
"Hoooooaaammm....Ahhh aku tertidur cukup lama." Gumam Yan Kevin.
Terbangun dari istirahatnya Yan Kevin segera keluar dari gua untuk mencari makanan.
"Aku harus cepat keluar, sungguh sangat lapar."
Hari sudah sore hari,Yan Kevin segera mungkin pergi ke hutan untuk mencari makanan.Di perjalanan,di pinggir sungai Yan Kevin melihat beberapa orang sedang mencari sesuatu.Seseorang dari mereka melihat Yan Kevin tapi Yan Kevin mengabaikannya dan segera pergi ke dalam hutan.
"Kak Marko,aku melihat seseorang yang mirip dengan orang yang kita cari.Dia masuk ke dalam hutan." Ucap seorang berambut gondrong kepada bos mereka.
Mereka semua berjumlah 10 orang yang di tugaskan oleh seseorang untuk memastikan kematian Yan Kevin dan apabila masih hidup untuk segera membunuhnya.
"Apa kau tidak salah lihat ?" Ucap Marko.
"Tidak Kakak aku benar-benar melihat nya,dia menuju ke dalam hutan."Tegas Si Gondrong sambil menunjuk ke arah hutan.
"Ayo cepat semuanya kita masuk ke dalam hutan,cari orang itu !" Suruh Marko kepada teman-temannya.
Marco dan teman-temannya segera mungkin masuk ke dalam hutan mengejar Yan Kevin yang baru saja memasuki hutan.Tidak di perlukan waktu yang lama Marko dan teman-temannya menemukan Yan Kevin.Yan Kevin yang sedang memakan buah-buahan di bawah pohon di kagetkan oleh mereka Marko dan teman-temannya.
"Itu dia cepat tangkap !" Teriak Marko kepada teman-temannya menyuruh menangkap Yan Kevin.
Yan Kevin yang mendengar suara Marko berteriak dan melihat beberapa orang berlari mendekati dirinya,dia langsung bergegas berlari menjauh masuk lebih dalam lagi ke dalam hutan.
"Sial siapa mereka,kenapa mereka ingin menangkap ku." Pikir Yan Kevin sambil berlari terus masuk ke dalam hutan.
Yan Kevin berlari dan terus berlari, setelah cukup jauh berlari dia melihat orang-orang yang mengejarnya cukup jauh tertinggal.
"Hah...hah...hah,sial terlalu melelahkan sampai ngos-ngosan.Aku harus bersembunyi terlebih dahulu." Ucap Yan Kevin sambil mencoba bersembunyi di dalam semak-semak.
Tidak terlalu lama Marco dan teman-temannya sudah berada di dekat persembunyian Yan Kevin.Mereka kebingungan tidak bisa menemukan jejak Yan Kevin, akhirnya Marko menyuruh semuanya berpencar mencari keberadaan Yan Kevin.
"Sial kemana perginya bocah sialan itu pergi,dia berlari sangat cepat." Ucap Marko dengan muka kesal.
"Kakak bagaimana ini kita kehilangan jejaknya ?" Tanya Si Gondrong kepada Marko.
__ADS_1
"Baiklah dari sini kita berpencar,satu kelompok 2 orang.Kalau kalian menemukannya langsung bunuh saja,kita harus cepat membunuhnya kalau tidak bos akan marah." Ucap Marko memberi perintah kepada teman-temannya.
Mereka semua langsung berpencar untuk mencari secepat mungkin Yan Kevin.Sedangkan Yan Kevin yang bersembunyi dan sekaligus mendengar pembicaraan Marco dan teman-temannya merasa tenang karena mereka tidak bisa menemukan dirinya.Akan tetapi kalau bersembunyi terus menerus tidak bisa tenang juga dan akhirnya Yan Kevin memutuskan untuk melawan mereka semua.
"Huuuhhhh akhirnya mereka pergi juga.Tapi aneh sekali, kenapa mereka ingin membunuh ku ?" Gumam Yan Kevin.
"Hei bocah ada apa ini ?" Tiba-tiba Naga Tua terbangun dari tidurnya.
"Wahhhhh akhirnya kamu bangun juga Naga Tua.Pas sekali aku sangat membutuhkan mu."
"Jelaskan sebenarnya ada apa bocah ?"
"Naga Tua,ada beberapa orang yang ingin membunuh ku.Tolong lah aku Naga Tua untuk menghajar mereka semua." Ucap Yan Kevin meminta bantuan.
"Hahahhaah dasar bocah bodoh kau kan sudah mencapai kultivasi tingkat satu kenapa kau tidak menyerang mereka ?"
"Ya benar aku tahu itu,tapi meskipun aku mempunyai kultivasi tingkat satu aku tidak berpengalaman dalam bertarung."
"Memang benar kau sangat bodoh bocah, baiklah aku akan memberi tahu mu sesuatu.Kau cukup pusat kan semua energi Qi mu di kepalan tangan mu itu setelah itu kau tinggal pukul saja mereka,mereka pasti akan kalah."Perintah Naga Tua kepada Yan Kevin.
Setelah Yan Kevin mengetahui bagaimana cara menggunakan kekuatannya dia segera pergi dan mencari Marko dan teman-temannya.Tidak jauh Yan Kevin berjalan akhirnya orang yang di cari-cari ketemu juga.Ternyata Si Gondrong dan temannya yang di temukan Yan Kevin.
"Hei bocah akhirnya kami menemukan mu,diam disitu biarkan aku membunuh mu."Ucap Si Gondrong tertawa sambil mengeluarkan sebuah pisau.
