
Yan Gin sangat gelisah akan berita tentang masih hidupnya Yan Kevin,dia ketakutan Yan Kevin tahu bahwa yang berencana membunuhnya selama ini adalah dirinya.
Yan Gin segera menemui ibunya untuk memberitahukan tentang berita Yan Kevin." Bu..Ibu." Yan Gin memanggil ibunya.
"Ada apa nak ?" Sahut Kin Zhang ibu Yan Gin.
"Gawat Bu,Yan Kevin masih hidup.Tadi aku dapat kabar dari Han Zia sekarang dia berada di Kota Kawa." Jawab Yan Gin cemas.
"Terus sekarang bagaimana keadaan si Yan Kevin itu ?" Tanya Kin Zhang penasaran.
"Dia baik-baik saja Bu,tapi tenang untuk sekarang aku sudah menyuruh pasukan pembunuh bayaran untuk memastikan kematiannya lagi.Yang ku khawatirkan adalah Yan Kevin sudah tahu aku yang merencanakan pembunuhanya dan memberi tahu kakek." Khawatir yang di rasakan oleh Yan Gin.
"Tenang sekarang ibu ada cara untuk menyelesaikan semuanya." Ucap Kin Zhang dengan senyum tipis terurai di bibirnya.
__ADS_1
Kin Zhang merencanakan untuk memberikan racun kepada Yan Zhuang kakek dari Yan Kevin dan Yan Gin setelah itu memaksanya untuk memberikan kuasa kepala keluarga kepada Yan Gin.
--- Kota Kawa di Hotel Garden ---
Di kamar Yan Kevin mencoba berkultivasi untuk meningkatkan kekuatannya dan mencoba mempelajari suatu jurus yang di tinggalkan oleh ayahnya.
Nama jurus ini adalah jurus pemusnah naga, jurus dengan tingkat menengah dan mempunyai sembilan level kekuatan.
"Jurus tingkat menengah,pasti jurus ini tidak begitu kuat." Gumam Yan Kevin.
"Apa ekstrem ?" Tanya Yan Kevin kaget.
"Ya benar ekstrem, meskipun dalam tingkatan jurus tidak ada jurus ekstrem hanya ada tingkat rendah, menengah dan atas.Sebutan tingkat ekstrem adalah sebutan untuk jurus yang bisa berevolusi menjadi jurus yang sangat kuat dan hanya satu dari sejuta jurus yang bisa mencapai ke tingkat ekstrem."Jawab Naga Tua secara jelas.
__ADS_1
Dengan apa yang di jelaskan oleh Naga Tua, Yan Kevin menjadi lebih semangat untuk berlatih jurus pemusnah naga tersebut.
Yan Kevin melanjutkan kultivasinya untuk menerobos ke tingkat 2, dengan memakan pil esensi yang di tinggalkan oleh ayahnya hanya dengan waktu 3 jam dia sudah berhasil menerobos ke tingkat 2 kultivasi.
"Akhirnya aku menerobos juga, sungguh melelahkan."Gumam Yan Kevin dan membuka matanya setelah berkultivasi.
Setelah berkultivasi Yan Kevin sangat kelelahan dan pergi ke balkon kamarnya untuk menghirup udara segar.Waktu menujukan pukul 02.00 pagi,udara dingin yang segar dan pemandangan Kota Kawa yang sangat gemerlap membuat siapapun akan terpukau karenanya.
Di saat sedang menikmati indahnya malam Yan Kevin melihat sesuatu yang mencurigakan di parkiran.Terlihat seorang perempuan yang di pegang oleh dua orang pria." Tunggu sepertinya perempuan itu tidak asing."Gumam Yan Kevin sambil tetap memperhatikan ke arah parkiran.
Di lihatnya perempuan itu meronta-ronta tetapi ke dua pria tersebut tetap memegang perempuan itu dan langsung di masukan ke dalam sebuah mobil.
"Li...Li Sinta.Itu kan Li Sinta,sial mereka mau membawanya kemana." Ucap Yan Kevin dan langsung tanpa pikir panjang dia meloncat dari balkonnya yang berada di lantai tiga hotel tersebut.
__ADS_1
Karena Yan Kevin sudah mencapai kultivasi tingkat 2 dia tidak terluka sama sekali setelah meloncat dari lantai tiga.Yan Kevin mencoba berlari mengejar mobil tersebut dan di pinggir jalan dengan kebetulan sebuah taksi lewat.
Yan Kevin memberhentikan taksi tersebut dan langsung masuk."Bang berhenti,cepat ikuti mobil merah itu !" Ucapnya dengan tergesa-gesa.