
Setelah sampai di Penthouse Lucas langsung masuk kamar dan memberi tahukan kepada Justin kalau jangan mengganggu waktu istirahatnya dengan apapun alasannya
" Justin saya mau istirahat dulu dan kamu juga istirahat " Ucap Lucas
" Baik tuan " Jawab Justin
Dilain tempat Dira sudah datang ke rumah sakit dengan wajah lelah
" Eh Dira kamu sudah ya, gimana dapat pekerjaannya " Tanya sarah kepada sahabatnya
" Belum Sar " Jawab Dira dengan nada lesu
" Ya udah kamu mandi dulu dan istirahat serta jangan lupa makan kalau bibik tadi sudah makan dan minum obat makanya sekarang bibik langsung tidur mungkin pengaruh obat yang di beri suster " Kata Sarah kepada Dira
" Terima kasih ya Sar sudah mau bantu ngerawat bibikku " Ucap Dira kepada Sarah
" Ya sama - sama Dira, kalau begitu saya pulang dulu berhubung hari sudah mau gelap " Pamit Sarah kepada Dira untuk ijin pulang kerumahnya
" Kamu hati - hati dijalan, kalau sudah sampai rumah kasih tau ya " ucap Dira
Setelah sahabatnya pulang ke rumah Dira langsung mandi dan makan habis Dira melihat bibiknya yang terlelap dengan nyenyak
" Bik kemana lagi Dira harus cari kerjaan tambahan, rasanya susah sekali untuk mendapatkan kan uang yang banyak dalam waktu singkat " ucap Dira dalam hati sekaligus melihat bibiknya yang sedang tidur
Keesokan hari Lucas menanyakan kepada Justin jadwal hari ini ada apa aja kegiatannya
" Justin pagi ini apa jadwal ku " tanya Lucas kepada Justin
" Pagi ini tuan ada pertemuan dengan beberapa rekan bisnis " Jelas Justin kepada tuannya
" Baik kamu atur semuanya " jawab Lucas
Setelah sampai di kantor Lucas langsung melakukan pertemuan dengan beberapa rekan bisnis sesuai jadwal yang sudah diatur oleh Justin
Dirumah sakit pagi - pagi Dira lagi panik karena kondisi bibiknya makin parah dan dokter menjelaskan bahwa kondisi bibiknya harus cepat melakukan operasi
" Dokter giman kondisi bibik saya sekarang " Tanya Dira kepada sang dokter dengan raut wajah yang panik dan cemas
" Kondisi pasien makin menurun dari hari sebelumnya dan untuk penanganannya harus secepat mungkin dilakukan tindakan operasi " Jelas dokter kepada Dira
" Kalau sudah dilakukan operasi apakah bibik saya bisa sembuh kembali dok " Tanya Dira kepada dokter dengan air mata terus mengalir
" Kalau untuk keberhasilan sembuh itu hanya beberapa persen walaupun sudah dilakukan tindakan operasi karena kondisi pasien memang benar sudah parah " Jelas dokter kepada Dira
" Baik lah dok, kalau begitu saya permisi dulu terimakasih penjelasannya " ucap dira kepada dokter yang menangani bibinya
Dira pun keluar dari ruangan sang dokter, karena tadi Dira sejak kondisi bibiknya mulai stabil dan meminta tolong kepada sahabatnya untuk datang kerumah sakit serta menceritakan kondisi bibiknya yang makin drop. Sahabat Dira langsung berangkat menuju ke rumah sakit.
__ADS_1
Disaat Dira berjalan di lorong rumah sakit tidak sengaja menabrak seseorang.
