Suami Kejamku Seorang Mafia

Suami Kejamku Seorang Mafia
Bab 06. Kepergian Bibik


__ADS_3

Dira akhirnya memutuskan untuk pulang ke rumah, sekitar setengah jam Dira pun sampai ke rumah dan beberapa saat kemudian hpnya berbunyi ternyata telpon dari Sarah.


" Hallo Dir kamu ke rumah sakit sekarang karena bibik dalam keadaan kritis " kara Sarah dengan nada suara sedih


" Baik aku ke sana sekarang " Jawab Dira dengan nada suara khawatir


Tidak lama akhirnya Dira sudah berada di rumah sakit dengan langkah yang cepat Dira menuju ruangan bibiknya


" Gimana keadaan bibikku dok " tanya Dira kepada dokter yang saat itu masih berada di ruangan bibiknya


" Banyak yang sabar ya dek, bibik adek sudah meninggal beberapa saat yang lalu " kata dokter kepada Dira


" Bibik kenapa tinggalin Dira sendiri di dunia ini " kata Dira dengan memeluk jasad bibiknya dan terus menangis


" Yang sabar Dira sekarang bibik sudah tenang dan tidak merasa sakit lagi " kata Sarah yang menyambar kan sahabatnya


Dira terus menangis di depan jasad bibiknya


" Bik kenapa pergi disaat Dira sudah punya uang buat biaya operasi bibik " kata Dira di dalam hati dengan di iringi air mata yang terus mengalir


" Dek boleh mengurus administrasi dulu untuk kepulangan jenazah " kata dokter dan dokter itu pun keluar ruangan


" Baik dok " jawab Dira


Tidak lama kemudian jenazah bibik Dira sudah di kebumikan dengan di iringi hujam lebat yang seakan tau kalau Dira lagi dirundung kesedihan yang mendalam

__ADS_1


" sabar Dira aku akan terus ada untuk mu " kata Sarah yang kasihan melihat sahabatnya yang terpukul atas kepergian Bibiknya


Sedangkan di kamar hotel Lucas baru bangun di saat jam menunjukkan jam sembilan pagi dan dia melihat wanita yang bersamanya semalam sudah tidak ada lagi.


Setelah selasai membersihkan badan Lucas pun menghubungi Justin dan ternyata Justin sudah lama berada di depan kamar Lucas.


Lucas pun keluar kamar dan melihat Justin sudah berada di depan kamarnya


" Ayo kita pulang " kata Lucas kepada Justin


" Baik tuan " jawab Justin


Diperjalanan menuju mobil Justin menanyakan tuannya


" Tuan,,,,, maaf tidak lupakan pakai pengaman saat bersama wanita itu " tanya Justin


" Kamu cari tau tentang wanita yang bersamaku semalam " perintah Lucas pada Justin


" Apa tuan besar tidak pakai pengaman " tanya Justin lagi kerena Justin sudah bisa menebak pasti tuan lupa pakai pengaman. padahal tuannya selalu pakai pengaman kalau bersama wanita bayaran tapi kali ini kok bisa lupa


" Tebakan kamu benar Justin tapi aku tidak merasa takut benih tertanam pada wanita itu karena wanita bernama ku semalam ternyata masih perawan sangat cantik " jawab Lucas dan sedikit menjelaskan kepada Justin


" Baik lah tuan sebentar lagi tuan akan dapatkan data wanita itu " ucap Justin


Di rumah sederhana itu Dira terus menangis atas kepergian bibiknya. setelah kian lama berdiam diri di dalam kamar akhirnya Dira memutuskan pergi kesuatu tempat yang bisa membuatnya tenang.

__ADS_1


" Sar sore ini aku ingin pergi dalam beberapa waktu karena aku ingin menenangkan diri dulu " kata Diri kepada Sarah lewat chat


" Ya,,,,, kamu hati - hati dan perginya jangan lama nanti aku rindu " balas Sarah dengan sedikit bercanda


Dira dengan berat hati ingin pergi dari rumahnya tapi dia juga tak ingin larut dalam kesedihan karena berada di rumah terus Dira tidak bisa melupakan kenangan bersama bibiknya.


Sore hari Dira sudah berada di stasiun menunggu waktu keberangkatan menuju desa kecil yang menurutnya bisa membuat ia tenang


Dilain tempat Justin sudah mendapatkan informasi tentang Dira dan langsung diserahkan kepada Lucas


" Tuan ini data wanita yang bersama tuan semalam" Kata Justin dengan sekaligus menyerahkan map berisi data Dira


" Ternyata dia hanya memerlukan uang untuk pengobatan operasi bibiknya " Kata Lucas


" Benar tuan tapi bibiknya tadi pagi sudah meninggal dunia dan sore ini wanita itu akan meninggalkan kota ini " Jelas Justin kepada tuannya


" Kalau begitu kita jemput dia sekarang " Kata lucas dengan semangat


" Baik tuan " jawab Justin


Sore hari Lucas sudah berada di stasiun tempat Dira menunggu waktu keberangkatan.


" Kalian bawa wanita itu dan jangan sampai ada yang curiga " perintah lucas kepada anak buahnya


" Baik tuan " jawab anak buahnya Lucas

__ADS_1


Setelah lama Dira merasa kepalanya sedikit pusing dan ia kaget ternyata ia berada di sebuah kamar besar


__ADS_2