Skenario Cinta Sasabela & Fatih

Skenario Cinta Sasabela & Fatih
Malam Pertama Menjadi Suami Istri


__ADS_3

Kreok kreok kreok suara perut mereka berbunyi, mereka berdua terdiam lalu tertawa geli mendengar perut mereka berdua berbunyi.


“Kamu lapar juga” tanya salsa kepada fatih


“Iya tante tapi kita tidak ada makanan, di luar hujan masih deras”. ucap fatih sambil mengelus perutnya yang lapar.


“Saya tadi berbelanja bulanan, coba kamu ambil di mobil buat kita masak malam ini. Bawa saja semunya ke dalam, saya mau membersihkan alat-alat masaknya”. ucap salsa memberi kunci mobil lalu pergi ke arah dapur


“Siap”. ucap fatih lalu beranjang menuju mobil


Fatih menerobos air hujan yang lebat dengan jaket di kepalanya karena dia tidak mempunyai payung.


“Dia membuka bagasi belakang mobil lalu mengambil semua belanjaan salsa. Satu persatu barang belanjaan salsa di masukan kerumah karena cukup banyak. Fatih membawa ke dapur.


“Ini tante”.ucap fatih meletakan di bawah lantai


“Iya letakan saja disitu” ucap salsa yang sedang mencuci piring-piring. Beruntungnya mereka kran air masih bisa berfungsi . Semuanya sudah fatih bawa ke dapur.


“Keluarin bahan-bahan makanannya fatih, kita masak sup ayam saja karena dingin-dingin seperti ini enaknya makanan yang berkuah”. ucap salsa berjalan menuju fatih.


Barang-barang fatih di rumahnya masih baru semua belum di buka, beberapa bulan lalu dia mulai membeli peralatan rumahnya, mengisi rumahnya yang kosong. Karena dia berencana akan tinggal di rumahnya sekarang.


Kulkas dan rice cooker mereka masih baru cuman kotaknya saja sudah rusak bolong-bolong dimakan tikus.


“Kamu bisa masak nasi kan” tanya salsa


“Bisa tante” ucap fatih tanpa ragu karena dia sudah terbiasa masak sendiri di rumah orang tuanya.


“Oke bagus kalau begitu kita berdua bagi tugas biar cepat masak makanannya”. ucap salsa. Fatih bertugas memasak nasi dan salsa membuat sup ayam. Salsa membuka bungkusan ayam yang di belinya di supermarket tadi, lalu mencucinya dia tidak perlu susah-susah memotongnya lagi karena ayamnya sudah di potong. Sambil menunggu airnya mendidih salsa memotong sayur-sayurnya dengan cekatan, kalau bumbu dia menggunakan yang bubuk karena praktis dan cepat. Mereka juga sudah lapar sekali salsa baru ingat mereka berdua tidak ada air minum.

__ADS_1


“Fatih coba kamu liat di luar apakah hujannya sudah reda”. tanya salsa.


“ Ya tan”. Ucap fatih lalu membuka gorden jendela hujannya sudah mulai reda tapi masih gerimis.


“Hujannya mulai reda tan” kata fatih dia berpikir apakah salsa akan pulang larut malam begini kenapa tidak besok saja.


“Fatih kita tidak ada air minum, bisa tolong belikan air galon di alfamart depan. Tadi saya lihat ada alfamart di depan sana, kunci mobilnya di atas meja ruang tamu dekat tas saya. ucap salsa kepada fatih


“Iya tan saya pamit beli air dulu assalamualaikum”. ucap fatih lalu berjalan menuju ruang tamu.


“Walaikumsalam hati-hati ya”ucap salsa.


Masakan salsa sudah matang dia pun menyajikan makanan di meja sambil menunggu fatih datang membeli air galonnya. tidak berselang lama fatih datang membawa airnya.


“assalammualaikum”. ucap fatih mengucap salam.


‘walaikumsalam langsung taruh di dispenser saja fatih.


“Terima kasih tan” ucap fatih tulus menerima piring nasi yang salsa beri.


“Sama-sama” ucap salsa, mereka berdua berdoa bersama.


“selamat makan” ucap salsa tersenyum lembut


“selamat makan” ucap fatih juga


“Ah ini terasa enak sekali, ayamnya lembut dan bumbunya meresap kedalam”. batin fatih tersenyum. salsa yang melihat fatih tersenyum dan menikmati makanannya dengan lahap, mengelengkan kepalanya fatih begitu lucu dan menggemaskan saat makan seperti ini salsa mengulaskan senyuman manisnya.


