bisa, hanya sakitnya terasa nyata!
[...]
[Baiklah.]
__ADS_1
Tang Yue mendongak, dia melihat keadaan Qin Chen yang terluka, "Qin Chen ... Jangan bercanda, kamu harus bertahan, kamu harus bertahan, aku akan mencari cara keluar dari tempat ini, kamu harus bertahan!"
Walaupun dalam keadaan kritis, dia masih menahan dirinya, dia sebenarnya ketakutan dan cemas di hadapan Qin Chen. Dia tidak ingin mengulangi hal yang sama untuk kedua kalinya, di mana Qin Chen mati saat menyelamatkannya.
Qin Chen hanya diam, dia benar-benar kelelahan dalam bentuk fisiknya, tumpukan batu di atas punggungnya benar-benar berat.
Tang Yue meraba-raba tubuhnya, dia mencari handphonenya, dan ketemu. "Qin Chen bertahanlah, aku akan menghubungi Youqin untuk menolong kita."
Qin Chen hanya tersenyum.
Ia menghubungi Tang Youqin dengan terburu-buru, di mana orang-orang di keluarga tersebut terkejut. Tang Youqin yang mendengar, mereka mengerahkan seluruh bawahannya, dia meminta bantuan kepolisian, dan pemadam kebakaran untuk melakukan evakuasi malam ini juga.
"Qin Chen kumohon, bertahanlah sebentar lagi, mereka akan datang menyelamatkan kita."
"Y— Ya."
Keadaannya tengah menahan bangunan di atasnya, sementara Tang Yue berada di bawah dengan posisi terbaring menghadap ke atas. Jika Qin Chen bergerak, maka bebatuan di atas kepalanya ataupun di sampingnya akan jatuh menimpa Tang Yue.
Segala perhitungan dan analisanya memberikan hasil yang tidak memuaskan!
Qin Chen tidak dapat bergerak, dia menunggu bala bantuan datang.
Selama beberapa menit, ia merasakan banyak kendaraan berdatangan dan orang-orang menghidupkan lampu untuk menerangi tempat tersebut, suara deringan handphone terdengar keras di tumpukan puing-puing bangunan tersebut, itu membuat mereka bekerjasama mencari sumber suara.
Rekan-rekan kepolisian mencari sumber suara, bawahan Tang Youqin melindungi tempat tersebut, dan Qinyu ikut dengan mereka, dia duduk di dalam mobil menunggu karena Tang Youqin tidak mungkin meninggalkannya di rumah sendirian di saat situasi buruk.
"Ketua! Sumber suara berasal dari tempat ini!"
Yan Qiong mendekatinya, dia menempelkan telinganya dan mendengar. "Benar, sumber suara dari tempat ini, tim evakuasi dapat bergerak setelah melihat medan!"
Tim pemadam kebakaran, dan tim evakuasi mendekatinya, dia mengecek keseluruhan tempat dan memperhitungkan keselamatan orang-orang di bawah, karena salah langkah akan membuat keduanya tewas!
"Bagaimana?" Tang Youqin yang paling khawatir, dia cemas dengan keadaan kakaknya dan tentunya Qin Chen/Yang Xi sekarang.
"Seharusnya tidak ada masalah selama mengangkat puing-puing bangunan ini, dan memotong baja yang menghalangi pengangkutan." Ucap tim evakuasi.
"Baguslah, tolong selamatkan saudari saya dan bodyguard saya."
"Baik Nona, tolong tetap di belakang. Ini sangat berbahaya, tidak ada yang tahu guncangan dapat meruntuhkan puing-puing lain."
"Baik."
__ADS_1
Tang Youqin mundur kebelakang, dia berada di samping mobilnya Qinyu.
Sementara itu, tim evakuasi bergerak melakukan tugasnya, dia dengan hati-hati memindahkan puing-puing bangunan, tim pemadam kebakaran membantu, mereka memotong baja yang menghalangi pengangkutan.
