Suamiku Si Pria Tuli

Suamiku Si Pria Tuli
bab 1


__ADS_3

seorang gadis cantik tengah menatap pantulan diri nya di cermin besar, dia nampak sangat cantik dengan kebaya putih khas orang menikah.


karena hari ini dia akan menikahi pria pilihan ibu nya, meski belum ber temu tapi citra menyetujui perjodohan itu. karena menurut ibu nya, pria yang akan menikah dengan nya itu adalah pria tampan, mapan dan kaya. dan itu adalah tipe peria idaman citra.


"apa kamu sudah siap sayang" tanya ibu nya pada citra


"sudah kok bu" jawab citra senang


"baik lah kalau begitu kamu tunggu sebentar karena bentar lagi kamu harus ke luar untuk ijab qobul" ucap ibu nya citra


dan citra hanya mengangguk kan kepala nya sebagai jawaban, nampak citra tak sabar memikir kan betapa tampan suami nya itu.


flashback on


ter lihat seorang gadis tengah ber jalan malas menuju kamar nya, tapi sebelum itu.


"citra!!" panggil sang ibu


"ada apa bu?" tanya citra

__ADS_1


"ada yang ingin ibu bicara kan sama kamu" ucap ibu nya


"ada apa sih bu, aku cape. aku baru pulang kerja" ucap citra malas


"tapi ini penting, ini menyangkut masa depan mu" ucap ibu nya


lalu citra langsung ber jalan menuju ibu nya dan duduk di samping nya.


"gini, kan umur kamu udah tua ya. jadi ibu mau ngejodohin kamu sama anak temen ibu" jelas ibu nya citra


"apaan sih bu, aku males tau gak." ucap citra sambil beranjak dari tempat duduk nya


lalu citra langsung melihat ibu nya sambil wajah penuh tanda tanya


"maksud ibu?" tanya citra sambil kembali duduk di samping ibu nya


"iya, pria yang akan ibu jodoh kan itu pria yang masuk kriteria mu.di tambah lagi dia itu tipe pria setia" ucap ibu nya citra sambil meyakin kan.


terlihat citra memikir kan ucapan ibu nya. tanpa pikir panjang lagi citra menerima perjodohan itu, karena dia yakin jika pilihan ibu nya itu tak pernah salah

__ADS_1


flashback of


sudah puas meng hayal yentang suami nya, citra di kaget kan oleh ibu nya


"ayo cit, suami mu sudah menunggu di pelaminan" bisik ibu nya


kemudian citra langsung bangkit dari tempat duduk nya, lalu beberapa orang membantu mengangkat kebaya putih nya yang yang menjuntai ke lantai


dengan penuh senyuman rasa bahagia, citra ber jalan menuju pelaminan. terlihat suami nya sudah menunggu. dan benar saja jika suami nya itu sangat tampan.


"~apa itu suami ku? tampan banget. ga nyesel aku nikah sama dia~" ucap citra di dalam hati nya


banyak orang yang melihat ke arah citra, dengan tatapan kagum. dan citra membalas tatapan mereka dengan senyuman tulus dan menawan


kini citra sudah berada di depan suami nya, lalu citra di bantu oleh ibu nya untuk duduk di samping calon suami nya.


wajah mereka saling ber tatapan satu sama lain, nampak citra mengagumi wajah tampan suami nya itu. wajah nya bagai kan di ukir langsung oleh malaikat, ingin rasa nya citra menjerit jerit meratapi ke beruntungan nya itu.


"bisa kita mulai" tanya pak penghulu.

__ADS_1


dan calon suami citra nampak mengangguk mengiakan ucapan pak penghulu.


__ADS_2