
Setelah menutup mata, Riska kemudian segera tertidur,tak lama dia memasuki alam mimpi. Didalam mimpi tersebut Riska merasa seperti sedang berada di sungai dibelakang rumahnya sambil mencuci baju, tak lama datang seorang perempuan cantik menghampirinya memakai baju daster berwarna merah dan memakai kain jarik terlihat membawa ember cucian.......
"kak,,, ulun umpat betapas disini jua lah" (artinya:kak saya ikut mencuci disini juga ya) kata si gadis tersebut, Riska hanya bisa tersenyum karena tidak mengerti bahasa daerah sini.Gadis itu duduk agak ke depan membelakangi Riska, rambutnya tergerai hitam dan sangat panjang, dan ketika dia duduk di papan tempat mereka mencuci,rambutnya tersebar di lantai.
Riska kemudian asyik mencuci baju,tak lama kemudian hari mulai beranjak mendung suasana sekitar menjadi sedikit gelap karena matahari tertutup awan, Riska menoleh ke langit,bingung dengan perubahan cuaca yang mendadak, dan tak sadar gadis di depannya juga berdiri didepannya, Riska menoleh ke depan dan merasa aneh melihat punggung gadis tersebut, rambut nya terurai dan bertambah panjang hingga menyentuh tanah, baju yang dia pakai juga berubah menjadi kain putih lebar sampai menutupi mata kaki, ada perasaan tidak nyaman yang langsung menyergap hati Riska, perasaan takut.
__ADS_1
Riska masih terdiam menatap nanar ke depan, tak lama gadis di depannya tertawa, "hihihihihi..... hihihihi...... " sambil berbalik, terlihat muka nya putih pucat dengan mata merah dan sekitaran lingkaran mata nya berwarna hitam, dia tertawa sambil menyeringai kearah Riska, dalam sekejap dia berjalan ke arah Riska sambil merentangkan tangannya meraih leher Riska, Riska terkejut kemudian berteriak sekencang kencangnya. "Aaaaaahhhhkk........... " sambil berusaha lari menghindari tangan perempuan tersebut.
Namun terlambat, tangan perempuan itu sudah menjangkau leher Riska dan menjepit nya dengan kuat, Riska megap-megap, berusaha melepaskan tangan perempuan itu, muka nya memerah karena mulai kehabisan napas, "hihihi... hihihihihi... " perempuan itu terkikik sambil terus mencekik leher riska,Riska berontak sambil terus bergerak kesana kemari.
"Sudah.. sudah... sekarang tidak apa-apa lagi kan dek.. itu cuma mimpi aja sayang, sudah jangan di pikirkan lagi... nah tunggu sebentar, mas ambilkan air minum ya" yanto hendak berdiri tetapi Riska segera meraih tangannya dan menahanny, "mas, jangan kemana -mana, aku takut sekali" Riska masih ketakutan dan tidak ingin suaminya meninggalkannya sendiri an."tenang sayang, mas sebentar saja ke dapur mengambilkan air putih"yanto beranjak dari ranjang dan bergegas menuju dapur, setelah mengambil air putih dalam gelas ia kembali kekamar secepatnya, "minum dulu sayang.... " yanto menyerahkan gelas berisi air putih kepada istrinya, dan disambut oleh Riska, Riska menghabiskan air tersebut dengan beberapa tegukan. Setelah itu, dia mulai tenang, "nah sekarang, ayo kita tidur lagi dek, ini masih gelap baru jam 2 subuh", yanto melirik jam di dinding dan mengajak Riska untuk kembali tidur, " tapi... aku masih merasa takut mas,mimpiku sangat seram dan terasa nyata, aku benar-benar takut".Riska masih enggan untuk tidur takut mimpinya terulang kembali, yanto meraih tubuh istrinya ke pelukannya, "ya sudah, sini kamu tidur,sambil mas peluk yah".
__ADS_1
Akhirnya malam berlalu, dan Riska tertidur dengan tenang tidak ada gangguan lagi dalam tidurnya namun ketika jam menunjukkan pukul 4 pagi, sesuatu terjadi didapur., " prangggggggg............. "Riska terkejut dan terbangun, " mas, apa itu yang terjatuh di dapur?".Riska membangunkan suaminya yang sangat nyenyak tertidur, mata yanto mengerjap dan perlahan membuka mata nya, "ada apa dek? " suara nya sedikit serak karena terbangun ditengah tidurnya yang nyenyak.
"Kayaknya ada sesuatu di dapur yang terjatuh mas, ayo kita lihat. "yanto beringsut dari ranjang dan kemudian berjalan keluar kamar menuju dapur di ikuti riska.Tak ada satu pun barang yang terjatuh di dapur, " tidak ada apa-apa dek, "yanto melihat sekeliling area dapur tapi tetap tidak melihat satu pun barang terjatuh, " tapi aku yakin mas ada bunyi suara benda jatuh dan pecah?! "Riska berusaha meyakinkan suaminya namun dia sendiri pun sebenarnya tidak yakin dengan dirinya sendiri.
" Ya sudah,, ayo kita tidur lagi, sekarang jam 4 subuh, mas besok akan bekerja pagi-pagi"Yanto mengajak istrinya kembali ke kamar dan melanjutkan tidur mereka. Riska mengikuti dengan patuh namun ada perasaan tidak nyaman di hati nya, mereka baru satu hari menempati rumah ini namun sepertinya sudah ada ke anehan yang terjadi dirumah tersebut.
__ADS_1