Struggle Becomes God

Struggle Becomes God
flash back sud


__ADS_3

Namanya adalah Sudirman Indri Wijaya dia mempunyai ibu bernama Indri Kusuma dan ayah Hariadi Wijaya Hartono.


awalnya ayah sud adalah seorang CEO ternama di negaranya, karna pekerjaan ayahnya sud dapat bersekolah di sekolah elit dan mempunyai fasilitas mewah lainnya.


dari kecil sud sudah diajarka untuk hidup mandiri saat umur 5 tahun dia sudah bisa melakukan banyak aktifitas rumah seorang diri seperti membersihkan kamar ataupun membereskan ruang tamu.


saat dia berumur 7 tahun menginjak sekolah dasar dia melihat sesuatu yang baru baginya dia melihat orang yang memungut botol plastik atau kaleng kaleng di tengah jalan dia bingung dengan apa yang di lakukan orang itu, dia pun bertanya pada ibunya.


" ibu, apa yang orang itu lakukan kenapa mereka mengambil sampah itu ? " sud bertanya dengan polos.


" itu namanya mulung, mereka memungut sampah botol ataupun kaleng bekas minuman untuk di daur ulang ataupun menjualnya " ibunya menjawab penasaran anaknya.


sud menganggukkan kepalanya tanda dia mengerti tetapi matanya masih melihat orang yang mengambil botol dan Keleng bekas tadi.


suatu hari saat di sekolah dasar dia menemui salah satu gurunya dia menanyakan tentang hadiah apa yang bagus di berikannya pada ibunya untuk hadia ulang tahun, gurunya menjawab yaitu ' hasil dari keringat mu sendiri ' gurunya menjawab.

__ADS_1


sud yang tidak mengerti kembali bertanya dengan penuh senyuman gurunya menjelaskan hasil dari keringatnya sendiri adalah dari kerjanya sendiri tidak bergantung pada orang tua yaitu caranya dengan bekerja. sud yang sudah mengerti mengangguk dan berterimakasih pada gurunya.


sampai di kamarnya sud memikirkan jawaban dari gurunya itu ' hasil keringatnya sendiri ' sud mengingat melihat orang yang memungut botol dan kaleng dan dia bertekad untuk melakukan hal yang sama untuk hadiah ulang tahun ibunya.


selama dua Minggu penuh setiap sing sampai sore sud diam diam kabur tanpa ketahuan dia menyiapkan sebuah topi dan karung untuk melakukannya. awalnya sud merasa tubuhnya panas dan capek tapi lama kelamaan dia terbiasa dan sudah kebal terhadap itu dia melakukannya selama dua Minggu penuh sampai akhirnya uangnya cukup untuk membeli hadiah.


di hari ulang tahun ibunya sud memberikan sebuah bros cantik ibunya tersenyum, sud menceritakan bagaimana caranya dia membeli Bros untuk hadiah ibunya, tidak sesuai perkiraan sud ibunya memarahinya dan membuang Bros pemberian sud.


sud melihat kejadian itu hatinya sangat sakit seperti hati yang berada di dalam tubuhnya di genggam dan di hancurkan tetapi sud tidak menangis dia tegar dia mengambil kembali Bros tadi dan kembali ke kamarnya.


tanpa sud kecil ketahui sebenarnya ayah dan ibunya tidak ada rasa sayang atau saling cinta, ibunya yang cantik itu sebenarnya perempuan matre yang hanya memikirkan uang dan ayahnya juga tidak mencintai atau menyayangi ibunya ayahnya menikahi ibunya hanya karna desakan orang tua yang menginginkan cucu tapi saya sebelum mempunyai cucu orang tua ayahnya telah meninggal, itulah keluarga sud.


semenjak kejadian di ulang tahun ibunya sud tidak dekat lagi dengan ke dua orang tuanya sampai sud berumur 11 tahun sud menabung uang saku sekolahnya untuk membeli sebuah rumah asal tahu aja saku sud sehari yaitu sekitar dua ratus ribu perhari.


dari umur 11 tahun sud tinggal sendiri dia mencuci sampai dengan merawat diri sendiri. awalnya sud disediakan 2 orang pembantu tapi sud menyuruh mereka kembali ke rumah utama.

__ADS_1


menjelang 2 tahun perusahaan ayah sud bangkrut karna asisten ayahnya berkhianat, dan perlahan jatuh lah keluarga sud dalam kebangkrutan, sud yang mengetahui itu hanya diam saja dia tidak mempedulikannya sampai pada akhirnya ayah dan ibunya mengetahui di mana sud tinggal dan akhirnya menguasai apa yang sud punya. sud hanya bisa pasrah.


ayah sud yang bangkrut kerjanya hanya mabuk mabukan sedangkan ibunya ber mewah mewah dengan tabungan sud.


akhirnya sud tamat SMA dia ingin melanjutkan sekolah hanya saja uangnya habis oleh ibunya dan ayahnya. akhirnya sud bekerja dan nabung untuk kuliahnya, awalnya semua berjalan lancar sampai ibunya tahu kalau sudasih punya uang simpananya, awalnya sud tidak memberikannya dia mengatakan uang itu untuk kuliahnya, ibunya yang mendengar alasan itu naik pitam dia memukuli, memakai, bahkan sampai menendang sud sampai sud menyerahkan tabungannya. saat sudah mengambil tabungan sud dia memperingati sud ' bahwa sebanyak apapun gaji sud dalam sehari harus di serahkan pada ibunya' sud hanya diam dan dia berusaha merangkak ke kamar.


sudah berberapa kali sud mencoba melakukan bunuh diri hanya saja gagal karna mentalnya tidak sanggup dan begitulah kehidupannya sampai Sang Dewi kematian H****a mencabut nyawanya. sud selesai menceritakan kisahnya


Note :


Mangap yak lama uppnya bukannya karna saya malas atau hal negatif lainnya itu karna ortu saya pergi dan lupa mengasih uang bulanan jadi sampai GK ada paket sampai uang bensin pun pinjam ke teman maaf tak sekali lagi maaf yak.


maaf kalau chap ini hanya flashback tapi nanti ada kok actionnya sabar ya


ya hanya segitu maaf ya kalau banyak kekurangan jangan lupa komennya biar saya bisa jadi lebih baik lagi.

__ADS_1


terimakasih yang sudah baca 😁😁😁**


__ADS_2