
Nenek itu tersenyum dingin,"cu,syaratnya cukup berat,ada beberapa hal yang harus kamu lakukan,jika kamu ingin menyerah,lebih baik sekarang,karena hal ini tidak bisa dilakukan setengah jalan."si nenek mencoba menasehati.
"Tidak apa apa nek,sebelum kesini saya sudah memantapkan hati untuk menjalankan ritual apapun resikonya,saya tidak akan mundur"Arul menjwab dengan penuh keyakinan,terbayang wajah cantik Rini yang tersenyum kearahnya semakin membulatkan tekadnya untuk memiliki pujaan hati nya tersebut.
"Baiklah cu,ada tiga syarat yang harus kamu lakukan,yang pertama kamu akan bertapa berendam di air sungai yang bertemu arus, kebetulan di belakang rumah nenek ada air terjun yang mengalir ke sungai dan bertemu langsung dengan sungai yang mengalir ke kampung di bawah bukit ini, malam ini kamu akan melakukan ritual mulai dari tengah malam sampai jam 4 pagi,guna dari berendam ini untuk membuang hal hal negatif sekaligus membuka aura tubuhmu,selama berendam nanti ada mantra yang harus kamu lafalkan ,apa kamu paham,cu?"sinenek menjelaskan panjang lebar.
"Saya paham nek".
__ADS_1
"baiklah kalo begitu kamu istirahat dulu sebentar,masuklah ke kamar itu yang sudah disediakan anakku,tidurlah dulu,nanti tengah malam kamu akan dibangunkan,"
"baiklah nek,saya permisi,"Arul berdiri dan membawa tas ranselnya dan kemudian memasuki kamar yang sudah di sediakan tuan rumah,kamar itu sederhana,hanya ada sebuah tilam kecil dan sebuah bantal,selain itu, tidak nampak ada barang lain dikamar tersebut,nampaknya kamar itu memang khusus di peruntukkan untuk tamu.
Riska yang masih berdiri menjadi penonton,masih memperhatikan adegan demi adegan didepannya,ia melihat saat Arul berendam sambil menyatukan kedua tangannya didepan dada nya sambil bersemedi,mulutnya komat Kamit melafalkan mantra yang di ajarkan si nenek.
Angin berhembus kencang,seketika alam berubah disekitar tempat Arul bersemedi,nampak di pinggiran sungai di dekat air terjun,sosok-sosok yang menyeramkan mulai bermunculan,ada sosok tinggi besar hitam sampai kuntilanak menampakan diri mencoba mengganggu ritual yang di lakukan Arul.
__ADS_1
konon,mantra yang di baca Arul merupakan mantra penarik pekasih,tidak hanya menarik lawan jenis dari jenis manusia,makhluk ghaib juga tertarik karena aura yang ditimbulkan mantra ini,segera suara suara berisik dan menyeramkan terdengar di sekeliling nya,Arul hanya sendirian di tempat ini,sinenek yang tadi mengantar Arul sudah pulang dan akan menjemputnya ketika waktu sudah habis.
Makhluk-makhluk tersebut berusaha mengganggu aktivitas Arul,namun Arul seolah mati tidak goyah sedikitpun,hingga akhirnya terlihat sinenek datang menjemput Arul yang berendam tidak bergeming seolah membeku.
"cu,buka matamu,semedimu hari ini sudah selesai,kamu telah melalui ritual ini dengan baik,sekarang ikut nenek kembali ke rumah."
Arul tetap diam tidak bergeming seolah olah tidak mendengar ucapan nenek barusan,si nenek mengerti,kemudian dia mengambil sehelai daun alang-alang dan mengucapkan mantra kemudian bergerak seolah olah sedang membelah sesuatu dengan daun alang-alang tersebut,tak lama Arul pun membuka matanya,melihat sekelilingnya dengan linglung,"rupanya ada yang mencoba mengambil kamu ke dunia nya cu,tapi tidak apa-apa,semuanya sudah nenek kendalikan".Aura "pemikat kekasih" memang hebat,baru melakukan ritual dalam beberapa jam saja hasilnya begitu tak terduga.Si nenek menyeringai puas,tinggal beberapa langkah lagi semuanya akan tercapai.
__ADS_1