Mereka berduapun makan dengan hening hanya terdengar dentingan sendok dan garpu yang beradu dengan piring, mereka mengikuti sunnah Rasulullah SWA jika sedang makan beliau tidak berbicara sampai selesai makan.

__ADS_1


Mereka berdua makan dengan lahap dan juga karena lapar, masakan sup ayam yang dibuat salsa habis. Mereka berdua pun selesai makan, dan saling membantu membersihkan tempat makan dan mencuci piring masing-masing.


Mereka berdua duduk di ruang tamu menonton tv menetralkan makanan yang di cerna, seharunya mandi dulu baru makan. Saat mandi tepat setelah menyantap makanan berat akan memperlambat pencernaan, alasannya ketika mandi aliran darah dalam tubuh akan dikonsentrasikan pada bagian perut untuk proses pencernaan. Sedangkan mandi meningkatkan aliran darah pada seluruh tubuh. Mandi setelah makan maka aliran darah yang harus terkonsentrasi pada perut malah menuju ke seluruh tubuh.


Maka mereka berduapun menuggu beberapa menit sebelum akan mandi. Setelah beberapa menit salsa memutuskan untuk mandi duluan sudah tidak sanggup badanya lengket semua.


“Fatih saya mau mandi duluan ya” ucap salsa ke pada fatih lalu beranjak dari tempat duduknya ke kamar fatih yang sudah mereka dua bersihkan tadi.


“Iya silahkan tante” ucap fatih menganggukkan kepalanya.


20 menit telah berlalu salsa baru selesai mandi dan mengenakan pakaian yang digunakan tadi karena dia tidak mempunyai baju lain, dan akan menyemprotkan parfum saja di bajunya menghilangkan baunya.


ceklek pintu kamar terbuka terlihat fatih berdiri di pintu kamar mata mereka beradu pandang. “eh fatih, kamu mau mandi juga”. tanya salsa menepi ke samping memberi jalan untuk fatih lewat masuk ke kamar.


“iya tan mau mandi juga badan fatih lengket”. ucap fatih


“oh iya silahkan”. ucap salsa lalu dia menuju ruang tamu membuka tasnya dan mengambil parfum menyemprotkan ke bajunya bau parfum bunga mawar menyeruak di ruang tamu.


Salsa berbaring di kursi sofa membuka hpnya mungkin suaminya khawatir mencarinya karena tidak pulang sudah larut malam, ternyata tidak ada nomor suaminya pun tidak aktif. Salsa pun berselancar di sosial media sebentar sebelum tidur. Tangannya berhenti ketika melihat postingan kaka iparnya fania alexsa sedang berada di sebuah kapal bersama seorang laki-laki berpelukan mesra, terlihat senyum kebahagiaan di wajahnya dia tidak melihat sosok laki-laki itu hanya terlihat punggungnya saja.


Tapi postur tubuhnya seperti suaminya “ah tidak mungkin itu mas daneil”.pikir salsa daneil dan fras kaka beradik itu hampir sama persis postur tubuhnya hanya lebih tingga suaminya. Dia tidak berpikir yang tidak-tidak terhadap postingan itu mungkin kedua suami istri itu sedang liburan pikir salsa. Terlihat matanya mulai mengantuk berat tidak sampai beberapa menit salsapun tertidur.


Fatih pun sudah selesai mandi menuju ruang tamu menemui salsa, langkah kakinya terdengar jelas di kesunyian malam.


“Tan boleh minta parfumnya”. Ucap fatih dia tidak tau kalau salsa tertidur, karena tidak ada sahutan dari salsa dia pun berjalan menuju sofa ternyata salsa sudah terlelap nyenyak.


Fatihpun menggendong salsa menuju kamar karena melihat salsa tidur di sofa tidak nyaman, dia membawa ke kamarnya lalu membaringkannya perlahan ke ranjang. Dia memperbaiki helainya rambut salsa yang menutup wajahnya dengan pelan. Fatih menatap wajah salsa terlihat wajah yang cantik khas wanita dewasa lembut dan halus begitu manis, matanya tertuju ke bibir seksi yang kenyal berwarna merah.


Fatih tidak menyangka dia sudah menikah dengan wanita dewasa di sampingnya, dia pun menyentuh pipi mulus itu dengan lembut dan mendaratkan kecupan di kening salsa.

__ADS_1


Fatih ikut berbaring di sebelah salsa dan tidur menyamping menghadap salsa, “Selamat tidur istriku humairahku” ucap fatih menatap salsa dan matanyapun sudah mengantuk tidak berapa lamu matanya ikut terpejam mengarungi mimpi yang terlelap dalam peradua


__ADS_2