
"Siapa kau sebenarnya?" Tang Youqin meragukan identitasnya, itu membuat Qin Chen berwaspada kalau identitas terbongkar sekarang. "Aku sampai tidak habis pikir bagaimana 500Kg kalah dengan satu serangan? Apa itu masih bisa di anggap sebagai manusia?"
"Itu—" Qin Chen menggaruk pipinya. "Hanya kekuatan latihan saya selama ini, ada kemungkinan sistem mesinnya error dan membuat angka acak dengan hitungan cepat membuat orang lain mengira pukulan saya sangat kuat, pasti seperti itu, hahaha." Sembari tertawa, ia mencoba memalingkan pembicaraan.
"Tidak mungkin." Tang Youqin masih menyangkalnya. "Bawahan yang berada di sampingku sebelumnya adalah prajurit khusus, namun sekarang berada di rumah sakit melakukan perawatan karena mengalami patah tulang rusuk, apa itu masih bisa dikatakan error?" Ucap Tang Youqin.
Qin Chen tertawa canggung, dia tidak dapat menyangkalnya sekarang. "Soal itu, ada kemungkinan kesalahan saya karena menyerang titik fatal."
"Begitukah? Sekalipun aku bukanlah petarung, aku dapat membedakan mana yang kekuatan murni seseorang." Walaupun sebenarnya dia menyukai senjata karena itulah sifatnya!
"Ngomong-ngomong, nona mau kemana setelah ini?" Qin Chen bertanya selanjutnya.
"Pasar batu, ada banyak batu baru yang datang ke tempat ini. Dan banyak perusahaan besar berdatangan untuk mendapatkan batu berkualitas."
"Batu? Apa anda berencana untuk membuat sebuah perhiasan dari batu-batu tersebut?" Tanya Qin Chen.
"Benar, namun tujuan utamanya adalah. Memberikan pelajaran penting bagi putriku, meskipun dia masih anak-anak, aku ingin dia mencari apa yang dia sukai sekarang, apa itu barang-barang antik, batu, atau hal lainnya."
Qin Chen tertegun mendengar itu. "Saya harap keinginan anda terwujudkan."
Dia menoleh ketempatnya, semakin lama dia melihatnya dia semakin merasa Qin Chen berada di sampingnya.
'Tidak mungkin, dia sudah lama tiada. Tidak mungkin dia hidup kembali ke dunia ini.'
Qin Chen mendengarnya, ia gugup karena hampir ketahuan. Namun dia menyesal karena hubungan rumah tangga Tang Youqin berantakan karenanya.
Selepas beristirahat, mereka menuju pasar batu untuk mencari tahu kesukaan Qinyu. Boneka yang mereka dapatkan di letakan kedalam mobil agar bisa bergerak kesana-kemari.
Tang Youqin melihat putrinya begitu gembira di gendong Qin Chen.
'Apa-apaan pria ini?'
Walaupun bingung, ia tetap bersikap tenang karena putrinya begitu dekat dengan bodyguard barunya.
***
"Mama, apa malam ini ada acara?"
Tang Youqin tertawa tipis mendengarnya. "Ada acara kembang api nanti malam, kamu mau melihatnya?"
__ADS_1
"Ummm."
"Kalau begitu, selepas jalan-jalan. Kamu harus tidur siang, dan malamnya bisa ikut acara kembang api, bagaimana?"
"Baik."
Qinyu sangat menantikannya, mereka semua berada di bangunan besar terdapat banyak orang-orang berdatangan untuk menemukan batu berkualitas. Tang Qinyu meminta Qin Chen untuk mendekati salah satu gerbong batu di depannya.
"Nona, saya ingin bertanya apa saja batu yang berkualitas? Saya ingin mencoba keberuntungan saya."
"Batu berkualitas? Dasarnya, warna hijau di sebut giok lumut adalah batu berkualitas dan umum untuk di dapatkan. Namun resistensi untuk menemukannya sangatlah kecil, ada warna merah di sebut batu darah, kebanyakan batu ini mempunyai harga mahal dan dua kali lebih sulit di dapatkan dibandingkan hijau."
"Ada batu kaisar, azure, dan masih banyak lagi batu berkualitas dengan harga fantastis. Kau dapat menemukannya di tumpukan batu-batu ini." Dia menujuk wadah yang menimbun banyak batu-batu.
"Batu merah, apa mungkin harganya mencapai ratusan juta?"
"Benar, harganya akan besar selama ukuran batu tersebut besar. Dan tentunya, ada banyak analisa lainnya, seperti rentang sebuah batu, apa dia akan pecah saat pencetakan atau tidak. Semuanya di hitung oleh para ahli di sini."
"Begitu rupanya,"
[Golden Eye's.] + [Menganalisa.]