" Au kata seseorang mengaduh kesakitan saat ditabrak oleh Dira
" Aduh maaf ya mbak saya jalannya tidak melihat mbak " kata Dira dengan tidak enak hati karena sudah menabrak mbak tersebut
" Tidak apa - apa kok aku juga jalan kurang hati - hati " Ucap si mbaknya
" Ya sudah kalau begitu saya permisi dulu ya mbak dan sekali lagi maaf sudah membuat mbak sakit tadi " Kata Dira kepada si mbak tersebut
" Ya tidak apa - apa " jawab mbak tersebut
" eh tunggu kamu Dira bukan " tanya mbak tersebut kepada Dira
Dira berbalik menghadap kebelakang dan menatap mbak tersebut karena Dira berpikir dia merasa tidak kenal dengan mbak yang berpakaian seksi dihadapannya itu
" Ya saya Dira, mbak kenal saya kah " Tanya Dira kepada mbak tersebut
" Ya saya kenal kamu karena kamu teman satu angkatan saya waktu di SMA dulu. Apakah kamu sudah lupa dengan saya Dira " Tanya mbak tersebut
" Maaf saya benar tidak ingin mbak siapa " Jawab Dira dengan tatapan bingung
" OK saya Bella teman sekelas mu " Ucap Bella
" Oh ya ampun kamu Bella kenapa kamu jadi jauh berubah dan sangat cantik " Kata Dira sekaligus memuji kecantikan Dira
" Oh ya tadi kamu aku liat seperti orang sedang linglung Dira " Tanya Bella
" Saya lagi mikir kan kondisi bibikku yang sedang sakit parah dan kata dokter untuk secepatnya di lakukan tindakan operasi mana sekarang lagi susah cari kerjaan " Jawab Dira dengan wajah sendu
" Jadi sekarang kamu lagi butuh kerjaan Dira " Tanya Bella
" Ya Bel " Jawab Dira
" Saya bisa bantu kamu mendapatkan pekerjaan Dira " Ucap Bella
" Beneran kamu mau bantu aku Bel " Tanya Dira kepada Bella
" Ya Dira, tapi kita ngomong nya di taman dekat rumah sakit aja biar enak ngomong nya " Kata Bella sekaligus menyarankan berpindah tempat ngobrol
" Oh baik lah " Jawab Dira sekaligus mengikuti langkah kaki Bella menuju taman
Setelah selesai mengadakan pertemuan dengan rekan bisnisnya selama kurang lebih dua jam dan Lucas juga sudah menyelesaikan beberapa tugas kantor yang harus dikerja cepat biar bisa cepat pulang ke Negara asalnya. Lucas memutuskan mengajak Justin makan siang ke restoran ternama di Negara B karena jam juga sudah menunjukkan waktu istirahat
" Justin kita makan siang dulu " Kata Lucas
" Baik tuan " Jawab Justin
__ADS_1
Setelah masuk ke mobil Justin langsung melajukan mobil ke restoran yang di maksud tuannya
" Justin malam ini siapkan wanita untukku " Perintah Lucas kepada Justin
" Baik tuan akan saya siapkan sesuai kemauan tuan " Jawab Justin
Sedangkan dilain tempat Dira baru datang ke ruangan bibiknya di rawat. Dira melihat sahabatnya sedang duduk di kursi
" Eh Dira kamu sudah datang " Tanya Sarah
" Apa kata dokter tadi Dira " Tanya Sarah lagi kepada sahabatnya
" Sar kita bicara di kursi depan ruangan bibik saja ya " Jawab Dira dengan wajah sendu
" Baik lah " Jawab Sarah karena sarah paham kalau Dira tidak mau bibiknya mendengar pembicaraan mereka
setelah di kursi depan Dira langsung menangis dan memeluk sahabatnya Sarah
" Sar apa yang harus aku lakukan sekarang kondisi bibik makin parah kata dokter " Jelas Dira kepada Sarah dengan terus menangis
" Sabar Dira, aku yakin kamu pasti bisa melewati cobaan ini " Kata Sarah sekaligus melepaskan pelukannya dengan Dira
" Ya sudah kamu pulang saja dulu mandi, makan dan istirahat. Makasih ya sudah mau datang pagai - pagi " Ucap Dira
" Eh kamu mengusir aku ya " Ucap Sarah dengan nada suara kesal
" Gan kok aku kasihan sama kamu pasti juga capek dari pagi tadi jagain bibikku " Jelas Dira kepada sahabatnya
" Ya sudah aku pulang sekarang " Ucap Sarah dengan wajah cemberut
" Jangan cemberut gitu donk nanti cowok pada lari lihat wajahmu itu " kata Dira dengan sedikit bercanda kepada sahabatnya
" Ya ya saya pulang sekarang jangan lupa kasih kabar kalau ada apa - apa pada bibik mu " Ucap Sarah
Setelah Sarah pulang Dira masih memikirkan tawaran pekerjaan dari Bella
" Dira kalau kamu pengen uang yang banyak saya bisa bantu kamu " Kata Bella
" Memangnya kerja apa " Tanya Dira
" Gunakan tubuhmu Dira " kata Bella
" Tubuhku " jawab Dira dengan wajah bingung
" Ya dengan tubuhmu, kalau bahasa kasarnya jual lah dirimu kepada pria hidung belang karena dengan begitu kamu bisa cepat memberikan pertolongan kepada bibik mu yang sedang sakit " Jawab Bella sekaligus menjelaskan kepada Dira
" Maaf aku tidak bisa melakukan pekerjaan seperti itu " Jawab Dira
__ADS_1
" Kamu bisa menolak penawaran saya Dira itu hak kamu tapi asal kamu tau biaya operasi bibik mu sangat lah besar. Ini kartu nama saya kalau kamu berubah pikiran bisa hubungi saya " kata Bella kepada Dira sekaligus memberikan kartu namanya