Suami Kejamku Seorang Mafia

Suami Kejamku Seorang Mafia
Bab 03. Mencari kerja tambahan


__ADS_3

" Ya bik Dira tidak nangis lagi, bibik janji ya sama Dira kalau bibik tidak boleh putus asa. Sekarang bibik istirahat dan jangan banyak pikiran dulu biar cepat sembuh " Kata Dira pada bibiknya sekalian merapikan selimut bibiknya


" kamu juga istirahat Dira jangan sampai karena jagain bibik kamu jadi lupa untuk istirahatkan badan dan pikiranmu " Kata bibik Dira


" Baik bibikku sayang " Ucap Dira sekaligus tersenyum kepada bibiknya


" Dira bibik doakan semoga kamu selalu dilindungi dan diberikan kebahagiaan karena kamu anak yang baik " kata bibik Dira di dalam hatinya


Keesokan hari Lucas dan Justin datang ke perusahaan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu sehingga membuat gempar orang - orang di perusahaan tersebut


" Justin panggilkan si serangga tukang korupsi keruangan saya sekarang " Kata Lucas dengan nada suara yang dingin sekalian terus berjalan menuju ruangannya, tanpa menghiraukan tatapan mata karyawan wanita yang memuja ketampanan dirinya


" Baik tuan " ucap Justin


Setelah sekian menit Justin datang bersama si serangga tukang korupsi uang perusahaan sehingga membuat kerugian yang lumayan besar jumlahnya


" Permisi tuan " Kata Justin


" Masuk " Balas Lucas dengan nada suara dingin


" Ayo masuk " Ucap Justin kepada si serangga tukang korupsi


" Ba ba ik Pak " Kata si serangga dengan nada suara yang terbata - bata serta tubuhnya yang gemetaran karena takutan


" Kamu siapa namanya " Kata Lucas dengan sorot mata yang tajam


" sa sa ya namanya Bambang Pak " Jawab Bambang dengan suara terbata - bata


" Bapak ada perlu apa memanggil " kata Bambang dengan tubuh yang gemetaran


" Saya tidak ada perlu apa - apa karena saya memanggil kamu kesini hanya mau memecatmu dari perusahaan ini " Kata Lucas dengan nada suara dingin

__ADS_1


" Tolong pak jangan pecat saya, saya mohon pak " kata si Bambang dengan bersujud memegang kaki Lucas


" Justin seret manusia yang tidak tau diri ini dari ruangan saya sekarang karena saya tidak mau melihat terlalu lama manusia seperti ini " Kata Lucas dengan nada suara yang tinggi karena dia sedang menahan emosinya


" Baik tuan " Kata Justin yang sejak tadi hanya berdiri melihat tuannya bicara dengan mangsanya


" Jangan harap kamu bisa bebas dari saya setelah menikmati uang perusahaan saya " Kata Lucas dalam hati dengan sorot mata yang mengerikan


Setelah Justin membawa Bambang keluar dari ruangan si tuan, Justin sedikit heran kenapa tuannya bisa membebaskan orang yang sudah membuat kerugian perusahaan dengan begitu mudahnya


" Tuan kenapa orang itu dibebaskan " Tanya Justin


" Siapa bilang saya membebaskannya " Ucap Lucas


" Terus tadi tuan hanya memecatnya dari perusahaan " Tanya Justin lagi karena dia masih penasaran dengan sikap tuannya


" Jadi kamu penasaran dengan apa yang akan saya lakukan " Tanya Lucas


" Ya tuan " Kata Justin


" Baik tuan " Kata Justin


Sedangkan di rumah sakit tampak seorang gadis yang tengah berbicara lewat telepon dengan sahabatnya Sarah


" Hallo Sarah hari ini kamu sibuk tidak " Tanya Dira pada sahabatnya


" Ya hallo Dira, hari ini aku tidak sibuk kok kamu mau minta tolong apa " ucap Sarah


" Tau aja kamu Sarah kalau aku pengin minta tolong " Kata Dira sekaligus ketawa karena maksud sudah di ketahui sahabatnya


" Ya taulah kan kita sahabat sejati " Ucap Sarah

__ADS_1


" Lebay, Oh ya Sarah boleh tidak kamu jagain bibikku siang ini karena saya mau cari kerja tambahan buat biaya operasi bibikku " Kata Dira


" Bisa kok sahabatku yang cantik jelita " kata Sarah


" Oke kalau begitu aku tunggu kamu di rumah sakit ya " Kata Dira sekalian mematikan sambungan telepon ke sahabatnya


" Ok " Ucap sarah


Setelah mematikan sambungan telepon kesahabatnya Dira duduk di kursi sekalian memikirkan gimana cara dia cari kerjaan karena zaman sekarang sangatlah susah cari kerja.


Hampir satu jam Dira menunggu sahabatnya datang ke rumah sakit, akhirnya sahabat yang tunggu - tunggu datang juga


" Maaf ya Dira jadi lama menunggu aku datang, ya udah kamu pergi sana nanti keburu hari makin siang " Kata Sarah


" Tidak apa - apa kok, aku yang sebenarnya minta maaf karena sudah merepotkan mu, tolong jagain bibikku ya Sarah dan doakan semoga aku dapat pekerjaan " Kata Dira


" Amin hati - hati dijalan kalau ada apa - apa telpon aku secepatnya " Ucap sarah


" Siap boss, ya udah aku pergi dulu " Kata Dira


Akhirnya Dira memulai mencari pekerjaan dari warung kecil hingga restoran dan bahkan di berbagai tempat Dira datangi tapi belum ada satupun yang mau menerimanya sebagai karyawan. Lelah, letih Dira rasakan karena hampir setengah hari Dira mencari kerjaan tanpa istirahat. Dira memutuskan untuk pulang ke rumah sakit dulu berhubung hari juga sudah sore.


Dilain tempat Lucas bersiap - siap pulang ke Penthouse karena sudah seharian mengerjakan tugas kantor gara - gara si serangga kecil tukang korupsi.


" Justin kita pulang sekarang " Perintah Lucas


" Baik tuan " Kata Justin


Diperjalanan Justin menanyakan kepada tuannya tentang mecari seorang wanita untuk menghangatkan ranjangnya sang tuan


" Tuan gimana masih mau saya carikan wanita untuk tuan tidak karena saya lihat tuan begitu lelah " Tanya Justin dengan hati - hati takut tuannya marah

__ADS_1


" Tidak jadilah Justin untuk malam ini karena benar katamu saya benar - benar lelah setelah seharian bergelut di kantor " Jawab Lucas dengan mata terpejam


" Baik tuan " Jawab Justin sekalian nyetir mobil menuju Penthouse tuannya


__ADS_2