Story Of Neesi

Story Of Neesi
Neesi -Awal 6


__ADS_3

Aku dan Kak Jay semakin semakin dekat, sering keluar bareng entah double date bersama Rati dan pacarnya Fajri atau keluar sendiri. Dan juga teman-teman kelas ku semakin sering menggoda ku tentang hubungan ku dengan Kak Jay.


Tapi ternyata hubungan Rati dan Fajri memburuk dan akhirnya mereka. ??? . Sebentar aku juga masih bingung apakah meraka sudah putus atau tidak?. Oke aku tahu, intinya hubungan mereka masih menggantung. Mereka saling mencintai tapi di lain sisi saling menyakiti. Ahh tidak tidak bukan mereka maksudku Fajri. Fajri masih mencintai Rayi tapi juga menyakitinya di saat bersamaan karena mencintai yang lain. Dan Rati begitu mencintai Fajri meski dia tersakiti.


Aku jadi flashback pada kejadian itu, pada saat itu Rati begitu menderita tapi dia juga tidak bisa melepas Fajri. -Neesi,2019-


Dan tanpa aku sadari juga aku telah tertipu. Kak Jay tidak menyukai ku. Sebenarnya bukan tertipu, aku saja yang terlalu berharap. tanpa aku sadari Rati dan Kak Jay semakin dekat. Memang dari awal Rati mudah akrab dengan Kak Jay daripada aku meski aku telah dekat duluan dengan Kak Jay. Dan sepertinya Kak Jay menyukai Rati. Aku tidak tahu bagaimana perasaaan Rati kepada Kak Jay, seandainya Rati juga menyukai Kak Jay juga aku juga tahu Rati masih lebih menyukai Fajri.


" Kamu gak cemburu atau marah ta sama Rati yang semakin dekat dengan Kak Jay?" isi Sms Fajri kepada ku tiba-tiba di dalam percakapan ku dengan Fajri yang membicarakan betapa sakit nya Rati yang dikhianati Fajri.


" Enggak, mereka kan berteman" Balas ku berbohong.


" Yakin? " Balasan sms Fajri kepadaku


" Ya, lagian aku bukan siapa-siapanya Kak Jay" Balas ku.

__ADS_1


Aku cemburu, tapi apa hak ku. Aku juga takut bagaimana kalau, kalau Rati dan Kak Jay.. #Frustasi.


Esoknya di kelas


"Rat, kamu sering ya sms sama Kak Jay? " tanya ku kepada Rati.


Rati kaget, " I...Iya nees. Kamu gak marah to?" ucap Rati berhati-hati.


"Enggak kok, bicara apa aja?" jawab ku. Aku memang tidak marah dan hak apa yang membuat aku marah, aku bukan siapa-siapa Kak Jay.


"Tentang hubungan ku sama Fajri" jawab Rati.


Akhirnya waktu pulang pun tiba, aku dan Tripu berjalan bersama menuju gerbang sekolah. Rati sedang ada rapat osis sehingga dia tidak bisa pulang.


"Nees, kamu seharusnya gak boleh gitu" ucap Tripu tiba-tiba ketika kita akan jalan dilorong sekolah menuju gerbang sekolah.

__ADS_1


" Hah, maksud mu apa pu?" jawab ku bingung dengan arah pembicaraan Tripu.


" Kamu gak boleh egois, kalau Rati dan Kak Jay dekat. Kan kamu juga bukan siapa-siapanya Kak Jay" ucap Tripu terhadapku tanpa melihat jika perkataannya menyakitiku. dada ku begitu sesak mendengar ucapan Tripu. Meski Tripu teman ku tapi sebelum aku kenal Tripu, Rati lebih dulu kenal Tripu. Apakah karena itu di bilang seperti itu?


"Kasihan Rati" ucap Tripu menabahi ucapannya tadi. Lalu bagaimana aku?


" Iya pu. Kalau Kak Jay lebih suka Rati aku bisa apa he he " jawab ku berpura-pura baik-baik saja.


" bener to ucapan ku" jawab Tripu riang karena mengira aku setuju dengannya.


Dan di perjalanan ke depan gerbang aku bertemu mata dengan Kak Jay yang berada dekat pintu keluar parkir motor sedangkan aku absent fingerprint untuk pulang sekolah. Kak Jay tersenyum, sedangkan aku tidak dapat membalasnya, ucapan Tripu masih terngiang di otak ku.


"Pu, aku lewat sini karena mama ku sudah nunggu di sana. bye" ucap ku berbalik ke arah pintu utama sekolah.


" o.. oh.. oke " balas Tripu kaget melihat kepergian ku. Masih terlihat kilasan muka Kak Jay yang bingung dengan tingkah ku.

__ADS_1


"Maaf Kak jay" ucap ku dalam hati.


Bersambung


__ADS_2