SUAMIKU KORBAN KEJAHATAN MERTUAKU

SUAMIKU KORBAN KEJAHATAN MERTUAKU
MENCARI JAWABAN


__ADS_3

POV Hana


Aku terbangun saat azan subuh berkumandang di mushola di lingkungan rumah sakit dan mulai menbuka kedua mataku yang mulai terasa segar karena tidur yang cukup dan nyenyak,ku lihat suamiku masih tertidur lelap mungkin karena semalam tubuhnya tak nyaman karena merasa sakit jadi ku biarkan tertidur agar kondisinya lebih baik,mp3 al-qur'an tetap ku hidupkan seperti saran om rusdi semalam.


Tak lama aku keluar dari kamar mandi dan segera meminjam mukena salah satu perawat yang mau meminjamkan mukena nya pada ku,tak lama ku lakukan ibadah sholat subuh di samping mas jaka serta selesai sholat berharap semoga kondisi mas jaka lebih baik.


"Assalamualaikum..."ucap om rusdi di samping suamiku yang sudah terbangun dari tidurnya.


"Wa'alaikumsalam om...maaf om tadi hana lagi sholat..."jawabku sambil tersenyum.


"Iya hana, nggak pa-pa...tadi om juga habis sholat langsung kemari..."ujar om rusdi sambil tersenyum pada kami berdua.


"Oh iya, ini ada beberapa roti dan minuman teh serta air mineral...om pulang sebentar karena jam 10 pagi ini om ada cek pasien,nanti bawakan sarapan untuk kalian berdua..."ujar om rusdi panjang lebar.


"Makasih om,jadi nggak enak..."ucapku sambil tersenyum kecil.


"Nggak pa-pa, kalian kan anak-anak om juga...oh iya orang tua mu hendak di beritahu jaka?"tanya om rusdi pada suamiku.

__ADS_1


"Nggak usah om..."sahut mas jaka sendu.


"Ya udah, nggak pa-pa...om pulang sebentar ya, assalamualaikum..."sahut om rusdi sambil berlalu.


"Wa'alaikumsalam om..."jawab kami serempak.


"De',mas pengen sholat de'..."sahut mas jaka walau masih lemas.


"Iya mas,mau tayamum atau wudhu mas?" tanyaku.


"Wudhu aja de'..."ucap mas jaka sambil memandang ku.


Lebih kurang 5 menit mas jaka selesai sholat dan berdo'a sambil meneteskan air mata di sudut matanya,segera ku dekati sambil memberikan air mineral sekedar pelepas haus dari semalam dan bertanya.


"Kamu kenapa mas?"tanyaku sambil menyentuh punggung tangannya.


"Nggak pa-pa de',mas cuma bersyukur memiliki kamu yang sangat peduli sama mas..."jawabnya sendu.

__ADS_1


"Itulah gunanya suami istri,mas...berbagi dalam suka maupun duka..."jawabku sambil mengelus rambut nya penuh sayang.


Tak terasa waktu menunjukkan jam 9 pagi saat om rusdi datang menenteng dua kotak makanan ke tempat mas jaka di rawat dan aku pun menyambut beliau dengan mencium punggung tangan beliau.


"Kalian sudah ngemil?"tanya om rusdi sambil meletakkan kotak makanan di atas meja.


"Sudah om,tadi makan roti dan minuman tadi om..."jawabku.


"Oh iya jaka, gimana kondisi mu sekarang... apa masih sakit tubuh dan kepala mu nak?"tanya om rusdi pada suamiku.


"Alhamdulillah nggak om, apalagi sejak dihidupkan mp3 al-qur'an sejak tadi malam namun sekarang cuma lemas sedikit om..."sahut suamiku panjang lebar.


"Wajar lemas karena semalam kamu begitu kesakitan, berarti dugaan om benar..."ujar om rusdi serius menatap kami yang bingung dengan kata-kata om rusdi.


"Om tau kalian bingung dengan maksud om,dan kamu bisa pulang hari ini jaka..."ujar om rusdi pada kami.


"Alhamdulillah,akhirnya mas jaka bisa pulang... makasih ya om..."sahut ku pada om rusdi.

__ADS_1


"Sama-sama nak, nanti pulang sama om aja ya... insyaallah nanti malam om ke rumah kalian..."ujar om rusdi lagi.


"Baik om..."serempak kami mengucapkan terima kasih,aku dan mas jaka saling tersenyum senang.


__ADS_2