Sementara kemampuan menganalisa, itu menyerupai analisa super cepat untuk mendapatkan data-data penting dalam hitungan menit di berikan kepada pengguna melalui perantara sistem.
"Paman, apa paman mencari batu yang mama katakan?" Qinyu mendongak sembari bicara kepadanya, Qin Chen lalu menghentikan pengelihatannya.
"Ada apa nona muda?"
Qinyu menunjuk kedepan, dia menujuk ke salah satu batu di hadapannya. "Batu itu sangat besar, dan Qinyu merasa ada warna merah di dalamnya."
Qin Chen mengerutkan keningnya, sama halnya dengan Tang Youqin.
"Qinyu, apa kamu ingin membelinya? Mama akan belikan kamu batu yang kamu inginkan, ini sebagai pelajaran umum sewaktu kamu besar nanti."
"Ummm ... Sebelum itu, Qinyu ingin bertanya dengan Paman, apa batu di sana ada warna merahnya? Qinyu merasa batu di sana mempunyai warna merah."
Qin Chen menyipitkan matanya, ia menggunakan dua kemampuan bersamaan. Beberapa saat kemudian, dia tersenyum hangat kearahnya. "Nona muda mempunyai mata yang indah, batu yang anda pilih mempunyai warna merah di dalamnya, sungguh beruntung."
"Bagaimana kau bisa tahu?"
__ADS_1
Qin Chen menoleh ketempatnya. "Nona, percayalah pada putri anda. Nona muda mempunyai mata yang tajam untuk merasakan warna merah di dalam batu. Kemungkinan besar, ini adalah gen keturunan dari keluarganya."
"Huh?" Tang Youqin langsung menoleh ketempat lain, dia seperti tidak ingin membicarakan suaminya.
"Mama, apa mama marah dengan Qinyu? Apa Qinyu berbuat salah?" Dia bicara dengan mata sedih ke arahnya.
Mendengar suara malaikat itu, Tang Youqin tidak dapat menahan dirinya. "Tidak-tidak, mama tidak marah dengan Qinyu. Ayo kita beli batu yang kamu pilih tadi."
Dia sangat bahagia di antara orang-orang, Qin Chen ikut tertawa membantu membawa batu tersebut ketempat pemotongan.
"Apa gadis itu yang memilihnya. Di usia yang masih muda, ibunya membelikan dia batu yang dia pilih sendiri, sewaktu besar nantinya, dia akan menjadi Permaisuri batu generasi kesembilan surga."
"Hahaha! Kau bisa saja bercanda, bagaimanapun coba kita lihat apa keberuntungan gadis kecil itu sangat besar untuk dapat batu berkualitas? Atau tidak."
Qin Chen menurunkan batu tersebut ke atas meja pemotongan, dia melihat Qinyu menatapnya dengan serius. "Paman, kata mama harus di berikan garis. Tapi Qinyu tidak tahu caranya, bisa Paman gantikan Qinyu untuk berikan garis?"
"Apa nona muda yakin? Bagaimana kalau saya salah memberikan garis?"
"Tidak apa-apa, mama bilang ini pelajaran untuk Qinyu." Ucapnya.
Walaupun dia kurang fasih bicara, namun Qin Chen dapat mengerti apa yang di bicarakannya.
Qin Chen tersenyum mengelus rambutnya, dia lalu mengambil kapur di samping batu tersebut untuk mengarisnya. Sementara Tang Youqin tidak ikut campur, ini semua permintaan putrinya sendiri.
'Bagaimana Qinyu begitu cepat dekat dengannya? Jika itu orang lain, di akan menolak dan menangis di sentuh mereka, namun sekarang dia dengan tenang di gendong dan bahkan meminta pendapat darinya hingga sekarang.'
Walaupun dia bicara di dalam hatinya, Qin Chen dapat mendengar. Dia memberikan garis untuk mendapatkan bentuk sempurna dengan harga mahal, Qin Chen membantunya!
"Paman sudah berikan garis, Qinyu jangan khawatir, paman sangat pandai menilai barang dan Qinyu akan dapat uang banyak untuk membeli camilan dan boneka kedepannya."
"Hehehe ... Paman memang yang terbaik."
Qinyu mencium pipinya membuat keduanya tertegun melihatnya, orang-orang tertawa melihat kelakuan gadis kecil di depan mereka tengah mencoba keberuntungan di hari pertamanya bermain batu.
Qin Chen langsung menoleh melihatnya, dia hanya tertawa manis membuat Qin Chen runtuh kedalam gula-gula!
Dia tidak dapat menahan diri karena melihat Qinyu begitu manis, dia ingin mencubit pipinya.
...
__ADS_1
*Bersambung ...