Tim ambulance menunggu korban, dan tim kepolisian melakukan cek lokasi sekitar.
"Ini—" Mereka semua terdiam melihat orang-orang tergeletak tak bernyawa di dalam hutan, di mana jumlahnya benar-benar tidak dapat di perkirakan sekarang. "Cepat hubungi ketua, dan laporkan yang kita temui sekarang."
Orang di sampingnya memberikan laporan kepada Yan Qiong, dan Yan Qiong buru-buru ketempat tersebut, ia terdiam melihat banyak mayat tergeletak di tanah. "Bagaimana bisa, sudah berapa lama kematian mereka?"
"Melihat dari bekasnya, seharusnya 1 jam yang lalu. Jika di hitung sekarang, ada puluhan korban, kemungkinan besar masih ada di tempat lain." Ucapnya.
"Segera bentuk tim untuk mengecek bagian hutan, dan berikan laporan yang kalian dapatkan segera mungkin. Aku akan menghubungi pihak rumah sakit untuk melakukan evakuasi lain."
"Baik ketua!"
Yan Qiong melihat bekas lukanya, itu bagian bahu dan tangannya. "Kematian mereka, apa mungkin kehabisan darah? Tidak ada luka serius, tapi—" Saat ia melihat mayat lainnya, ia menemukan luka yang serius. "Apa kemungkinan mereka mati karena kekurangan darah, dan sebagian lainnya mati karena gencatan senjata dengan Yang Xi? Seharusnya kesimpulan yang bisa mengidentifikasi kematian mereka."
Beberapa saat kemudian, dia menerima laporan dari rekannya di mana korban mencari ±200 orang yang tewas di sana, dan sebagian mengalami luka serius dan keadaan mereka sekarang sangat kritis.
Tim medis yang baru datang membawa orang-orang yang kritis ke rumah sakit. Sementara kepolisian, mereka melakukan evakuasi pada korban yang tewas sekarang menggunakan kantong berwarna orange menutupi tubuh mereka.
"Saudari Qiong, bagaimana tugasmu?" Tanya Tang Youqin kepadanya.
"Sangat banyak, aku tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi sekarang antara Yang Xi dengan orang-orang ini. Namun yang pasti, 98% orang yang menyekap Tang Yue, tewas semuanya! Tubuh mereka tergeletak di hutan begitu banyak, kisaran ±200 orang, itu benar-benar gila!"
"200 orang?" Tang Youqin langsung menoleh ke arah bangunan. "Apa yang akan kamu lakukan selanjutnya? Apa kamu akan menangkap Yang Xi karena perbuatannya?"
"Walaupun hukum masih aktif, namun mereka adalah orang-orang dunia bawah. Membunuh mereka akan mengurangi populasi kejahatan di kota, tapi— tindakan seperti ini tidak manusiawi, walaupun ini pertahanan diri. Ah! Aku sekarang bingung untuk menjelaskan ataupun memikirkannya!"
Tang Youqin memegang tangannya, dia menatap mata Yan Qiong. "Saudari Qiong, aku mohon bantuannya. Jangan biarkan Yang Xi masuk kedalam penjara."
Ak!
Yan Qiong yang melihat kekhwatiran dan kecemasan di mata Tang Youqin, dia menghela napas sembari menggaruk-garuk kepalanya. "Lupakan, lupakan, aku akan mengurusnya dan mencari bukti lain kejahatan mereka untuk memberikan pertahanan pada Yang Xi!"
"Terimakasih banyak, Saudari Qiong."
Dia langsung memeluknya, Yan Qiong tidak dapat menolaknya. "Sudah-sudah, kau fokus saja pada evakuasi Tang Yue dan Yang Xi. Masalah ini akan aku urus, aku akan lanjut mencari korban lain, kau tetap di sini."
"Baik."
__ADS_1
...
*Bersambung ...