
Udara pagi terasa sejuk.matahari yang baru muncul pun terasa hangat saat membelai kulit.jam menunjukan pukul 07:00 pagi, seorang gadis sudah sibuk didapur untuk menyiapakan sarapan pagi untuk seluruh anggota keluarga nya,hari ini seperti biasanya dia harus mengerjakan pekerjaan rumah sebelum berangkat kerja,apalagi hari ini dia sendirian bekerja membereskan rumah karna mbok asih pembantu yang biasa menbantunya cuti pulang kampung.
"anisaaaa" seorang wanita terdengar berteriakan memanggil namanya, gadis itu langsung bergegas menemui pemilik suara tersebut.
"iya mbak" saat dia sampai didepan wanita tersebut.
"kamu dari mana saja sih? dipanggil panggil dari tadi.
" anisa lagi di belakang mbak jemur pakaian, mbak ada perlu apa manggil aku!
"nih ambil, setrika cepat" sambil melempar baju yang tadi dipegang nya "awas jangan pakek lama" sambil berjalan menuju kamar mandi.
__ADS_1
anisa itulah nama gadis tersebut gadis manis yang sudah seperti pembantu dirumahnya sendiri,kasih sayang yang dulu berlimpah ruah untuk dirinya, kini telah terbagi untuk ibu dan saudara tirinya,ibunya meniggal saat usianya 9 tahun selang 1 tahun papanyan menikah lagi dengan tante rianti mantan adik kelas papanya dulu, tante rianti adalah seorang janda 2 anak satu laki laki dan satu perempuan, sejak mereka tinggal bersama hidup anisa jadi berubah 180 derajat, papanya yang biasa sering menemaninya kini lebih sering dengan istri barunya.
sedangkan dirinya lebih memilih membantu mbok asih mengurus pekerjaan rumah, mbok asih sudah dia anggap seperti ibunya sendiri, selama ini cuma mbok asih yang perhatian terhadap dirinya, sedangkan papanya lebih sibuk bekerja.
"pa, nisa berangkat dulu ya!"kata anisa
" eh kamu gak sarapan dulu nisa?"sambil memandang anisa.
"gak pa, nisa udah telat buat ke toko" kata anisa lagi
"ya udah hati hati di jalan! " sambil menggengam hp nya yang baru saja berbunyi.
"tiitttt, ayo masuk" tawar mas fahri kakak tirinya.
"eh mas, gak papa mas nisa naik angkot aja" katanya sambil tersenyum
__ADS_1
"katanya tadi udah telat, sampe gak sempat sarapan, cepat naik biar mas anter kamu kalau nunggu angkot kan bisa lebih lama" kata fahri meyakin kan anisa.
" ya udah deh mas" sambil membuka pintu mobil, "makasih ya mas. "
didalam mobil mereka cuma diam sampe fahri buka suara.
"kamu hari ini pulang jam berapa nisa?" sambil mamalingkan wajah menatap anisa sebentar, lalu menghadap kedepan lagi.
" seperti biasa mas, jam 05:00 sore" jawab anisa.
"kamu mau mas jemput kamu? tanya fahri
" gak usah mas! nisa udah biasa pulang sendiri, lagian kan mas fahri pasti cape pulang kerja" jawab anisa sopan.
"yaudah kalau begitu" kata fahri sambil tersenyum.
__ADS_1
mobil mereka berhenti didepan ruko sederhana milik anisa ,dia sudah bekerja sejak masih smp untuk mengumpulkan uang supaya bisa buka usaha kecil kecilan. walaunpun sebagian dia dapat dari meminjam dari papanya, walau pun papanya bisa memberi tapi anisa ingin meninjam nya dengan alasan ingin mencoba buka usaha sendiri.
walaupun dia dari keluarga kaya tapi dia ingin hidup sederhana tanpa menyusah kan papanya, apalagi kalau mama tirinya tau bisa sakit telinga anisa.