Struggle Becomes God

Struggle Becomes God
permulaan


__ADS_3

sud dulunya anak seorang pengusaha yang sukses, dia dulunya bersekolah di sekolah elit sedirma yang terkenal. semenjak ayahnya bangkrut dan terlilit hutang, kehidapannya berubah. yang awalnya ayahnya yang sering tersenyum dan baik pada anggota keluarga, sekarang suka mabuk untuk menghilngkan stresnya,begitu pula ibunya yang sekarang suka memukulnya untuk melampiaskan kemarahan.


sud akhirnya berhenti bersekolah di sedirma dan dia memulai kerja di toko kecil milik seorang kakek yang sudah pensiun dari masa kerja.


" sud, hari ini kita tutup toko lebih awal! " seru sang kakek pada sud.


" kenapa kek? " tanya sud heran sambil memiringkan kepalanya.


" hari ini, kakek ke rumah sakit untuk pemeriksaan rutin " kakek menatap sud dengan mata agak sayu.


" baiklah kek " sud mengerti maksud kakek dan sesegera mungkin menutup toko.


setelah menutup toko dan memberikan kunci pada kakek, dia berjalan kearah jembatan yang berada agak jauh dari tempat dia bekerja.


sud menaiki palang pembatas jembatan dan melirik kebawah.


" dasar pengecut " katanya pada diri sendiri.


dia kembali naik ke atas jembatan dan mengurungkan niatnya.sebenarnya kalau dia melompat hanya dua kemungkinan yang terjadi. pertama dirinya mati dan tubuhnya tidak di temukan atau dia masih hidup, tetapi dengan tubuhnya hancur.

__ADS_1


akhirnya dia duduk meringkuk di trotoar jembatan yang telah sepi. tak terasa waktu telah malam dan dia berjalan kearah halte bis di ujung jembatan.


 


" aku pulang " jawab sud pelan, tetapi terdengar ke penjuru rumah.


" akhirnya pulang juga kau, mana uang hasil kerja " ibunya membentaknya yang baru datang dan meminta uang hasil kerjanya.


sud akhirnya mengeluarkan uang hasil kerjanya, dan melihat ibunya menghitung uang itu.


" sedikit sekali, kau kerja atau main main " ibunya memukulnya berkali kali.


sud tidak berusaha melindungi tubuhnya karna apa bila dia melindungi tubuhnya maka ibunya akan lebih keras memukulnya. setelah banyak menerima pukulan dari ibunya sud akhirnya pergi ke kamar dan membaringkan tubuhnya yang sakit karna baru saja di pukuli.


setelah merasa memar yang ada di tubuhnya mengempis dia kembali membaringkan tubuhnya ke kamar yang gelap yang tidak di beri pencahayaan. bisa di bilang walaupun kamarnya gelap dia masih bisa melihat dengan jelas. dia memejamkan matanya dan akhirnya terlelap.


 


matahari telah terbit, waktu menunjukkan pukul lima pagi, sud telah bangun untuk mempersiapkan sarapan. setelah selesai dia membangunkan ke dua orang tuanya.

__ADS_1


kedua orangtuanya makan di atas meja makan sedangkan sud melihat dari jauh. selesai orang tuanya makan sud membereskan meja makan dan memakan makanan yang tersisa. setelah selesai dia pergi berangkat kerja.


 


sud merapikan barang barang toko kecil tempat dia bekerja, sedangkan kakek pemilik toko itu duduk dan melihat sud merapikan tokonya.


setelah merapikan toko, seperti biasanya sud menjaga dan menjual barang barang di toko kecil itu. pelanggan toko ini cukup banyak karna berada di dekat persekolahan.


suatu siang saat menjaga toko, ada seorang perempuan yang memakai gaun warna ungu dan memiliki kulit seputih giok. gadis itu mentap sud dengan lekat, karna tak tahan dengan tatapan itu sud memberanikan diri berbicara.


" anda mau beli apa nona? "


perempuan itu tidak menjawab dan membalikkan badan keluar dari toko kecil tempat sud bekerja. sud melihat itu hanya diam dan bergumam.


" kenapa tadi di menatap ku seperti itu, memang ada yang salah dengan ku? " bergumam kecil dan menggaruk kepala belakangnya yang tak gatal.


" ada apa sud, ada masalah " kakek yang melihat gelagat sud anaeh seperti itu dia bertanya.


" tidak ada kek " sud menjawab pertanyaan kakek itu tapi tidak menghilangkan wajah bingungnya yang tadi.

__ADS_1


kakek yang mendengar jawaban dari sud hanya menggelengkan kepalanya dan berjalan ke arah belakang toko.


setelah waktu menunjukkan pukul 5 sud mulai menutup toko.


__ADS_2