
Di SMA Nuhaniyah
H-2 28 Febuari 2013
Setelah undangan di sebar, semua anak jadi heboh. Hal ini terjadi karena aku mengundang banyak anak dan tempat acara nya di resto and pub (untuk kalangan anak yang sekolah di sekolah berbasis Agama pasti ini hal yang tidak biasa). Banyak anak-anak yang berbisik-bisik ketika aku lewat. Hal tersebut membuat aku risih, tapi ya mau gimana lagi, hal itu sudah ku duga.
"Wah nees, kamu jadi artis mendadak" ucap Tripu ketika aku masuk kelas.
" cak, semua anak ngeliatin dan bisik-bisik setiap aku lewat " jawab ku menyetujui ucapan Tripu.
__ADS_1
" tapi nees, gak hanya murid-murid sini aja yang ngomongin kamu tapi juga guru-guru" bisik tripu di telinga ku.
Sudah ku duga guru-guru juga akan menjadi kan ku omongan. Dan nasi sudah menjadi bubur aku pasti akan menjadi omongan selama aku sekolah disini atau selamanya meskipun aku sudah menjadi alumni dan menjadi contoh buruk, pikir ku.
Sebenarnya aku ultah tanggal 29 Febuari tapi karena tahun ini hari tersebut tidak dianggap seharusnya tahun ini aku tidak ultah dan umur ku tidak bertambah. huft.
Hari ini adalah hari dimana ultah ku dirayakan. Keluarga, Kerabat , dan Teman-teman ku sudah datang. Acaranya mewah bahkan papa mengundang band dan dj yang semakin menambah kemeriahan.
Makanannya pun sangat mewah dan enak. Hari ini untuk pertama kalinya semua mata tertuju pada ku, tidak hanya teman atau keluarga tapi orangtua ku. Mungkin semua teman-teman ku yang hadir menganggap aku seorang putri di keluarga ku seorang anak perempuan satu-satunya yang sangat dimanja oleh kedua orang tuanya atau anak yang sombong dan manja dari keluarga kaya.
__ADS_1
4 maret 2013
Setelah acara tersebut, aku benar-benar seperti sepotong daging yang di konsumsi bersama-sama pada penghuni SMA Nuhaniyah. Tidak hanya murid, tapi guru-guru pun membicarakan ku lebih parah dari pada sebelum acara ku dilaksanakan. Sepertinya sekarang tidak ada yang tidak tahu siapa neesi di sekolah ini. Pembicaraan pun ada yang positif ada yang negatif. Tapi bisa di tebak pembicaraan negatif lebih mendominasi. Dan sekarang orang akan mengenal ku neesi anak orang kaya dan didukung dengan aku yang selalu di anatar jemput menggunakan mobil oleh mama ku.
Pada saat itu aku tidak tahu apa yang aku pikirkan, yang aku tahu aku tidak masalah dengan ucapan orang entah salah atau tidak aku tidak masalah dengannya asalkan mereka yang menggosip tidak didepan ku.
Aku bertanya-tanya dalam diri ku sekarang, Apakah aku dulu melihatkan diri ku orang kaya (sombong) atau karena kebiasaan ku yang mebuat orang-orang mengatakan aku orang kaya? Aku tidak terlalu ingat dan ini membuat ku kesal.
Jika aku bisa memutar waktu, salah satu yang ingin aku hapus dalam hidup ku adalah acara ultah ku tersebut. Bukan waktu yang ingin ku ulang tapi waktu yang ingin ku hapus atau keadaan yang seharusnya tidak aku lakukan. Seharusnya aku bilang ke papa Hp adalah hadiah ultah yang lebih dari cukup buat ku. Tak perlu ada perayaan. Tapi kenyataannya aku yang dulu sangat bahagia untuk mengadakan acara tersebut. Dan sekarang aku memyesalinya. -Neesi, 2019-
__ADS_1