Suamiku Berhati Dingin

Suamiku Berhati Dingin
bab 11


__ADS_3

sore sudah menjelang anisa yang baru selesai mandi langsung menuju ruang ganti, karna merasa lelah berkeliling tadi dia langsung rebahan di sofa.


di luar zayn baru pulang dari kantor dan langsung menuju kamar, kakinya terhenti saat sarah lewat.


" bagaimana kakak ipar kamu" tanya zayn


" dia baik mas, ramah dan ceria banget" jawab sarah sambil tersenyum.


" bukan itu maksudku apa dia betah tinggal di sini" zayn


" ooo yang itu gak perlu di tanya mas, mbak nisa bakalan betah banget apa lagi kalau adik iparnya seperti sarah manis dan imut" jawabnya pd


" ah dasar nek lampir" sambil menyentil dahi sarah.


saat memasuki kamar zayn melihat istrinya sedang tidur di sofa dengan mulut terbuka dan salah satu kakinya di naikkan ke atas.


" BANGUN!!! " teriak zayn


" ya siap, tuan perlu apa" sambil masih berusaha mengumpulkan nyawa nya yang pada terbang karna kaget dengan teriakan zayn.


" aku mau mandi siapin aku air hangat" perintah zayn.


" baik tuan" langsung bergegas.


zayn melangkah menuju kamar mandi mengikuti anisa, saat sampai di dalam zayn langsung melepas seluruh pakaian nya, anisa yang melihat terperanjat kaget dan lansung memalingkan wajah nya yang sudah memerah karna malu.

__ADS_1


"dasar brengsek !!! gak tau malu banget sih main lepas lepas aja, gak tau apa ini mata masih suci" maki nya dalam hati.


setelah selesai menyiapkan air anisa langsung bergegas keluar meninggalkan zayn.


tok... tok... tok...


suara pintu di ketuk, anisa langsung melangkah ke arah pintu dan membukanya.


" permisi nona" pj


" iya mas pj ada apa" jawab anisa


" saya ingin menyerahkan ini kepada tuan" jelas pj.


" tuan zayn lagi di kamar mandi" anisa


tidak lama zayn sudah keluar dari kamar ganti anisa langsung menyerahkan amplop yang di berikan pj kepada anisa tadi.


" tuan, mas pj menitipkan ini" sambil menyerah kan amplop tersebut.


zayn langsung duduk sambil membuka amplop tersebut.


" kurang ajar berani sekali dia" katanya dengan nada kesal saat melihat isi amplop tersebut.


" ada apa tuan, kenapa anda memaki" tanya anisa takut

__ADS_1


" diam!! ini bukan urusan kamu" bentak zayn yang membuat anisa mematung.


terlihat zayn beranjak keluar kamar dengan wajah kesalnya.


" PJ!!!!!!! " teriak zayn membuat se isi rumah kaget.


" iya tuan" jawab pj sambil berlari menuju ruang kerja zayn.


entah apa yang mereka bicarakan sampai berjam jam lamanya mereka belum juga keluar dari ruangan tersebut.


sore ini, anisa ikut mami pergi ke kebun, anisa yang sangat suka berkebun terlihat antusias melihat kebun yang besar dan bersih itu.


" wah bagus banget mi" kata anisa sambil tersenyum.


" segarkan, mami setiap hari kesini kalau di rumah mami cepat bosan" kata mami


" ayo mi kita berkebun" ajak anisa


" gak nisa, nanti zayn bisa marah kalau tau kamu berkebun" cegah mami khawatir


" tapi mi, anisa juga pengen berkebun kayak mami" rengek anisa sedih


" jangan sayang nanti mami bisa di marahin zayn dan semua pekerja bisa di pecat sayang kamu ngertikan" jelas mami kepada anisa


" ya udah deh, anisa liatin mami aja" jawabnya pasrah.

__ADS_1


mereka terus berkeliling hingga lupa akan waktu, karna terlalu sibuk melihat kebun yang sangat memesona...


__ADS_2