"Tunggu dulu paman, sebelum kau membunuh ku biarkan aku bertanya sesuatu.Siapa sebenarnya kalian ?" Tanya Yan Kevin Santai.
"Banyak bicara kau bocah.Kami adalah pembunuh bayaran dari Black Tiger,apa kau sudah lupa dengan kejadian di malam hari tempo lalu."Ucap Si Gondrong dengan menatap tajam kearah Yan Kevin.
"Cihh ternyata mereka yang menghajar ku pada malam itu,kali ini giliran kalian yang akan ku hajar."Batin Yan Kevin .
Yan Kevin mencoba cara yang di sebutkan Naga Tua.Dia memejamkan mata dan merasakan aliran kekuatan energi Qi berpusat di kepalan tangannya.
"Hei bocah kau tidak bisa berbicara lagi, sepertinya kau sudah siap mati.Biarkan aku mencongkel mata mu." Ucap Si Gondrong dan langsung menusukkan pisau ke arah Yan Kevin.
Di saat Si Gondrong akan menusukkan pisaunya,Yan Kevin membuka mata dan BAMM satu pukulan secara cepat mendarat di tubuh Si Gondrong dan terlempar sejauh 5 meter kemudian langsung menyerang orang yang satunya lagi.Mereka berdua terkapar tidak sadarkan diri hanya dengan satu pukulan dari Yan Kevin.
__ADS_1
Kemudian setelah dari mereka berdua Yan Kevin melanjutkan untuk mencari dan menghajar yang lainnya.Tidak di perlukan waktu yang cukup lama "Bak..Bik..Buk..BAMM BAMM", semua orang dari pembunuh bayaran di kalahkan satu persatu.Hanya tinggal Marko dan satu temannya yang belum di kalah kan.
"Apa apaan ini,siapa yang menghajar kalian ?" Ucap Marko saat melihat teman-temannya terkapar pingsan.
"Hahahaha ternyata hanya seperti ini kekuatan para pembunuh bayaran."Yan Kevin keluar dari balik semak-semak dengan tertawa mengejek.
"Hei bocah,apa kau yang menghajar mereka ?" Tanya Marko sambil melihat Yan Kevin dengan hawa ingin membunuh yang sangat kuat.
"Ya,aku yang menghajar mereka."Ucap Yan Kevin dengan sangat santai.
"Mana mungkin dia melakukan ini semua, jelas-jelas beberapa hari lalu dia sangat gampang untuk di hajar."Pikir Marko.
"Biarkan aku yang menghajar dia Kak Marko.Hei bocah bersiap-siaplah,rasakan pukulan ku." Orang yang bertubuh paling besar di antara semua pembunuh bayaran yang berada di samping Marko langsung maju dan memukul Yan Kevin.
Tapi sekejap mata Yan Kevin langsung memukul orang tersebut.BAMM orang besar tersebut terpental sangat jauh dan langsung pingsan.Marko sangat terkejut saat melihat adegan tersebut orang sebesar itu bisa langsung terpental jauh.
"Apa aku salah melihat,mana mungkin bocah itu bisa sekuat ini dalam beberapa hari." Pikir Marko terkaget-kaget.
"Paman sekarang giliran mu." Ucap Yan Kevin dan langsung secara cepat menghajar Marko dengan beberapa pukulan."Bak..Bik..Buk",Marko tidak sempat untuk membalas pukulan Yan Kevin dan langsung terkapar lemas di bawah tanah.
"Nama mu Marko kan, siapa yang sudah menyuruh mu ?" Ucap Yan Kevin sambil mengarahkan pisau ke leher Marko yang sedang terkapar tidak berdaya.
"Ma..Maaf kan aku Kakak,aku tidak tahu apapun.Hanya pimpinan kami saja yang tahu siapa yang memberi tugas ini,aku hanya di tugaskan saja untuk membunuh kakak." Terang Marko menelan ludah dan gemetar melihat sebuah pisau berada di lehernya.
"Sepertinya kau berkata jujur, baiklah akan ku lepaskan kalian semua.Kalau kalian tidak ingin mati jangan berani-beraninya kalian mencoba mengusik ku lagi !" Tegas Yan Kevin.
Yan Kevin segera kembali secepatnya ke gua setelah membawa uang dan handphone meraka.Di perjalanan pulang menuju gua Yan Kevin menghitung semua uang yang dia dapat dan semua peristiwa ini sungguh membuat Yan Kevin bingung,siapakah orang yang menyuruh pembunuh bayaran untuk menghilangkan nyawa dirinya.
"Sial hanya beberapa dolar yang ku dapat, sebenarnya siapa yang menyuruh mereka ?,hanya ada satu cara yang harus aku lakukan.Aku akan datang menemui bos mereka." Gumam Yan Kevin.
"Benar bocah,kau harus pergi menuju markas mereka untuk mencari bosnya." Tegas Naga Tua.
"Hei Naga Tua. Sebelum pergi mencari bos mereka,kau harus membantu ku menjadi lebih kuat supaya kau bisa santai di dalam tubuh ku."
"Hahahaha baiklah bocah,kau harus siap-siap berlatih setelah tiba di gua nanti !"
__ADS_1
Di tempat Marko,Marko sangat kesal karena mereka tidak bisa mengalahkan satu bocah bau kencur sekalipun.Semua teman-temannya tidak sadarkan diri dan dirinya pun terluka cukup parah.
"Sial...Andaikan aku membawa sebuah pistol sudah ku bunuh dia dengan cepat, tunggu aku nak sesudah aku pulih akan ku bunuh kau secepatnya." Ucap Marko marah dan gemetaran karena luka yang dia derita.